Kalingga (Ho-Ling), kerajaan / Jawa Tengah

Kerajaan Kalingga (Ho-Ling) abad ke 6 – abad ke 7, terletak di Jawa tengah.
Kalingga atau Ho-ling (sebutan dari sumber Tiongkok) adalah sebuah kerajaan bercorak Hindu yang muncul di Jawa Tengah sekitar abad ke-6.

The kingdom of Kalingga, 6 – 7 th century, located on central Jawa.
Kalingga or Ho-ling (Chinese sources) is a Hindu-style kingdom, that emerged in Central Java around the 6th century.
Forr english, click here

Lokasi prov. Jawa Tengah

Provinsi Jawa Tengah.


* Foto foto kerajaan Kalingga: di bawah

* Foto sultan dan raja, yang masih ada di Jawa: link
* Foto keraton di Jawa, yang masih ada: link
* Foto Batavia (Jakarta) masa dulu: link

* Foto Jawa masa dulu: link
* Penyerbuan Batavia oleh Sultan Agung, 1628/1628: link
* Foto perang Diponegoro, 1825: link

* Foto situs kuno di Jawa: link


Sejarah / History

I   Garis sejarah kerajaan Jawa / Line of history of kingdoms on Java: link

II  Sejarah / History kerajaan Kalingga, abad 6-7

Kalingga atau Ho-ling (sebutan dari sumber Tiongkok) adalah sebuah kerajaan bercorak Hindu yang muncul di Jawa Tengah sekitar abad ke-6 masehi. Letak pusat kerajaan ini belumlah jelas, kemungkinan berada di suatu tempat antara Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Jepara sekarang. Kerajaan Itu kerajaan HinduBudha di Jawa Tengah, dan bersama-sama dengan Kutai dan Tarumanagara kerajaan tertua dalam sejarah Indonesia.
Sumber sejarah kerajaan ini masih belum jelas dan kabur, kebanyakan diperoleh dari sumber catatan China, tradisi kisah setempat, dan naskah Carita Parahyangan yang disusun berabad-abad kemudian pada abad ke-16 menyinggung secara singkat mengenai Ratu Shima dan kaitannya dengan Kerajaan Galuh. Kalingga telah ada pada abad ke-6 Masehi dan keberadaannya diketahui dari sumber-sumber Tiongkok. Kerajaan ini pernah diperintah oleh Ratu Shima, yang dikenal memiliki peraturan barang siapa yang mencuri, akan dipotong tangannya.
Sumber: Wiki

Peta wilayah kerajaan Kalingga


Daftar raja / list of kings

1) Sumber: Wiki

* 648-674: Kartikeyasingha
* 674-732: Maharani Shima
* Sudiwara
* 770 (?)-792 (?): Rakai Panangkaran

2) Sumber: Sumber: Ayatrohaedi & Atja, 1991: 80 – 81, http://angger-akagami.blogspot.com/2012/04/sejarah-purwokerto.html

1) 632-649: Ayah Prabu Kertikeyasingha
2) 649-674: Prabu Kertikeyasingha Mertua Mandiminyak
3) 674-695: Dewi Sima = Sri Maharani Mahisasuramardini Satyaputikeswara Istri Prabu Kertikeyasingha
4) 695-742 : Rakryan Narayana = Prabu Iswara Kesawalingga Jagatnala Buwanatala
5) 742-760: Rakyan Dewasingha = Prabu Iswaralingga Jagatnata / 676 Ç pindah ke Jawa Timur (Warugasik) di Kadatwan Linggapura. Mertua Sanjaya
6) 760-789: Rakryan Limwa = Prabu Gajayana Linggajagatna


Peninggalan kerajaan Kalingga (Ho-Ling)

Peninggalan kerajaan Kalingga: prasasti Sojomerto, (abad ke-7).
Karena ditemukan di desa Sojomerto, maka prasasti peninggalan Kerajaan Kalingga ini diberi nama prasasti Sojomerto. Isinya adalah tentang Raja Dapunta. Di mana lebih jelasnya berisi tentang silsilah keluarga Dapunta.

Kerajaan kuno Kalingga; prasasti ——————–
Peninggalan kerajaan Kalingga: Prasasti Tukmas (abad ke-7).

Ini adalah prasasti penting yang juga menjadi peninggalan sejarah Kerajaan Kalingga. Di mana prasasti Tukmas ini masih menggunakan huruf Pallawa dan menggunakan Bahasa Sansekerta.

Kerajaan kuno Kalingga; prasasti tukmas.——————–

Peninggalan kerajaan Kalingga: Candi Angin
Menurut para penelitian Candi Angin lebih tua daripada Candi Borobudur, Candi Angin di sinyalir adalah peninggalan Kerajaan Kalingga. Bahkan ada yang beranggapan kalau candi ini buatan manusia purba di karenakan tidak terdapat ornamen-ornamen Hindu-Budha.

Menurut para penelitian Candi Angin[2] lebih tua daripada Candi Borobudur, Candi Angin di sinyalir adalah peninggalan Kerajaan Kalingga. Bahkan ada yang beranggapan kalau candi ini buatan manusia purba di karenakan tidak terdapat ornamen-ornamen Hindu-Budha. Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Angin——————–

Peninggalan kerajaan Kalingga: Candi Bubrah
Candi Bubrah merupakan peninggalan Kerajaan Kalingga. Candi Bubrah ini Ditemukan tidak begitu jauh dari lokasi Candi Angin. Dinamakan “Candi Bubrah” karena ketika ditemukan candi ini sudah dalam kondisi luluh lantah. Dimana, ketika pertamakali ditemukan, Candi Bubrah ini hanya tinggal reruntuhan setinggi 2 meter saja.


Peta kuno Jawa

Klik di sini untuk peta kuno Jawa tahun 1598, 1612, 1614, 1659, 1660, 1706, 1800-an, awal abad ke-18, 1840.

Jawa, awal abad ke-18

Jawa, awal abad ke-18


Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Kalingga di Wiki: https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Kalingga
Sejarah kerajaan Kalingga: http://www.wacananusantara.org/kerajaan-kalingga/
Sejarah kerajaan Kalingga: http://sorayadwikartika.blogspot.co.id/2013/09/kerajaan-kalingga.html
– Sejarah kerajaan Kalingga: http://www.portalsejarah.com/sejarah-kerajaan-kalingga-kerajaan-hindu-budha-pertama-di-jawa-tengah.html
Peninggalan dari kerajaan Kalingga: http://pengayaan.com/peninggalan-dari-kerajaan-kalingga/
Daftar raja: Wiki


 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: