Terong, kerajaan / P. Adonara – Prov. Nusa Tenggara Timur

Kerajaan Terong terletak di pulau Adonara, Kab. Flores Timur, Prov. Nusa Tenggara Timur.

The kingdom of Terong was located on the island of Adonara.
For english, click here

Lokasi pulau Adonara

—————————
Lokasi pulau Adonara


* Foto foto kerajaan2 di pulau Adonara: link


KERAJAAN TERONG

Tentang Raja

Raja Terong sekarang:  (?)

Raja Terong bersama Isteri. Raja Adia Kapitan (1968 – ). Sumber: mr D. Tick, FB


Sejarah kerajaan Terong

Dibelahan Timur Adonara ada kerajaan Lama Hala, Bani One (Terong) serta dua kerajaan di pulau Solor yaitu Menanga, Lama Kera serta sebuah kerajaan Lebala (Lembata) telah membuat kesepakatan dengan VOC tahun 1613 untuk menahan laju perkembangan kekuasaan Portugis yang sudah membangun bentengnya di Lohayong.

Sumber dan lengkap: http://bolengatumatan.blogspot.co.id/

Raja Terong, nama tidak diketahui ca 1807. Info mr Tick: It is Raja Naba Leba of Terong,who died ca. 1803. He was son of Raja Liwang I,who ruled f.i. 1773. Succeeded brother Raja Lewana Labah,who still ruled 1772 and were father of Raja Laba,who ruled f.i. 1751

Raja Terong, nama tidak diketahui ca 1807. It is Raja Naba Leba of Terong,who died ca. 1803. He was son of Raja Liwang I,who ruled f.i. 1773.Succeeded brother Raja Lewana Labah,who still ruled 1772 and were father of Raja Laba,who ruled f.i. 1751Info from: mr D.Tick Facebook


Sejarah persekutuan Solor Watan Lema atau Negeri Lima Pantai

Lima kerajaan kecil yang dibangun masyarakat Muslim membuat persekutuan untuk melawan Portugis di Pulau Solor, NTT. Selanjutnya mereka disebut persekutuan Solor Watan Lema atau Negeri Lima Pantai.

Kerajaan yang tergabung dalam persekutuan:
Kerajaan Lohayong, (P. Solor)
Kerajaan Lamakera, (P. Solor)
Kerajaan Lamahala, (P. Adonara)
Kerajaan Terong, (P. Adonara)
Kerajaan Labala. (P. Lembata)

Latar belakang terbentuknya persekutuan Solor Watan Lema dijelaskan dalam jurnal berjudul Situs Menanga Solor Flores Timur, Jejak Islam di NTT yang ditulis Muhamad Murtadlo. Diterbitkan Jurnal Lektur Keagamaan Kementerian Agama tahun 2017.

Murtadlo menceritakan, Sultan Menanga bernama Shahbudin bin Ali bin Salman Al Farisi yang datang ke Pulau Solor berhasil memimpin persekutuan Solor Watan Lema antara tahun 1613-1645. Kemudian Shahbudin menyebut dirinya Sultan Menanga karena berkuasa di wilayah Menanga.

Persekutuan lima kerajaan kecil sendiri bertujuan untuk melawan bangsa Portugis yang telah membangun benteng di Lohayong. Benteng tersebut kini dikenal dengan nama Benteng Lohayong atau Benteng Fort Henricus.

“Karena ada momen itu, lima kerajaan pantai yang semuanya hampir bisa dikatakan Kerajaan Islam bersatu, mereka menyusun kekuatan bersama untuk menaklukkan Benteng Portugis,” kata Murtadlo belum lama ini.

Sebelumnya diceritakan dalam jurnalnya, bangsa Portugis datang ke Solor sekitar 1561. Kemudian mereka membangun Benteng Lohayong pada 1566. Pada saat itu masyarakat Solor dan sekitarnya meminta Sultan Menanga untuk memimpin perlawanan terhadap Portugis.

Perlawanan Sultan Menanga bersama Negeri Lima Pantai terhadap Portugis didukung oleh Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC). Diketahui VOC sendiri memiliki keinginan menggeser kekuasaan Portugis di daerah Lohayong.

Sebagai imbalan untuk Sultan Menanga, VOC akan mengakui kedaulatan persekutuan Solor Watan Lema. Terkait tujuan VOC menggeser Portugis tidak lepas dari kepentingan mereka untuk mendapatkan keuntungan dari kepergian Portugis.

Foto 2011. Inilah Raja-raja Islam Solor Watan Lema yg memiliki wilayah kekuasaan di kepulauan solor, Nusa Tenggara Timur.
Duduk dari kiri ke kanan:
1. Ama Kelake, Raja Kerajaan Lohayong (Solor)
2. Nuhur Adi Pehang, Raja Kerajaan Lamahala (Adonara)
3. Ibrahim Tuan Dasi, Raja Kerajaan Lamakera (Solor)
4. Ibrahim Baha Mayeli, Raja Kerajaan Labala (Lembata)
5. Bapa Pukang, Raja Kerajaan Terong (Adonara)


Persekutuan Solor Watan Lema atau Negeri Lima Pantai

Lima kerajaan kecil yang dibangun masyarakat Muslim membuat persekutuan untuk melawan Portugis di Pulau Solor, NTT. Selanjutnya mereka disebut persekutuan Solor Watan Lema atau Negeri Lima Pantai.

Kerajaan-kerajaan yang tergabung dalam persekutuan Watan Lema:
* Lohayong,
* Lamakera,
* Lamahala,
* Terong, dan
* Labala.

Latar belakang terbentuknya persekutuan Solor Watan Lema dijelaskan dalam jurnal berjudul Situs Menanga Solor Flores Timur, Jejak Islam di NTT yang ditulis Muhamad Murtadlo. Diterbitkan Jurnal Lektur Keagamaan Kementerian Agama tahun 2017.
Murtadlo menceritakan, Sultan Menanga bernama Shahbudin bin Ali bin Salman Al Farisi yang datang ke Pulau Solor berhasil memimpin persekutuan Solor Watan Lema antara tahun 1613-1645. Kemudian Shahbudin menyebut dirinya Sultan Menanga karena berkuasa di wilayah Menanga.

Persekutuan lima kerajaan kecil sendiri bertujuan untuk melawan bangsa Portugis yang telah membangun benteng di Lohayong. Benteng tersebut kini dikenal dengan nama Benteng Lohayong atau Benteng Fort Henricus.
“Karena ada momen itu, lima kerajaan pantai yang semuanya hampir bisa dikatakan Kerajaan Islam bersatu, mereka menyusun kekuatan bersama untuk menaklukkan Benteng Portugis,” kata Murtadlo belum lama ini.
Sebelumnya diceritakan dalam jurnalnya, bangsa Portugis datang ke Solor sekitar 1561. Kemudian mereka membangun Benteng Lohayong pada 1566. Pada saat itu masyarakat Solor dan sekitarnya meminta Sultan Menanga untuk memimpin perlawanan terhadap Portugis.

Perlawanan Sultan Menanga bersama Negeri Lima Pantai terhadap Portugis didukung oleh Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC). Diketahui VOC sendiri memiliki keinginan menggeser kekuasaan Portugis di daerah Lohayong.
Sebagai imbalan untuk Sultan Menanga, VOC akan mengakui kedaulatan persekutuan Solor Watan Lema. Terkait tujuan VOC menggeser Portugis tidak lepas dari kepentingan mereka untuk mendapatkan keuntungan dari kepergian Portugis.


DAFTAR DAN SEJARAH KERAJAAN-KERAJAAN DI P. ADONARA

Untuk daftar dan sejarah kerajaan-kerajaan di P.Adonara, klik di sini.

Adonara (merah), 1350 M

Adonara, 1350 M


Sumber sejarah P. Adonara

– Sejarah kerajaan-kerajaan di P. Adonara: http://santipelu888.blogspot.com/
– Sejarah kerajaan-kerajaan di P. Adonara: http://bolengatumatan.blogspot.com/
– Sejarah kerajaan-kerajaan di P. Adonara: https://www.gotravelaindonesia.com/


Peta kerajaan Adonara, Lohayong, Lamakera, Terong, Lamahala, Labata.

———————————-

Pulau  Adonara tahun 1910


2 Comments

2 thoughts on “Terong, kerajaan / P. Adonara – Prov. Nusa Tenggara Timur

  1. Trima kasih atas info sejarah ini,semoga generasi sekarang,bisa tau,dan bs mencintai sejarah bangsa nya.¤

    • Sultans in Indonesia

      Terima kasih atas comment anda !

      Dengan hormat, Paul

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: