Tidore, Kesultanan / Maluku Ut. – Tidore

كسولتانن تيدور
Kesultanan Tidore: Abad ke-13 sampai sekarang. Terletak di pulau Tidore, provinsi Maluku Utara.

Sultanate of Tidore: From the 13th century untill today. Located on the island of Tidore.

Klik foto untuk besar !

Lokasi Tidore

tidore

Provinsi Maluku Utara (hijau)

Provinsi Maluku Utara (hijau)


* Foto kesultanan / sultanate Tidore: link
* Foto Kedaton (Istana) kesultanan Tidore: link
* Video Tidore: link
*
Video Sejarah kejayaan kesultanan Tidore: link
* Video Parade Kora Kora, diselenggarakan oleh pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dalam memperingati kejayaan armada laut Kesultanan Tidore dibawah pimpinan Sultan Nuku: link

* Foto foto negeri, kerajaan dan suku di Maluku: link


1 Tentang Sultan / About the Sultan
2 Sejarah / History
3 Daftar Sultan / List of Sultans
4 Istana / Palace
5 Sumber / Source


1) Tentang Sultan / About the Sultan

Present Sultan (2014): Sultan Husain Alting, Sultan ke-37.

June 2014: Husain Alting, dipilih sebagai Sultan baru. Dia Sultan ke-37 Tidore.
Sumber: http://www.kabartimur.co.id/index.php/maluku-utara/item/3302-terpilih-sebagai-sultan-tidore-husain-alting-tinggal-pengukuhan

Sultan lalu, Sultan Haji Djafar Syah (1999–2012), meninggal april 2012.
Husain Alting became the new Sultan the 37 of Tidore (in 2014). After the death of Sultan Haji Djafar Syah (1999–2012).


2) Sejarah / History kesultanan Tidore

Ada 5 kesultanan di Maluku Utara: Ternate, Tidore, Bacan, Jailolo dan Loloda.

Kesultanan Tidore adalah kerajaan Islam yang berpusat di wilayah Kota Tidore, Maluku Utara, Indonesia sekarang. Pada masa kejayaannya (sekitar abad ke-16 sampai abad ke-18), kerajaan ini menguasai sebagian besar Pulau Halmahera selatan, Pulau Buru, Pulau Seram, dan banyak pulau-pulau di pesisir Papua barat.
Pada tahun 1521, Sultan Mansur dari Tidore menerima Spanyol sebagai sekutu untuk mengimbangi kekuatan Kesultanan Ternate saingannya yang bersekutu dengan Portugal. Setelah mundurnya Spanyol dari wilayah tersebut pada tahun 1663, karena protes dari pihak Portugal sebagai pelanggaran terhadap Perjanjian Tordesillas 1494, Tidore menjadi salah kerajaan paling merdeka di wilayah Maluku. Terutama di bawah kepemimpinan Sultan Saifuddin (memerintah 1657-1689), Tidore berhasil menolak pengusaan VOC terhadap wilayahnya dan tetap menjadi daerah merdeka hingga akhir abad ke-18.

– Sumber: Wiki

klik peta untuk besar

Peta  Ternate dan Tidore tahun 1760

—————-

There are 5 sultanates in North Maluku: Ternate, Tidore, Bacan, Jailolo and Loloda.

Sultanate of Tidore (Indonesian: Kesultanan Tidore, sometimes Kerajaan Tidore) was a sultanate in Southeast Asia, centered on the Spice Islands of Tidore, a rival of Sultanate of Ternate for control of the spice trade.
The Sultanate of Tidore ruled most of southern Halmahera, and, at times, controlled Buru, Ambon and many of the islands off the coast of New Guinea. In 1605 war broke out with neighbouring Ternate. Tidore had established a loose alliance with the Portuguese in the seventeenth century who had several forts on the island. Ternate had allied with Dutch traders.
Tidore established a loose alliance with the Spanish in the sixteenth century, and Spain had several forts on the island. While there was much mutual distrust between the Tidorese and the Spaniards, for Tidore the Spanish presence was helpful in resisting incursions by their Dutch enemy on Ternate, as well as their Dutch ally, that had a fort on that island.
Before the Spanish withdrawal from Tidore and Ternate in 1663, Tidore became one of the most independent kingdoms in the region, resisting direct control by Dutch East India Company (VOC).

