* FOTO situs kuno di pulau Flores

Bena, Ngada – Perkampungan megalitikum

Lokasi: Desa Bena, Kabupaten Ngada, Flores.
Kampung Bena diperkirakan telah ada sejak 1.200 tahun yang lalu. Hingga kini pola kehidupan serta budaya masyarakatnya tidak banyak berubah. Dimana masyarakatnya masih memegang teguh adat istiadat yang diwariskan oleh nenek moyang mereka.

———————————————-

Kawaliwu, Flores – Situs Megalitik Kawaliwu Lango Bele

Situs megalitik, sebuah situs prasejarah di Kawaliwu. Batu-batu tipis yang berukuran besar, disusun membentuk sebuah ruang dengan ukuran yang diperkirankan lebar 13 meter dan panjang 25 meter dengan ketinggian 1,5 meter. Ruang seluas ini sebagai tempat pemujaan terhadap nenek moyang Kawaliwu.

———————————————-

Manggarai, Flores – Batu Meja dan Pilar Purba Wara Loka, Situs Megalitik.

Lokasi: Kampung Wara Loka, Manggarai barat, Flores.
Situs megalit tersebut berupa meja-meja batu dan batu-batu balok peninggalan masa Neolitik akhir, zaman batu baru berumur ribuan tahun. Selain meja batu dan balok-balok batu, terdapat pula porselin dan uang koin cina.

———————————————-

Manggarai, Flores – Situs Batu Megalitik Rate Loku di Padang Savana Teleng,

Lokasi: Padang Savana Teleng, Kabupaten Manggarai Timur.
Situs Batu Megalitik Rate Loku merupakan kuburan tua dari Suku Kengge. Bahkan warga masyarakat menceriterakan, dulunya, situs batu megalitik merupakan kampung tua dari Suku Kengge.

———————————————-

Manggarai, Flores – Situs Watu Nggene

Lokasi: berada di bukit menuju ke perkampungan Mabaruju. Manggarai Timur, Pulau Flores.
Situs itu berada di bukit menuju ke perkampungan Mabaruju. Situs Batu Megalitik Watu Nggene milik Suku Seso. Situs itu sudah dibuat pagar. Namun, ketiga situs itu tidak terawat dengan baik.

———————————————-

Ruteng, Manggarai, Flores – Situs Prasejarah Liang Bua

Lokasi: Dusun Rampasasa, Desa Liangbua, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai.
Gua ini adalah salah satu dari banyak gua karst di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur di Indonesia. Dan merupakan tempat penemuan makhluk mirip manusia (hominin) baru yang dinamakan Homo floresiensis pada tahun 2001. Liang Bua dalam bahasa Manggarai berarti “gua/lubang sejuk”.

———————————————-

Sikka, P. Flores, NTT – Kubur batu Nuabari

Lokasi: Desa Nuabari, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka.
Kubur-kubur batu Nuabari adalah salah satu warisan kebudayaan megalitikum di Indonesia. Nuabari berasal dari seseorang yang bernama Bari yang di anggap menjadi penghuni pertama dari kampung tersebut.

———————————————-

Wolotopo, Ende, Flores – Situs megalitik

Lokasi: Wolotopo berjarak sekira 12 kilometer ke arah timur atau sekira 30 menit berkendara dari Kota Ende, tepatnya berada di Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende.
Pusat dan tempat utama yang wajib dikunjungi setibanya di Desa Wolotopo adalah tentu saja kawasan di atas bukit dimana terdapat rumah adat kuno dan kuburan kuno lengkap dengan menhir dan batu sesajinya. Setibanya di atas bukit ini, nuansa sakral dari tempat yang kerap menjadi tempat diadakannya upacara adat ini akan berpadu dengan keindahan alam yang memesona.


 

Create a free website or blog at WordPress.com.

<span>%d</span> bloggers like this: