Hila, negeri / P. Ambon – Prov. Maluku

Negeri Hila terletak di pulau Ambon, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, tepatnya di sebelah utara Pulau Ambon, prov. Maluku.

Klik foto untuk besar !

Ambon

Ambon

Prov. Maluku

Prov. Maluku


* Video puluhan orang kerasukan saat konvoi tari cakalele pada acara adat penggantian atap rumah tua marga Selang di Negeri Hila: link
* Video tentang negeri Hila: link
*
Video Cakalele negeri Hila, 2011: link

* Foto foto negeri, kerajaan dan suku di Maluku: link


Sejarah Negeri Hila

Rumphius mencatat bahwa Hila atau disebut pula Hitu Baru semula mendiamipantai yang belum ada oenduduknya yaitu suatu daratan rendah yang terletak kira-kira 2 mil sebelah barat dari negeri Hitu lama dan dipimpin oleh Thealaa. Kemudian Kapitan Hitu yang pertama dengan negerinya meninggalkan Hitu lama dan datang berdiam di tempat ini.

Dengan datangnya orang-orang Portugis yang juga berusaha menduduki wilayah pantai ini , maka orang-orang Hitu dan Kakiali mundur ke daratan dan berdiam di bukit dekat Kaitetu. Dari sini mereka diperangi oleh orang-orang Portugis dibawah pimpinan Andre Furtado, tetapi setelah wilayah Hitu dikuasai orang-orang Belanda dan orang-orang Portugis sudah terusir maka orang-orang Hitu kembali ke tempat kediaman mereka semula, dan kapitan Hitu dengan 2 kampung Olon dan Sopele kembali ke hitu dan mendirikan tempat tinggal pada sebuah tempat datar kira-kira sejauh tembakan senapan dari tepi pantai, sebelah timur dari sungai Walohi, di pantai dimana kompeni Belanda mendirikan sebuah loji kayu yang nantinya menjadi pusat pemerinthan Belanda di tanah Hitu.

Tahun 1640 kampung Mossapal dan kedua kampong lainya tidak disatukan lagi karena Kakiali dan sebagian penduduk telah menyingkir ke gunung Wawane (karena peperangan dengan Belanda). Pada waktu peperangan dengan Kakiali maka pada tahun 1637 gubernur Jan Ottes telah mendirikan loji batu (yang dahulunya kayu) dan Demmer membangunya lebih besar menjadi benteng batu. Arnold de Vlaming kemudian memperluas benteng ini dengan mengelilinginya dengan tembok batu berbentuk empat persegi dan benteng ini dinamakan Fort Amsterdam.

– Sumber: http://fithatyho.blogspot.co.id/2012/03/sejarah-negeri-hila.html

klik peta untuk besar

Ambon tahun 1617

Ambon tahun 1667


Struktur masyarakat dan pemerintahan Negeri Hila

Keturunan Raja atau Upu perintah berasal dari matarumah Lating. Parakapitan berasal dari mata rumah Kapitanhitu. Raja dibatu oleh oleh para Kepala Soa dari masing-masing Soa yaitu dari matarumah Tatisina, Ollong, Elly, dan Selang. Tempat-tempat keramat adalah Negeri lama Wawane, Masapol dan Batu Pata. Labuhan negeri adalah Nahaita dan mata air Uhaya dan Wailoiu.

Negeri Hila terdiri atas empat bua soa dengan mata rumah atau rumah tua serta teon dan nama gelar yang dapat dicatat pada table berikut :

NO NAMA SOA MATA RUMAH NAMA TEON GELAR
1 Lating –          Kapitanhitu

–          Lating

–          Tatisina

–          Mahu

–          Launura

–          Anjarang

–          Hatalah

–          Nustapi Upu Wanea
2 Ollong –          Ollong

–          Ulema

–          Hakia

–          Waimalaka Upu Wael
3 Totohatu –          Elly

–          Tomu

–          Selang

–          Totohatu Upi Tomu
4 Selang –          Uluelang

–          Sopalauw

–          Ukutela Masapal

Sumber: http://fithatyho.blogspot.co.id/2012/03/sejarah-negeri-hila.html


Hubungan Pela

Negeri Hila mempunyai hubungan pela dengan negeri Hative dan Wakal. Hubungan pela bersifat Pela Gandong dan dilarang saling mengawini diantara mereka.


klik peta untuk besar

Peta Maluku 1640 (Gilolo = Halmahera)

Peta Maluku / Sulawesi 1683

Peta Maluku / Sulawesi 1740


Sumber

– Sejarah Negeri Hila: http://fithatyho.blogspot.co.id/2012/03/sejarah-negeri-hila.html
Struktur masyarakat dan pemerintahan Negeri Hila: http://fithatyho.blogspot.co.id/2012/03/sejarah-negeri-hila.html
——————–
– Struktur pemerintahan dan masyarakat Negeri di Maluku: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/maluku/struktur-pemerintahan-dan-masyarakat-negeri-maluku/
Sejarah Maluku: http://pelangimaluku.blogspot.co.id/2008/05/sejarah-maluku.html
– Sejarah Maluku: http://juliansoplanit.blogspot.co.id/2011/03/maluku-merupakan-salah-satu-propinsi.html
Sejarah Maluku: https://singalodaya.wordpress.com/2009/10/07/sejarah-maluku/comment-page-1/
.
Suku di Maluku: http://protomalayans.blogspot.co.id/2012/08/suku-di-maluku.html
– Suku di Maluku: http://www.lasamahu.com/2011/06/mengenal-suku-maluku-dari-dekat.html
– Asal usul penduduk Maluku:
http://www.angelfire.com/home/SiAPAPorto/asal_usul_mal.htm


Foto

Masjid tua negeri Hila

Masjid tua negeri Hila

Hila, gereja tua

Hila, gereja tua. Disini terdapat gereja Tua, dan disebelah gereja tua tersebut berdiri dengan kokohnya bangunan berukuran 16×16 meter dengan ketebalan tembok 47 cm. Awalnya bangunan ini dibangun oleh Portugis di tahun 1512 sebagai loji atau gudang rempah. Tahun 1605 Belanda menguasai daerah ini dan menjadikan Loji sebagai basis pertahanan belanda di Hila. Tahun 1637 Loji ini dijadikan benteng dan pembangunan tersebut diselesaikan oleh Arnold de Vlaming van Oudsthoorn di tahun 1656, dan dinamai dengan nama “Benteng Amsterdam“. Sumber: http://maleber.net/ambon-jazirah-leihitu-negeri-para-raja/#content

Negeri Hila. Benteng Amsterdam

Negeri Hila. Benteng Amsterdam. Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Benteng_Amsterdam


 

Advertisements

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: