Medang Kahyangan, kerajaan / Prov. Jawa Barat – kab. Sumedang

Kerajaan Medang Kahyangan adalah salah satu kerajaan kuno yang ada di Tatar Sunda. Didirikan sekitar tahun 252 M di kaki Gunung Tampoomas (Tampomas) yakni terletak diantara Kecamatan Congeang dan KecamatanBuah Dua, Sumedang. Kerajaan tersebut didirikan oleh seorang resi keturunan raja Salakanagara ke lima.

Lokasi kabupaten Sumedang


Garis kerajaan-kerajaan di Jawa: link


Foto sejarah kerajaan-kerajaan di Jawa

* Foto sultan dan raja, yang masih ada di Jawa: link
* Foto keraton di Jawa, yang masih ada: link
* Foto Batavia (Jakarta) masa dulu: link
* Foto Jawa masa dulu: link
* Penyerbuan Batavia oleh Sultan Agung, 1628/1628: link
* Foto perang Diponegoro, 1825: link
* Foto situs kuno di Jawa: link


Video sejarah kerajaan-kerajaan di Jawa

– Garis dan daftar sejarah kerajaan-kerajaan di Jawa: link
– Daftar Penguasa Monarki kesultanan Jawa Mataram, 1556 – 2020: link
– Peta sejarah kesultanan Mataram, 1576-2020: link
– Peta sejarah kerajaan Medang Mataram Hindu: link
– Peta sejarah kerajaan Majapahit, 1293 sampai 1527: link
– Daftar raja-raja Majapahit hingga ke Mataram, 1293 – 1587: link
– Peta sejarah kerajaan Jawa Timur, 1.5jt SM sampai 2020: link
– Peta sejarah kerajaan Jawa Barat, 3000 SM sampai 2020: link
– Peta sejarah kerajaan Jawa Tengah, 1.5jt SM sampai 2020: link


Sejarah kerajaan Medang Kahyangan, 252 M

Info ini di ambil dari: http://sundalawas.blogspot.com/2016/04/kerajaan-medangkahyangan.html?m=0

Tahun Berdiri: 252 M
Masa: 252-290 M
Pusat Kerajaan: Gunung Tampomas, Sumedang
Raja Pertama: Keturunan Raja Salakanagara ke 5
Raja Terkenal: ?
Jumlah Raja: ?
Agama Kerajaan: Hindu

Kerajaan Medang Kahyangan adalah salah satu kerajaan kuno yang ada di Tatar Sunda. Didirikan sekitar tahun 252 M di kaki Gunung Tampoomas (Tampomas); yakni terletak diantara Kecamatan Congeang dan Kecamatan Buah Dua, Sumedang. Kerajaan tersebut didirikan oleh seorang resi keturunan raja Salakanagara ke-5.

Dalam Carita Parahiyangan dan catatan Bujangga Manik bahwa sekitar kaki Gunung Tompo Omas (Tampomas) terdapat sebuah Kerajaan bernama Medang Kahiyangan (252-290 M), dan menurut catatan Bujangga Manik juga bahwa posisi Sumedang Larang berada di Cipameungpeuk, dilihat dari posisi Sumedang Larang (998 – 1114 M) bahwa yang memegang kekuasaan waktu itu adalah Prabu Pagulingan. Dilihat dari masa kedua kerajaan tersebut sangat berjauhan dan tidak ada hubungan sama sekali, berdasarkan penyelusuran penyusun bahwa keturunan dari Medang Kahiyangan merupakan keturunan Raja Salakanagara ke-5 dari Prabu Dharma Satya Jaya Waruna Dewawarman menantu Dewawarman IV, sedangkan menurunkan keturunan Sumedang Larang berasal Manikmaya Kerajaan Kendan menantu Suryawarman raja Tarumanagara ke-7 yang kemudian juga menurunkan raja-raja Galuh dan Sunda.

Namun sayangnya sumber sejarah Kerajaan Medangkahyangan tidak banyak diceritakan dalam carita Parhyangan maupun dari sumber-sumber kuno lainnya yang ada di tatar Sunda.

Peninggalan kerajaan ini tersebar disekitar Gunung Tampomas, yakni berupa makam-makam kuno, punden, lingga, dan arca. Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Yayasan Padaringan berhasil menemukan sejumlah benda purbakala, mualai dari area puncak hingga kaki belahan timur Gunung Tampomas. Lokasi bersejarah tersebut yaitu, Blok Ciputrawangi, Lewueng Candi, Puncak Narimbang, Batulawang, Kabuyutan, Sawah Kalapa, Puncak Manik, dan Cibanteng. Kerajaan Kuno ini harus kembali diteliti lebih mendalam, mengingat banyaknya peninggalan kepurbakalaan yang berkaitan erat dengan kerajaan ini.


Peninggalan kerajaan Medang Kahyangan

Peninggalan kerajaan ini tersebar disekitar Gunung Tampomas, yakni berupa makam-makam kuno, punden, lingga, dan arca. Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Yayasan Padaringan berhasil menemukan sejumlah benda purbakala, mualai dari area puncak hingga kaki belahan timur Gunung Tampomas. Lokasi bersejarah tersebut yaitu, Blok Ciputrawangi, Lewueng Candi, Puncak Narimbang, Batulawang, Kabuyutan, Sawah Kalapa, Puncak Manik, dan Cibanteng. Kerajaan Kuno ini harus kembali diteliti lebih mendalam, mengingat banyaknya peninggalan kepurbakalaan yang berkaitan erat dengan kerajaan ini.

Penemuan Fragmen arca yang ditemukan di Blok Leuweung Candi, lereng timur Gunung Tampomas. Diperkirakan arca tersebut berasal dari abad ke-3 M. (gambar: arkeologisunda.blogspot.co.id)


Peta kuno Jawa

Klik di sini untuk peta kuno Jawa tahun 1598, 1612, 1614, 1659, 1660, 1706, 1800-an, awal abad ke-18, 1840.

Jawa, awal abad ke-18

1234


Sumber

– Sejarah kerajaan Medang Kahyangan: https://hystoryana.blogspot.com/2018/04/mandala-mandalaherang-dan-kerajaan.html
– Sejarah kerajaan Medang Kahyangan: http://sundalawas.blogspot.com/2016/04/kerajaan-medangkahyangan.html?m=0
– Mandala Mandalaherang dan hubungan dengan kerajaan Medang Kahyangan: https://id.wikipedia.org/wiki/Mandala_Mandalaherang


Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: