Lasiolat, kerajaan / P. Timor – prov. Nusa Tenggara Timur

Kerajaan Lasiolat, (Ina Ama Dualasi – Lasiolat), terletak di pulau Timor, Kab. Belu, prov. Nusa Tenggara Timor.
Ina Ama Dualasi – Lasiolat ada satu dari 2 kenaian besar dari kerajaan Fialaran.
Kenaian besar yang lain ada Ina Ama Halimodok – Takirin.

Lihat juga: Desa Fatulotu

Kabupaten Belu

Lokasi pulau Timor


* Foto kerajaan-kerajaan Timor: link
*
Foto situs kuno / megalitik di Timor: link


Tentang kerajaan Lasiolat

Kerajaan Fialaran berkembang pesat di Tasifeto Belu. Kerajaan ini memiliki kesatuan dan keterikatan yang sangat kuat dengan pendirinya, yaitu Na’i Dasi Feha Mauk. Secara struktur, Fialaran memiliki 2 (dua) kenaian besar Ina Ama sebagai Pembantu Utama sistem pemerintahannya, yaitu:
1) Ina Ama Halimodok – Takirin dan
2) Ina Ama Dualasi – Lasiolat.
Kedua Ina Ama ini memiliki status otonomi yang saling mengakui. Ina Ama Halimodok Takirin dan Ina Ama Lasiolat dipimpin oleh seorang raja yang dikenal sebagai Astanara Loro Bauho.
Bergelar Astanara, Loro Bauho menjadi simbol pemersatu kerajaan yang di dalamnya terdapat Dasi Sanulu – Aluk Sanulu. Fialaran merupakan nama wilayah kesatuan kerajaan yang di dalamnya terdiri dari Dasi Sanulu – Aluk Sanulu dan Taka Ulu Hat – Sabeo Hat. Pusat pemerintahan Kerajaan Fialaran ini berkedudukan di Natarmeli – Bauho. Natarmeli adalah Nama Suku atau Uma Metan Loro, sedangkan Bauho adalah ibukota Kerajaannya.
Ina Ama Dualasi – Lasiolat dikaitkan dengan pertalian Oan Rai Hat – Alin Rai Hat, Kabu Isin Hat – Kabu Fuan Hat, yang meliputi
1) Tohe – Likubauk,
2) Asumanu – Dua Manu,
3) Siarai – Maumutin, dan
4.) Aitoun – Dua Mone (Oan Raihat – Alin Raihat; sekarang Kecamatan Raihat).
Keempat kenaian kecil ini berstatus sebagai anak dari ina ama Lasiolat. Ina ama Lasiolat berasal dari suku Leowes (sebagai Uma Metan) yang memiliki wilayah kerajaan sendiri.
– Sumber: https://www.facebook.com/

Lihat juga: Desa Fatulotu

Kerajaan-kerajaan Timor tahun 1900


Daftar Raja

  • Suri Aton (fl. 1860)
  • Josef Loro Berek (fl. 1884)
  • Don Cajetanus da Costa (before 1894-1938) [son of Mariana da Costa of Jenilu]

Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_rulers_of_Timor#Kings_of_Lasiolat.5B61.5D

Raja Lasiolat: Don Kaitanus Sirimain Da Costa De Ornai

Raja Lasiolat Don Kaitanus Sirimain Da Costa De Ornai


Sejarah pulau Timor

Pulau Timor dihuni sebagai bagian dari migrasi manusia yang telah membentuk Australasia secara lebih umum. Pada tahun 2011, bukti ditemukan pada manusia di Timor Timur pada 42.000 tahun yang lalu, di lokasi gua Jerimalai.
Sekitar 3000 SM, migrasi kedua membawa orang Melanesia. Orang-orang Veddo-Australoid sebelumnya mengundurkan diri saat ini ke pedalaman pegunungan. Akhirnya, proto-Melayu tiba dari Cina selatan dan Indocina utara.

Catatan sejarah paling awal tentang pulau Timor adalah Nagarakretagama abad ke-14, Canto 14, yang mengidentifikasi Timur sebagai pulau di dalam wilayah Majapahit. Timor dimasukkan ke dalam jaringan perdagangan Jawa, Cina, dan India kuno pada abad ke-14 sebagai pengekspor cendana aromatik, budak, madu dan lilin, dan diselesaikan oleh Portugis, pada akhir abad ke-16, dan Belanda, yang berbasis di Kupang, pada pertengahan abad ke-17.

Pulau Timor dijajah oleh Portugis pada abad ke-16; mengklaim pada tahun 1520. Para pelaut Portugis mungkin pertama kali tiba di Timor Timur sekitar tahun 1514. Penjelajah Eropa menemui beberapa kerajaan kecil di awal abad ke-16. Yang paling penting adalah Wehale di Timor Tengah.  Pada waktu itu, lereng-lereng bukit diliputi hutan kayu cendana. Perdagangan kayu cendana sangat menguntungkan, dan pohon-pohon ini saja sudah cukup menjadi alasan bagi orang Portugis untuk mendirikan pos perdagangan. Gereja Katolik juga berminat pada daerah itu dan ingin mengirim para misionaris untuk menobatkan penduduk pribumi. Kedua faktor ini menggerakkan orang Portugis untuk mulai menjadikan pulau ini jajahan mereka pada tahun 1556.
VOC Belanda tiba pada tahun 1640, mendesak Portugis ke Timor Lorosa’e dan bentuk koloni Belanda-Timor.
Pertengkaran antara Belanda dan Portugal akhirnya menghasilkan sebuah perjanjian tahun 1859 dimana Portugal menyerahkan bagian barat pulau tersebut ke Belanda.


Peta-peta kuno P. Timor

Klik di sini untuk peta kuno P. Timor tahun 1521, 1550, 1600, 1650, 1700-an, 1733, 1762, 1900, 1902.

Timor tahun 1521


Sumber

Fialaran

 – Tentang kerajaan Fialaran: https://www.facebook.com/fohoraivestival/photos/pcb.615956515468741/714703425557405/?type=3&ifg=1&__tn__=HH-R&eid=ARCG0xIZTVYBGFKd9r_2psNm1UXRFn22nS2FoMivZ47rh3jmsOrwEuaYRQRr4zkmupl0DWv2L5UNs_uE
– Tentang Fialarang: https://id.wikipedia.org/wiki/Tasifeto
Sejarah kerajaan kerajaan di NTT: http://sajjacob.blogspot.co.id/2015/01/sejarah-kerajaan-kerajaan-di-ntt-oleh.html
– Fialaran: hubungan antara Loro Bauho dan Lasiolat: http://manuamanlakaan.over-blog.com/article-28005976.html

Lasiolat

– Tentang kerajaan Lasiolat: https://www.facebook.com/

Dualasi / Halimodok

– Tentang kerajaan Halimodok Takirin: https://pesona.travel/keajaiban/660/uma-metan-kukun-rumah-adat-tempat-mengatur-strategi-perang

– Tentang kerajaan Dualasi Lasiolat: https://pesona.travel/keajaiban/660/uma-metan-kukun-rumah-adat-tempat-mengatur-strategi-perang

Fatulotu

– Tentang desa Fatulotu: https://www.facebook.com/pg/Protokol-Komunikasi-Publik-Setda-Belu-514858125513123/photos/?tab=album&album_id=747829978882602


 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s