– History: Wiki


3) Daftar raja / List of kings

Versi 1   – Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Tidore#Daftar_Raja_dan_Sultan_Tidore

1) Kolano Syahjati alias Muhammad Nakil bin Jaffar Assidiq
2) Kolano Bosamawange
3) Kolano Syuhud alias Subu
4) Kolano Balibunga
5) Kolano Duko adoya
6) Kolano Kie Matiti
7) Kolano Seli
8) Kolano Matagena
9) 1334-1372: Kolano Nuruddin
10) 1372-1405: Kolano Hasan Syah

11) 1495-1512: Sultan Ciriliyati alias Djamaluddin
12) 1512-1526: Sultan Al Mansur
13) 1526-1535: Sultan Amiruddin Iskandar Zulkarnaen
14) 1535-1569: Sultan Kiyai Mansur
15) 1569-1586: Sultan Iskandar Sani
16) 1586-1600: Sultan Gapi Baguna
17) 1600-1626: Sultan Mole Majimo alias Zainuddin
18) 1626-1631: Sultan Ngora Malamo alias Alauddin Syah; memindahkan pemerintahan dan mendirikan Kadato (Istana) Biji Negara di Toloa.
19) 1631-1642: Sultan Gorontalo alias Saiduddin
20) 1642-1653: Sultan Saidi

21) 1653-1657: Sultan Mole Maginyau alias Malikiddin
22) 1657-1674: Sultan Saifuddin alias Jou Kota; memindahkan pemerintahan dan mendirikan Kadato (Istana) Salero, di Limau Timore (Soasio)
23) 1674-1705: Sultan Hamzah Fahruddin
24) 1705-1708: Sultan Abdul Fadhlil Mansur
25) 1708-1728: Sultan Hasanuddin Kaicil Garcia
26) 1728-1757: Sultan Amir Bifodlil Aziz Muhidin Malikul Manan
27) 1757-1779: Sultan Muhammad Mashud Jamaluddin
28) 1780-1783: Sultan Patra Alam
29) 1784-1797: Sultan Hairul Alam Kamaluddin Asgar
30) 1797-1805: Sultan Syaidul Jehad Amiruddin Syaifuddin Syah Muhammad El Mab’us Kaicil Paparangan Jou Barakati, Nuku

31) 1805-1810: Sultan Zainal Abidin
32) 1810-1821: Sultan Motahuddin Muhammad Tahir
33) 1821-1856: Sultan Achmadul Mansur Sirajuddin Syah. Pembangunan Kadato Kie
34) 1856-1892: Sultan Achmad Syaifuddin Alting
35) 1892-1894: Sultan Achmad Fatahuddin Alting
36) 1894-1906: Sultan Achmad Kawiyuddin Alting Alias Shah Juan. Setelah wafat, terjadi Masa awal konflik internal, (Kadato kie dihancurkan) hingga vakumnya kekuasaan.
37) 1947-1967: Sultan Zainal Abidin Syah; pasca wafat, vakumnya kekuasaan.
38) 1999-2012: Sultan Hi. Djafar Syah. Pembangunan Kadato Kie kembali

39) 2014: H. Husain Alting menjadi Sultan Tidore ke-37.

Versi 2


4) Istana / Palace

– Tentang Istana: link

Foto Kedaton (Istana) kesultanan Tidore: link


5) Sumber / Source

– Sejarah kesultanan Tidore di Melayuonline: link
Sejarah kesultanan Tidore di Wiki: link
– Sejarah kesultanan Islam Tidore: http://kota-islam.blogspot.co.id/2014/04/sejarah-kerajaan-islam-kesultanan-tidore.html
– Sejarah kesultanan Tidore: http://mujtahid269.blogspot.co.id/2013/07/kerajaan-tidore.html
Jejak jejak sejarah kesultanan Tidore: http://yusransejarah032.blogspot.co.id/
– Daftar raja dan sultan Tidore: https://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Tidore#Daftar_Raja_dan_Sultan_Tidore

– Sultan meninggal (april 2012): link
Sultan meninggal (april 2012): link

English

– History of the sultanate on Wiki: link
History of the sultanate on Melayuonline: link
List of Sultans: link


* Foto kesultanan / sultanate Tidore: link
* Foto Kedaton (Istana) kesultanan Tidore: link

Sultan Tidore ke-37, Hi Husain Syah

Sultan Tidore ke-37, Sultan Husain Alting. Installed / dilantik juni 2014: link


klik peta untuk besar

Ternate, Tidore dan Halmahera tahun 1640

Ternate, Tidore dan Halmahera 1707

Ternate, Tidore dan Halmahera 1740


 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: