Lewa Kambera, kerajaan / P. Sumba – prov. Nusa Tenggara Timur

Kerajaan Lewa Kambera. Terletak di  pulau Sumba, Kab. Sumba Timur, prov. Nusa Tenggara Timur.

The kingdom of Lewa Kambera. Located on Sumba, district of East Sumba. Nusa Tenggara Timur.
For english, click here

Lokasi pulau Sumba

——————–

Lokasi Kambera, p. Sumba. Wilayah tradisional di Sumba


* Foto raja-raja di P. Sumba yang masih ada: link
* Foto raja-raja dulu di P. Sumba: link
* Foto suku Sumba: link
* Foto situs kuno / megalitik di pulau Sumba: link


Raja sekarang (2020)

Raja Pingi Ai dari Lewa-Kambera.
Sumber foto: donald tick, Facebook


Tentang kerajaan Lewa Kambera

Ada kerajaan Lewa dan kerajaan Kambera.
Kapan saja muncul kerajaan Lewa Kambera. Tentang kemunculan kerajaan Lewa Kambera tidak ada data.

Oemboe Nggaba Haoemaoe (tengah), yang dikemudian hari menjadi Raja terahir Lewa Kambera (yang memerintah sampai tahun 1962) berfoto bersama dengan dua pengikutnya pada saat pemerintahan ayahnya, Oemboe Rarameha (1924-1940). Foto diambil tahun 1927. [Sumber foto Koleksi L.C. Heyting pada KITLV-Leiden University].

Oemboe Nggaba Haoemaoe (tengah)


Daftar semua kerajaan di pulau Sumba

Untuk daftar semua kerajaan di pulau Sumba, klik di sini


Sejarah kerajaan-kerajaan di pulau Sumba

– Sumber: http://jacktenabolo18.blogspot.co.id/2014/12/kerajaan-kerajaan-di-sumba-masyarakat.html

Sebelum dikunjungi bangsa Eropa pada 1522, Sumba tidak pernah dikuasai oleh bangsa manapun. Sejak 1866, pulau ini dikuasai oleh Hindia Belanda dan selanjutnya menjadi bagian dari Indonesia.
Masyarakat Sumba pada umumnya tidak ada yang namanya kerajaan dalam sistem pemerintahan tradisional mereka. Yang ada hanya kampung-kampung yang di pimpin oleh seorang kepala kampung masing-masing, aturan adat yang berlaku pun berdasarkan peraturan adat yang berlaku di setiap kampung itu. Namun pada saat penjajahan belanda untuk mempermudah kontrol, Belanda mulai membangun hubungan dengan para kepala-kepala kampung.Mereka melakukan kontrak kerjasama, dimana setiap penguasa tradisional yang menandatangani kontrak (sering disebut Kontrak Plakat Pendek atau Korte Verklaring) diakui secara resmi dan disebut raja lalu diberi tongkat sebagai tanda kekuasaan. Dari sinilah kata tokko (tongkat) menjadi populer. Ada dua jenis tongkat yakni tongkat berkepala emas(tokko ndoko) yang diberikan kepada raja utama, dan tongkat berkepala perak (tokkoamaho kaka)untuk raja bantu (Widyatmika, dkk, 2011).
Raja yang mendapat pengesahan dari pemerintah Belanda harus mengakui kedaulatan penguasa Belanda dan salah satu tugas pentingnya adalah menarik pajak untuk kepentingan Belanda. Dengan demikian kedaulatan mereka sebetulnya telah berada di bawah penguasaan bangsa lain, namun secara de facto raja-raja tersebut tetap berdaulat dan sangat dihormati oleh rakyatnya dan melalui mereka Belanda menancapkan kekuasaan kepada seluruh masyarakat. Pada mulanya ada kepala-kepala kampung yang tidak tunduk dan melawan kepada pemerintahan belanda, namun karena kekeuatan militer yang kuat mereka akhirnya menyerah dan tunduk pada kekuasaan belanda.
.

Peta kuno pulau Sumba

Klik di sini untuk peta kuno pulau Sumba

Sumba (Subao) abad ke-15


Sumber / Source

– Kerajaan Lewa dan kerajaan lain di Sumba: http://jacktenabolo18.blogspot.co.id/2014/12/kerajaan-kerajaan-di-sumba-masyarakat.html
– Daftar raja Lewa: http://www.worldstatesmen.org/Indonesia_princely_states2.html
———————-
– Kerajaan kerajaan di Sumba: http://jacktenabolo18.blogspot.co.id/2014/12/kerajaan-kerajaan-di-sumba-masyarakat.html
Sejarah kerajaan Sumba barat: https://www.facebook.com/notes/john-malahina/kerajaan-kerajaan-di-sumba-barat/10152624675666115
Sejarah Sumba:  http://www.moripanet.com/2013/09/mengenal-sejarah-sumba-ntt.html
– Sumba masa kolonial: http://www.umbugoda.blogspot.co.id/2014/01/masa-kolonial-pulau-sumba.html
– Tentang pulau Sumba: http://www.umbugoda.blogspot.co.id/search?updated-max=2014-02-13T20:11:00-08:00&max-results=50&reverse-paginate=true
– Suku Sumba: https://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Sumba
Suku Sumba: http://kebudayaanindonesia.net/kebudayaan/990/suku-sumba-nusa-tenggara-timur


 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

<span>%d</span> bloggers like this: