Ameth, negeri / P. Nusa Laut – prov. Maluku

Negeri Ameth berteung Samasuru Amalatu, terletak di P. Nusa Laup, prov. Maluku; adalah negeri terbanyak ke-2 penduduknya di pulau Nusa Laut setelah negeri Titawaai.

Lokasi P. Nusa Laut, prov. Maluku


Lokasi negeri Ameth di P. Nusa Laut


* Foto foto Ambon masa dulu: link
* Foto foto Baileo di Maluku: link
* Foto foto Maluku masa dulu: link
* Foto foto situs kuno di Maluku: link


Nederlands (bah. Belanda)

* Amet
PAASAA: Persatuan  Anak-Anak Samasuru Amalatu Ameth di Belanda: website
Verstevigen van de onderlinge band tussen diegenen die hun wortels hebben in Ameth of op enigerlei wijze binding hebben met Ameth.
Over Ameth en pela: zie https://www.ameth.nl/pela.html

* Nusa Laut
Stichting Amaone zet zich in voor bevordering welzijn en zelfredzaaamheid van de bewoners van Nusa Laut.

* Algemeen
Klik Molukken en Nederland voor:
– lijsten met marga’s en negeri’s,
– zoekmachine voor marga’s,
– informatie over Molukkers in Nederland en molukse onderwerpen.


Hubungan dengan belanda

* Nusa Laut: Yayasan Amaone berkomitmen untuk mempromosikan kesejahteraan dan kemandirian penduduk pulau Nusa Laut.

* Ameth: PAASAA, Persatuan Anak-Anak Samasuru Amalatu Ameth di Belanda.


Raja negeri Ameth (2019)

Raja negeri Ameth: Wempie Dirk Parinussa.


Tentang negeri Ameth

Ameth, kadang dieja sebagai Amet, adalah salah satu dari 7 negeri yang termasuk ke dalam wilayah pulau Nusa Laut. Negeri ini tergolong sebagai negeri pesisir.
Sebagai sebuah negeri atau desa adat, Ameth dipimpin oleh seorang raja yang berkedudukan layaknya kepala desa. Raja Ameth bergelar sebagai tuan latu (raja). Apabila raja belum terpilih, tampuk kepemimpinan dijabat oleh pejabat negeri. Jabatan raja di Ameth dipangku oleh fam (matarumah parentah) Berhitu dan Picauly. Raja Ameth saat ini adalah Bapak Wempi Dirk Parinussa.

Pemerintahan Kecamatan Nusalaut berkedudukan di Ameth, menjadikan negeri ini sebagai salah satu negeri yang paling maju di Nusalaut. Ameth juga memiliki fasilitas yang tergolong lebih memadai dibanding negeri-negeri yang lain. Data BPS Maluku Tengah tahun 2018 menyebutkan bahwa negeri ini memiliki status sebagai negeri atau desa swasembada.

Sejarah

Pada mulanya nenek moyang orang Ameth berasal dari daerah-daerah yang jauh mereka adalah Maharaja Guna Pattinasirat dan Sopaheri Berhitu. Setelah pelayaran dan pengembaraan, mereka menemukan tanah yang dapat dihuni di Nusalaut. Nenek moyang orang Ameth menepi dan mulai membangun daerah permukiman di bukit-bukit yang agak jauh dari pantai. Tujuan pembangunan permukiman yang jauh dari pantai adalah untuk menghindari serangan pihak luar dan peperangan. Permukiman pertama yang didirikan di perbukitan itu bernama Irihatu yang merupakan negeri lama daripada Ameth. Pendirian Irihatu dipimpin oleh Maharaja Guna Pattinasirat. Di bawah kepemimpinan beliau, Negeri Lama Irihatu dibagi menjadi lima soa yaitu Soa Rumah Hitam, Rumah Putih, Hursepuny-Tarumseley, Molle-Manduapessy, dan Hatalea. Kelima soa masing-masing diperintah oleh kepala soa. Bersama dengan raja Irihatu, mereka menyusun fondasi pemerintahan yang paling pertama di Negeri Ameth.

Setelah pemerintahan oleh Maharaja Guna Pattinasirat, fam Berhitu yang merupakan keturunan dari Sopaheri Berhitu mengambil alih jabatan raja. Raja pertama dari fam ini adalah Sopaheri Berhitu sendiri yang kemudian digantikan oleh Pieter Tahitoe Sopaheri Berhitu. Pada masa pemerintahan Raja Berhitu II ini masyarakat Ameth berkenalan dengan ajaran Protestan. Negeri saat itu masih berada di pedalaman dan jauh dari pantai. Baru pada masa pemerintahan Pieter Tarihula Berhitu alias Raja Berhitu III seluruh permukiman masyarakat dipindahkan ke pantai, ke lokasi negeri yang sekarang.
– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Ameth,_Nusalaut,_Maluku_Tengah


Baileo negeri Ameth

Rumah Baileo adalah rumah adat Maluku dan Maluku Utara. Rumah Baileo merupakan representasi kebudayaan Maluku dan memiliki fungsi yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Rumah Baileo adalah identitas setiap negeri di Maluku selain Masjid atau Gereja. Baileo berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda-benda suci, tempat upacara adat, sekaligus sebagai balai warga.
Lantai baileo dibuat tinggi karena dipercaya agar roh-roh nenek moyang memiliki tempat dan derajat yang tinggi dari tempat berdirinya masyarakat. Dan agar masyarakat tahu permusyawaratan yang berlangsung di balai.
– Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Rumah_baileo
* https://kangapip.com/rumah-adat-maluku/

Tidak ada foto baileo negeri Ameth; sebagai contoh, di bawah foto Baileo negeri Aboru


Fam marga, SOA dan Pela / Gandong negeri  Ameth

1) Nama marga

1. Aponno
2. Ayawaila
3. Berhittu
4. Frans
5. Hehanussa
6. Hetharua
7. Holle
8. Hukom
9. Hursepuny
10. Kakiailatu
11. Kakiay
12. Mailoa
13. Mairuhu
14. Manduapessy
15. Molle
16. Nasarany
17. Paais
18. Parinussa
19. Pattianakotta
20. Pattiasina
21. Pattinasarany
22. Pelupessy
23. Picauly
24. Rumailal
25. Rusimalesi
26. Sahusiwa
27. Samallo
28. Sepanari
29. Siahainenia
30. Simatau
31. Sitaniapessy
32. Sopacua
33. Soumokil
34. Tarumaseley
35. Titahalawa
36. Tupanno
37. Turumena
38. Turubasa
39. Waerisal
40. Wakanno
41. Wattimena

– Sumber: http://malukulease.blogspot.com/2010/08/ameth-kenali-marga-marganya.html

2) SOA

Untuk SOA, klik: http://www.nunusaku.com/pdfs/LastNamesbyVillage05_28_07.pdf

3) Cari nama marga dan negeri

Daftar nama marga di Maluku, dan Negeri: nunusaku.com/pdfs
– Daftar Negeri di Maluku, dan marga: nunusaku.com/pdfs
– Daftar Negeri di Maluku, dan marga: Atlas Maluku

4) Pela dan Gandong

* Pela:
Menurut Atlas Maluku: Pela dengan Kaitetu, Negerilama, Tiouw, Soahuku.
Menurut Kumpulan Pela: Pela dengan Porto, Samasuru, Soahuku, Negeri Lima, Ema.
* Gandong: Ureng.

Sumber daftar Pela dan Gandong:
Atlas Maluku
Kumpulan Pela dan Gandong
Nunusaku.com
.

Subjek penting budaya Maluku

1) Penjelasan Baileo negeri Maluku
2) Foto foto Baileo di Maluku
3) Penjelasan Pela dan Gandong
4) Penjelasan Panas Pela
5) Struktur pemerintahan dan masyarakat negeri Maluku
6) Penjelasan Fam, marga dan SOA
7) Lain (belum ada)

Untuk subjek penting, klik di sini


Peta Maluku kuno

Untuk peta kuno Maluku, 1493, 1616, 1630, 1700, 1706, 1714, 1750, 1750, 1753, 1756, 1764 klik di sini

Peta Maluku tahun 1640 (Gilolo = Halmahera)


Sumber

– Negeri Ameth: https://id.wikipedia.org/wiki/Ameth,_Nusalaut,_Maluku_Tengah
– Negeri Ameth (bah. belanda): https://www.ameth.nl/negeri-ameth.html

———————–

– Sumber daftar Pela dan Gandong: Atlas Maluku
– Sumber daftar Pela dan Gandong: Kumpulan Pela dan Gandong
– Sumber daftar Pela dan Gandong: Nunusaku.com

– Daftar nama matarumah dan negeri di Maluku: nunusaku.com/pdfs
– Daftar Negeri di Maluku, dan Matarumah: nunusaku.com/pdfs

– Penjelasan Pela dan Gandong: http://pelagandong.blogspot.com/2013/05/pengertian-pela-dan-gandong-sebagai.html
– Penjelasan Pela dan Gandong: https://id.wikipedia.org/wiki/Pela
– Penjelasan Pela dan Gandong: http://historymaluku.blogspot.com/2016/06/pela-gandong-hanya-di-maluku.html

– Struktur pemerintahan dan masyarakat Negeri di Maluku: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/maluku/struktur-pemerintahan-dan-masyarakat-negeri-maluku/
Sejarah Maluku: http://pelangimaluku.blogspot.co.id/2008/05/sejarah-maluku.html
– Sejarah Maluku: http://juliansoplanit.blogspot.co.id/2011/03/maluku-merupakan-salah-satu-propinsi.html
Sejarah Maluku: https://singalodaya.wordpress.com/2009/10/07/sejarah-maluku/comment-page-1/

– Suku di Maluku: http://www.lasamahu.com/2011/06/mengenal-suku-maluku-dari-dekat.html
– Asal usul penduduk Maluku:
http://www.angelfire.com/home/SiAPAPorto/asal_usul_mal.htm