Kedaro, kerajaan / P. Lombok – prov. Nusa Tenggara Barat

Kerajaan Kedaro (sekitar tahun 571 M – tahun 835 M) terletak di pulau Lombok, prov. Nusa Tenggara Barat.

The principality of Kedaro (571-835) was located on the island of Lombok, prov. Nusa Tenggara Barat.
For english, click here

pulau Lombok

Lokasi pulau Lombok


* Foto foto Lombok dulu, situs kuno, intervensi belanda (1894) dan suku Sasak: link


Sejarah kerajaan Kedaro

Kedatuan Kedaro merupakan kedatuan kuno yang terletak di Belongas, rajanya bernama Ratu Maspanji berasal dari Jawa, kemudian pindah ke Pengantap dengan nama Kedatuan Samarkaton. Peninggalan kerajaan ini adalah pakaian kerajaan yang disimpan oleh Amaq Darminah di Belongas.
Demikian pula alat-alat upacara seperti gong saat ini masih tersimpan di Penujak, kedatuan ini berakhir ketika terjadi serangan dari Kedatuan Langko dipimpin oleh Patih Singarepa dan Patih Singaulung (Depdikbud, 1977).
Sumber: http://suparmanol.blogspot.co.id/2010/12/sejarah-kedatuan-sasak.html


Garis sejarah kerajaan Kedaro dan daftar raja

Disebutkan pada Babad dan lontar, beberapa kerajaan yang pernah ada di pulau Lombok. Diantaranya adalah: kerajaan Desa Lae’, Suwung, Pamatan, dan Selaparang, Lombok, Mumbul, Pemokong, Bayan, Sokong, Langko, Penjanggik, Parwa, Kedaro, Karangasem Lombok (Singasari) dan Mataram. Beberapa kerajaan lainnya meliputi wilayah kecil yang disebut Kedatuan di masa lalu yang kini disebut Desa.2Kedatuan Kedaro terdiri dari mayoritasnya masyarakat golongan Menak (bangsawanan) pada dasarnya dari semua Kedatuan yang ada di pulau Lombok, Kedatuan Kedarolah yang paling besar. Kisah terbentuknya Kedatuan Kedaro berasal dari kata “Kediri” karena orang dulu sulit menyebut nama Kediri kesulitan. Hal ini disebabkan karena masyarakat dahulu memakan Sirih untuk kekuatan gigi dan stamina. Ketika menyebut Kediri, maka akan berubah menjadi Kedaro.

Kerajaan Kedaro                             

1) Sayyidina Syeh Pangeran Ariya Layangsari, 571 – 595
2) Sayyidina Syeh Pangeran Ariya Tumurun, 595 – 655
3) Sayyidina Syeh Pangeran Ariya Layangsari, 655 – 690
4) Sayyidina Syeh Pangeran Ariya Tumurun, 690 – 745
5) Sayyidina Syeh Pangeran Ariya Panjisari. 745 – 810.

Pada tahun inilah Kerajaan Datu Kedaro pindah untuk mendirikan sebuah kerajaan yang baru disebelah selatan Pulau Lombok yang bernama Kerajaan Tela.

Kerajaan Tela

1) Sayyidina Syeh Pangeran Ariya Panjisari, 810 – 830,
2) Pangeran Ariya Zohor atau nama panggilannya Pangeran Ariya Satus, 830 – 870.
Pada  tahun inilah Kerajaan Datu Tela bubar karena diserang oleh Kerajaan Bayan dan Kerajaan Seleparang.
Pada inilah pindah lagi untuk mendirikan sebuah kerajaan yang bernama Kerajaan Sawung.

Kerajaan Sawung

Kerajaan Sawung berdiri sekitar tahun 870 sampai tahun 960. Kerajaan Sawung bubar karena diserang oleh Kerajaan Kahuripan.
Dan pada sekitar akhir tahun Raja Sawung Pangeran Ariya Zohor atau Pangeran Ariya Satus mendirikan sebuah kerajaan yang baru dengan nama Kerajaan Lesong.

Kerajaan Lesong

1) Kerajaan Lesung pertama dipimpin oleh Pangeran Ariya Zohor atau Pangeran Ariya Satus, 960 –  970
2) Kerajaan Lesung priode kedua dipimpin oleh Pemban Hamangkuwi, 970 – 1040
3) Periode ketiga dipimpin oleh Demung Hamedaruwi, sekitar 1040 – 1098.
4) Periode keempat dipimpin oleh Raden Nune Kertas, sekitar 1098 – 1140.
5) Periode kelima dipimpin oleh Raden Nune Mentas, sekitar 1140 – 1200.
Pada akhir tahun ini pindah ditengah tengah Pulau Lombok dengan mendirikan sebuah kerajaan baru yang bernama Kerajaan Panuhal.

Kerajaan Panuhal

1) Raja Panuhal pertama dipimpin oleh Raden Nune  Haqaqi atau Raden Nune Kakek, sekitar 1200 – 1250.
2) Raden Nune Meles, sekitar 1250 – 1310.
3) Raden Nune Galar, sekitar 1310 – 1350.
4) Raden Nune Sumbung, sekitar 1350 – 1400.
5) Raden Nune Payasan, sekitar 1400 – 1480.
6) Raden Nune Surak atau Raden Nune Masrik, sekitar 1480 – 1500.
7) Raden Nune Gde Sudarme, sekitar 1500 – 1582.
8) Raden Nune Arsine, sekitar 1582 – 1590.
9) Raden Nune Wiratih, sekitar 1590 – 1650.
10) Raden Nune Kurama, sekitar 1650 – 1700.
11) Raden Nune Hamid, sekitar 1700 – 1750.
12) Raden Ocet Jiah, sekitar 1750 – 1800.
13) Raden Abdurrahim, sekitar 1800 – 1816.

Pada tahun ini diganti namanya menjadi Padukuhan Panutan.

Padukuhan Panutan

1) Padukuhan Panutan pertama dipimpin oleh Raden Nurmat atau Raden Urmat, sekitar 1816 – 1847.
2) Raden Patek Serionom, sekitar 1847 – 1890.
3) Raden Abdul Wahab, sekitar 1890 – 1927.
4) Raden Sulaiman, sekitar 1927 – 1942.
5) Raden Batah, sekitar 1942 – 1943.
Pada  akhir tahun ini diganti namanya menjadi Desa Panujak, karena akan ada Pemetintahan khusus di bumi nusantara yang bernama Pemerintahan atau Negara.
Sumber:
http://kerajaanlombok.blogspot.com/2017/12/gambar-bagian-depan-buku-sejarah.html
http://keturunandatukedaro.blogspot.com/2019/06/assalamualaikum-bismillahirrahmaanirroh.html


Sejarah kerajaan-kerajaan di Lombok permulaan

Menurut isi Babad Lombok, kerajaan tertua yang pernah berkuasa di pulau ini bernama Kerajaan Laeq (dalam bahasa sasak laeq berarti waktu lampau), namun sumber lain yakni Babad Suwung, menyatakan bahwa kerajaan tertua yang ada di Lombok adalah Kerajaan Suwung yang dibangun dan dipimpin oleh Raja Betara Indera. Kerajaan Suwung kemudian surut dan digantikan oleh Kerajaan Lombok. Pada abad ke-9 hingga abad ke-11 berdiri Kerajaan Sasak yang kemudian dikalahkan oleh salah satu kerajaan yang berasal dari Bali pada masa itu.

Di Lombok, dalam perkembangannya meninggalkan jejak berupa empat kerajaan utama saling bersaudara, yaitu Kerajaan Bayan di barat, Kerajaan Selaparang di Timur, Kerajaan Langko di tengah, dan Kerajaan Pejanggik di selatan. Selain keempat kerajaan tersebut, terdapat kerajaan-kerajaan kecil, seperti Parwa dan Sokong serta beberapa desa kecil, seperti Pujut, Tempit, Kedaro, Batu Dendeng, Kuripan, Samarkaton dan Kentawang. Seluruh kerajaan dan desa ini selanjutnya menjadi wilayah yang merdeka, setelah kerajaan Majapahit runtuh. Di antara kerajaan dan desa itu yang paling terkemuka dan paling terkenal adalah Kerajaan Lombok yang berpusat di Labuhan Lombok.

– Kajian tentang kerajaan-kerajaan di Lombok, klik di sini


Masuknya Islam di Lombok

Sebelum masuknya Islam, masyarakat yang mendiami pulau Lombok berturut-turut menganut kepercayaan animisme, dinamisme kemudian Hindu. Islam pertama kali masuk melalui para wali dari pulau Jawa yakni sunan Prapen pada sekitar abad XVI, setelah runtuhnya kerajaan Majapahit.

Dalam menyampaikan ajaran Islam, para wali tersebut tidak serta merta menghilangkan kebiasaan lama masyarakat yang masih menganut kepercayaan lamanya. Bahkan terjadi akulturasi antara Islam dengan budaya masyarakat setempat, karena para penyebar tersebut memanfaatkan adat-istiadat setempat untuk mempermudah penyampaian Islam. Kitab-kitab ajaran agama pada masa itu ditulis ulang dalam bahasa Jawa Kuno. Bahkan syahadat bagi para penganut Wetu Telu dilengkapi dengan kalimat dalam bahasa Jawa Kuno. Pada masa itu, yang diwajibkan untuk melakukan peribadatan adalah para pemangku adat atau kiai saja.

Kerajaan Lombok, ketika Kerajaan ini dipimpin oleh Prabu Rangkesari, Pangeran Prapen, putera Sunan Ratu Giri datang mengislamkan kerajaan Lombok. Dalam Babad Lombok disebutkan, pengislaman ini merupakan upaya dari Raden Paku atau Sunan Ratu Giri dari Gersik, Surabaya yang memerintahkan raja-raja Jawa Timur dan Palembang untuk menyebarkan Islam ke berbagai wilayah di Nusantara. Proses pengislaman oleh Sunan Prapen menuai hasil yang menggembirkan, hingga beberapa tahun kemudia seluruh pulau Lombok memeluk agama Islam, kecuali beberapa tempat yang masih memepertahankan adat istiadat lama.

– Sumber dan lengkap: http://fadlisworld.blogspot.co.id/2014/09/sejarah-masuknya-islam-di-lombok.html


Peta kuno Lombok

Untuk peta kuno lokasi pulau Lombok, abad ke-15, 1660, 1683, 1683, 1725, 1800-an, klik di sini

Lokasi Lombok, tahun 1660


Sumber Kedaro

– Garis sejarah kerajaan Kedaro dan daftar raja: http://kerajaanlombok.blogspot.com/2017/12/gambar-bagian-depan-buku-sejarah.html
– Garis sejarah kerajaan Kedaro dan daftar raja: http://keturunandatukedaro.blogspot.com/2019/06/assalamualaikum-bismillahirrahmaanirroh.html

Tentang kedatuan Kedaro: http://gdefik.blogspot.co.id/2012/10/kedatuan-kedaro.html
– Kedatuan kuno (Kedaro): http://suparmanol.blogspot.co.id/2010/12/sejarah-kedatuan-sasak.html

Sumber kedatuan / kerajaan kuno di Lombok

– Sejarah Kedatuan kuno Sasak: http://suparmanol.blogspot.co.id/2010/12/sejarah-kedatuan-sasak.html
– Sejarah Kedatuan kuno Sasak: http://gdefik.blogspot.co.id/2012/10/kedatuan-di-gumi-sasak-1.html
– Sejarah kerajaan di Lombok: https://oediku.wordpress.com/2010/12/29/sejarah-dan-asal-usul-lombok/
– Sejarah kerajaan di Lombok: http://www.lomboksociety.web.id/2018/02/sejarah-lombok.html

Sumber masuk Islam di Lombok

– Masuk Islam di Lombok: http://fadlisworld.blogspot.co.id/2014/09/sejarah-masuknya-islam-di-lombok.html
– Masuk Islam di Lombok: http://situs9.blogspot.co.id/2014/08/masuk-dan-berkembangnya-agama-islam-di.html