Loura (Laura), kerajaan / P. Sumba – prov. Nusa Tenggara Timur

Kerajaan Loura (Laura). Terletak di pulau Sumba, Kab. Sumba Barat Daya, Prov. Nusa Tenggara Timur.

The kingdom of Loura (Laura). Located on the island of Sumba, prov. of Nusa Tenggara Timur.
For english, click here

Lokasi pulau Sumba

——————————–

Lokasi Laura, p. Sumba. Wilayah tradisional di Sumba


* Foto raja-raja di P. Sumba yang masih ada: link
* Foto raja-raja dulu di P. Sumba: link
* Foto suku Sumba: link
* Foto situs kuno / megalitik di pulau Sumba: link


Tentang raja sekarang

Kiri: Benyamin Leti Galli, kepala raja dinasti raja dari Laura, 2020


Sejarah kerajaan Loura

Tidak ada info tentang sejarah kerajaan ini.

Sitting in the middle probably Raja Ama Mbulu Danggargara alias Raja Ama Mbiri Kalumbang. He was father of the last ruling raja of Laura. He ruled already from before 1898, abdicated 1928, sub-raja alrady before 1892nd. – Sumber foto: donald tick, FB

 


Daftar raja (Rato)  

Raja Ama Mbiri Kalumbang of Laura 1898-1928. Sumber foto: donald tick, FB

1862 Kerajaan Loura dibentuk

* 1862 – 1901: Umbu Lele Kandi
* 1901 – 1909: Lende Nggolo Ghola I (d. 1909)
* 1909 – 1911: Vacant
* 1911 – 6 Feb 1928: Mbulu Danggargara
* 1928 – 1932: Timoteus Tako Geli
* 1932 – 1947: Rua Kaka -Regent
* 1932 – 1961: Lende Nggolo Ghola II (Lede Kalumbang)

– Sumber: http://jacktenabolo18.blogspot.co.id/2014/12/kerajaan-kerajaan-di-sumba-masyarakat.html

Raja Raoe Kaka of Laura (1932-47) with his mother and other family. 1934. – Sumber foto: donald tick, FB


Daftar semua kerajaan di pulau Sumba

Untuk daftar semua kerajaan di pulau Sumba, klik di sini


Sejarah kerajaan-kerajaan di pulau Sumba

– Sumber: http://jacktenabolo18.blogspot.co.id/2014/12/kerajaan-kerajaan-di-sumba-masyarakat.html

Sebelum dikunjungi bangsa Eropa pada 1522, Sumba tidak pernah dikuasai oleh bangsa manapun. Sejak 1866, pulau ini dikuasai oleh Hindia Belanda dan selanjutnya menjadi bagian dari Indonesia.

Masyarakat Sumba pada umumnya tidak ada yang namanya kerajaan dalam sistem pemerintahan tradisional mereka. Yang ada hanya kampung-kampung yang di pimpin oleh seorang kepala kampung masing-masing, aturan adat yang berlaku pun berdasarkan peraturan adat yang berlaku di setiap kampung itu. Namun pada saat penjajahan belanda untuk mempermudah kontrol, Belanda mulai membangun hubungan dengan para kepala-kepala kampung.Mereka melakukan kontrak kerjasama, dimana setiap penguasa tradisional yang menandatangani kontrak (sering disebut Kontrak Plakat Pendek atau Korte Verklaring) diakui secara resmi dan disebut raja lalu diberi tongkat sebagai tanda kekuasaan. Dari sinilah kata tokko (tongkat) menjadi populer. Ada dua jenis tongkat yakni tongkat berkepala emas(tokko ndoko) yang diberikan kepada raja utama, dan tongkat berkepala perak (tokkoamaho kaka)untuk raja bantu (Widyatmika, dkk, 2011)
Raja yang mendapat pengesahan dari pemerintah Belanda harus mengakui kedaulatan penguasa Belanda dan salah satu tugas pentingnya adalah menarik pajak untuk kepentingan Belanda. Dengan demikian kedaulatan mereka sebetulnya telah berada di bawah penguasaan bangsa lain, namun secara de facto raja-raja tersebut tetap berdaulat dan sangat dihormati oleh rakyatnya dan melalui mereka Belanda menancapkan kekuasaan kepada seluruh masyarakat. Pada mulanya ada kepala-kepala kampung yang tidak tunduk dan melawan kepada pemerintahan belanda, namun karena kekeuatan militer yang kuat mereka akhirnya menyerah dan tunduk pada kekuasaan belanda.
.

Peta kuno pulau Sumba

Klik di sini untuk peta kuno pulau Sumba

Sumba (Subao) abad ke-15


Foto

Raja dari Laura bersama penguasa,1917. Foto: donald tick: https://www.facebook.com/donald.tick

————————————
Raja Leonardus Lede Kalumbang of Laura, 1st bupati of W Sumba. Meninggal 1995. Sumber foto: donald tick, FB


Sumber / Source

– Kerajaan Laura dan daftar raja:  http://jacktenabolo18.blogspot.co.id/2014/12/kerajaan-kerajaan-di-sumba-masyarakat.html
——————-
– Kerajaan kerajaan di Sumba: http://jacktenabolo18.blogspot.co.id/2014/12/kerajaan-kerajaan-di-sumba-masyarakat.html
Sejarah kerajaan Sumba barat: https://www.facebook.com/notes/john-malahina/kerajaan-kerajaan-di-sumba-barat/10152624675666115
Sejarah Sumba:  http://www.moripanet.com/2013/09/mengenal-sejarah-sumba-ntt.html
– Sumba masa kolonial: http://www.umbugoda.blogspot.co.id/2014/01/masa-kolonial-pulau-sumba.html
– Tentang pulau Sumba: http://www.umbugoda.blogspot.co.id/search?updated-max=2014-02-13T20:11:00-08:00&max-results=50&reverse-paginate=true
– Suku Sumba: https://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Sumba
Suku Sumba: http://kebudayaanindonesia.net/kebudayaan/990/suku-sumba-nusa-tenggara-timur


 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

<span>%d</span> bloggers like this: