Motindok, kerajaan / Prov. Sulawesi Tengah – kab. Banggai

Kerajaan Motindok merupakan ke-triesaan dengan Bola dan Lowa; terletak di prov. Sulawesi Tengah, kab. Banggai, kec. Batui.
Berdiri abad ke-15.
Sebelum kerajaan Banggai berdiri, sudah ada kerajaan-kerajaan yang menempati wilayah kerajaan Banggai yaitu kerajaan Tompotika dan kerajaan Motindok.

Lokasi Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai.

Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai.


Garis kerajaan-kerajaan di Sulawesi: link


Foto kerajaan-kerajaan di Sulawesi

* Foto sultan dan raja yang masih ada di Sulawesi: link
* Foto sultan dan raja di Sulawesi dulu: link
* Foto istana kerajaan2 di Sulawesi: link


KERAJAAN MOTINDOK

Sejarah kerajaan Motindok

Sebelum kerajaan Banggai berdiri, sudah ada kerajaan-kerajaan yang menempati wilayah kerajaan Banggai yaitu kerajaan Tompotika dan kerajaan Motindok.

Tidak ada yang tau kapan berdiri kerajaan Motindok. Kerajaan Motindok berada di wilayah Mondona Batui, sekarang masuk wilayah Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai.

Tidak seperti kerajaan Tompotika yang di hancurkan tanpa sisa oleh Sultan Ternate Baab Bullah pada tahun 1570, pasukan kerajaan Motindok kalah dan kemudian menyerah kepada pasukan Sultan Ternate Baab Bullah.
Kemudian salah seorang Panglima Perang dari Sultan Ternate Baab Bullah yang bernama Adi Cokro menikahi putri raja Ali Asine, Nuru Sapa yang dalam versi kerajaan Banggai putri ini adalah istri Mumbu doi jawa yang berbangsa Ternate.

Doermier (1945:20), mengatakan kerajaan Motindok merupakan ke-triesaan dengan Bola dan Lowa, dikatakan ketiga bagian itu dikuasai oleh seorang raja Ali Asine, adik perempuannya Aminah, dan adik laki-laki Lohat (kembali satu ikatan keluarga antar kerajaan).
Waktu pendiri kerajaan Banggai yang sekarang (Mumbu doi jawa) dalam perjalanan penaklukannya tiba di Motindok, ia menikahi putri raja Ali Asine, Nuru Sapa (dalam versi Banggai putri ini adalah istri Mumbu doi jawa berbangsa Ternate), serta mengangkat putra dari saudara laki-laki Nuru Sapa,Sasong Baluwangi, menjadi basanyo pertama atas Batui, putra ini bernama Ama, bahasa yang di pakai adalah Mbaha, penyimpangan dari bahasa Saluan dan bahasa Wana (1525-1680).
– Sejarah kerajaan2 di wilayah Banggai: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/sulawesi/banggai-kerajaan2-kecil-daerah-banggai/


Sumber

– Sumber kerajaan Motindok: https://indonesiasejarahbangsa.wordpress.com/


Kerajaan-kerajaan di Sulawesi, 1550 M

Sulawesi, 1550 M


Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: