Medang Kahyangan, kerajaan / Prov. Jawa Barat – kab. Sumedang

Kerajaan Medang Kahyangan adalah salah satu kerajaan kuno yang ada di Tatar Sunda. Didirikan sekitar tahun 174 saka atau sekitar tahun 252 M di kaki Gunung Tampoomas (Tampomas) yakni terletak diantara Kecamatan Congeang dan KecamatanBuah Dua, Sumedang. Kerajaan tersebut didirikan oleh seorang resi keturunan raja Salakanagara ke lima.

Lokasi kabupaten Sumedang


* Foto situs kuno di Jawa: link
* Foto Jawa dulu: link


Tentang kerajaan Medang Kahyangan

Info ini di ambil dari: http://sundalawas.blogspot.com/2016/04/kerajaan-medangkahyangan.html?m=0

Kerajaan Medang Kahyangan adalah salah satu kerajaan kuno yang ada di Tatar Sunda. Didirikan sekitar tahun 174 saka atau sekitar tahun 252 M di kaki Gunung Tampoomas (Tampomas) yakni terletak diantara Kecamatan Congeang dan KecamatanBuah Dua, Sumedang. Kerajaan tersebut didirikan oleh seorang resi keturunan raja Salakanagara ke lima.

Dalam Carita Parahiyangan dan catatan Bujangga Manik bahwa sekitar kaki Gunung Tompo Omas (Tampomas) terdapat sebuah Kerajaan bernama Medang Kahiyangan (252-290 M), dan menurut catatan Bujangga Manik juga bahwa posisi Sumedang Larang berada di Cipameungpeuk, dilihat dari posisi Sumedang Larang (998 – 1114 M) bahwa yang memegang kekuasaan waktu itu adalah Prabu Pagulingan. Dilihat dari masa kedua kerajaan tersebut sangat berjauhan dan tidak ada hubungan sama sekali, berdasarkan penyelusuran penyusun bahwa keturunan dari Medang Kahiyangan merupakan keturunan Raja Salakanagara ke 5 dari Prabu Dharma Satya Jaya Waruna Dewawarman menantu Dewawarman IV, sedangkan menurunkan keturunan Sumedang Larang berasal Manikmaya Kerajaan Kendan menantu Suryawarman raja Tarumanagara ke 7 yang kemudian juga menurunkan raja-raja Galuh dan Sunda.

Namun sayangnya sumber sejarah Kerajaan Medangkahyangan tidak banyak diceritakan dalam carita Parhyangan maupun dari sumber-sumber kuno lainnya yang ada di tatar Sunda.

Peninggalan kerajaan ini tersebar disekitar Gunung Tampomas, yakni berupa makam-makam kuno, punden, lingga, dan arca. Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Yayasan Padaringan berhasil menemukan sejumlah benda purbakala, mualai dari area puncak hingga kaki belahan timur Gunung Tampomas. Lokasi bersejarah tersebut yaitu, Blok Ciputrawangi, Lewueng Candi, Puncak Narimbang, Batulawang, Kabuyutan, Sawah Kalapa, Puncak Manik, dan Cibanteng. Kerajaan Kuno ini harus kembali diteliti lebih mendalam, mengingat banyaknya peninggalan kepurbakalaan yang berkaitan erat dengan kerajaan ini.


Peninggalan

Peninggalan kerajaan ini tersebar disekitar Gunung Tampomas, yakni berupa makam-makam kuno, punden, lingga, dan arca. Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Yayasan Padaringan berhasil menemukan sejumlah benda purbakala, mualai dari area puncak hingga kaki belahan timur Gunung Tampomas. Lokasi bersejarah tersebut yaitu, Blok Ciputrawangi, Lewueng Candi, Puncak Narimbang, Batulawang, Kabuyutan, Sawah Kalapa, Puncak Manik, dan Cibanteng. Kerajaan Kuno ini harus kembali diteliti lebih mendalam, mengingat banyaknya peninggalan kepurbakalaan yang berkaitan erat dengan kerajaan ini.

Penemuan Fragmen arca yang ditemukan di Blok Leuweung Candi, lereng timur Gunung Tampomas. Diperkirakan arca tersebut berasal dari abad 3 Masehi. (gambar:arkeologisunda.blogspot.co.id)


Peta kuno Jawa

Klik di sini untuk peta kuno Jawa tahun 1598, 1612, 1614, 1659, 1660, 1706, 1800-an, awal abad ke-18, 1840.

Jawa, awal abad ke-18

1234


Sumber

– Sejarah kerajaan Medang Kahyangan: https://hystoryana.blogspot.com/2018/04/mandala-mandalaherang-dan-kerajaan.html
– Sejarah kerajaan Medang Kahyangan: http://sundalawas.blogspot.com/2016/04/kerajaan-medangkahyangan.html?m=0
– Mandala Mandalaherang dan hubungan dengan kerajaan Medang Kahyangan: https://id.wikipedia.org/wiki/Mandala_Mandalaherang