Muna (Wuna), Kerajaan / Sul.Tenggara – Kab. Muna

Kerajaan Muna: 1371 – 1956. Terletak di Sulawesi, Kab. Muna, prov. Sulawesi Tenggara. Beribukota di Kotano Wuna (kini Kecamatan Tongkuno).

The kingdom of Muna: 1371 – 1956. Located on the island of Muna. South East Sulawesi.

Klik foto untuk besar !

Muna

Kab. Muna

prov. Sulawesi Tenggara (hijau)


* Foto Kerajaan / kingdom Muna: link

* Foto foto Sulawesi dulu, suku Sulawesi dan situs kuno: link


1 Tentang Raja / About the  king
2 Sejarah / History
3 Pemerintahan Kerajaan Muna

4 Daftar Raja / list of kings
5 Istana / Palace
6 Peta-peta Sulawesi masa dulu
7 Sumber / Source


1) Tentang Raja / About the king

Raja: Candidate Raja (may 2014): La Ode Imbo


2) Sejarah / History kerajaan Muna

Kerajaan Muna atau Wuna merupakan salah satu kerajaan besar yang berada di wilayah Sulawesi tenggara, yang didirikan pada tahun 1332 hingga tahun 1956. Kerajaan ini terletak di Bagian Utara Pulau Muna dan beribukota di Kotano Wuna (kini Kecamatan Tongkuno).
Sejarah kerajaan Muna dimulai setelah dilantiknya La Eli alias Baidhuldhamani gelar Bheteno ne Tombula sebagai Raja Muna pertama.
Setelah dilantiknya La Eli bergelar Bheteno Ne Tombula sebagai Raja Muna I, Kerajaan Muna baru dapat dikatakan sebagai sebuah kerajaan berdaulat karena telah memenuhi syarakat-syarat sebagai sebuah negara yaitu telah memiliki Rakyat, Wilayah dan Pemerintahan yang berdaulat dan seluruh perangkat masyarakat bersepakat untuk mengikat diri dalam sebuah pemerintahan dengan segala aturannya yang bernama Kerajaan Muna.
Setelah pemerintahan Bheteno Ne Tombula berakhir, Kerajaan Muna dipimpin oleh Sugi. Sugi bagi masyarakat Muna berarti Yang Dipertuan atau Yang Mulia.
Sepanjang sejarah Kerajaan Muna ada lima orang Sugi yang perna memimpin Kerajaan muna. Mereka itu adalah Sugi Patola, Sugi Ambona, Sugi Patani, Sugi La Ende dan Sugi Manuru.
Dari kelima sugi yang pernah memimpin kerajaan muna, Sugi Manuru-lah yang dianggap berhasil membawa banyak perubahan di kerajaan muna dalam berbagai aspek.

Sumber: Wiki
.
Perjanjian Bongaya dan Hubunganya dengan Penangkapan Raja Muna La Ode Ngkadiri (1626-1667, Raja Muna XII):
– Sumber: http://www.munaraya.com/perjanjian-bongaya-dan-hubunganya-dengan-penangkapan-raja-la-ode-ngkadiri/

Peta bagian selatan Sulawesi Tenggara (incl. Muna) sekarang
klik peta untuk besar


3) Pemerintahan kerajaan Muna

Pada dasarnya, sistem monarki (kerajaan) biasanya di daerah-daerah lain adalah jabatan turun-temurun akan tetapi di Kerajaan Muna. Rajanya dipilih oleh suatu Dewan Kerajaan (yang disebut Dewan Sara). Dewan Sara ini dijabat oleh Golongan Walaka. Dewan sara ini bertugas memilih, mengangkat dan memberhentikan raja.

Proses pemilihan raja biasanya diawali dengan pertemuan Dewan Sara (mungkin semacam Sidang Umum MPR di negara kita sebelum pemilihan predisen secara langsung). Dari sidang Dewan Sara inilah dipilih siapa yang berhak menjadi raja. Namun yang berhak menjadi Raja adalah tetap golongan Kaomu sebab golongan inilah yang mendominasi jabatan eksekutif. Sedangkan jabatan legislatif dijabat oleh golongan Walaka dan terkadang Walaka ini dinamakan golongan Sara. Dalam pemilihan raja, biasanya calon raja diusulkan oleh para anggota dewan yang mengakili aspirasi masyarakat. Akan tetapi jika calon raja hanya satu orang, maka calon raja tersebut langsung dinobatkan sebagai raja. Kerajaan Muna Juga mengenal sistem putra mahkota.

Raja yang terpilih sebelum dilantik, diambil sumpahnya terlebih dahulu. Pada masa Islam, raja yang akan dilantik harus mengucapkan dua kalimat sahadat dahulu, kemudian dilanjutkan dengan mengucapkan sumpah raja, yang berisi sebagai berikut:

  • Hansu-hansuruana badha somano konohansuru liwu, artinya biarlah badan hancur (binasa) asalkan negara tetap berdaulat.
  • Hansu-hansuruana Liwu somano konohansuru sara, artinya biarlah negara porak-poranda asalkan pemerintahan tetap tegak
  • Hansu-hansuruana sara somano konohansuru adhati, artinya biarlah pemerintahan bubar/goyah asalkan adat tetap ada.
  • Hansu-hansuruana adhati somano konohansuru tangka agama, artinya biarlah adat hancur/tidak terpakai lagi asalkan agama tetap ada

Selain itu pemerintahan Kerajaan Muna terdiri Dewan Kerajaan yakni

    1. Omputo (Raja)
    2. Bhonto Bhalano
    3. Mintarano Bhitara
    4. Kapita Lau 2 orang
    5. Kapita 1 orang
    6. Koghoerano 4 orang

Fatolindono 4 orang.

– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Muna#Pemerintahan


4) Daftar Raja / list of kings

Raja Pra Islam  / pre Islam kings

* 1417-1467: Raja Muna I – La Eli alieas Baidhuldhamani Gelar Bheteno Ne Tombula,
* 1467-1477: Raja Muna II – La Patola/ La Aka / Kaghua Bangkano Fotu Gelar Sugi Patola,
* 1477-1497: Raja Muna III – La Mbona Gelar Sugi Ambona,
* 1497-1512: Raja Muna IV – La Patani gelar Sugi Patani,
* 1512-1527: Raja Muna V – Sugi La Ende,
* 1527-1538: Raja Muna VI – Sugi Manuru,
* 1538-1541: Raja Muna VII – La Kilaponto gelar mepokonduaghono Ghoera,
* 1541-1551: Raja Muna VIII –La Posasu gelar Kobangkuduno,
* 1551-1600: Raja Muna IX – Rampeisomba,
* 1600-1625: Raja Muna X – Titakono,

Raja Pasca Agama Islam / Islam kings

* 1625-1626: Raja Muna XI – La Ode Sa’adudin,
* 1626-1667: Raja Muna XII –La Ode Ngkadiri gelar Sangia Kaindea,
* 1667-1668: Raja Muna XIII – Wa Ode Wakelu ( Permaisuri raja La Ode Ngkadiri ),
* 1668-1671: : Raja Muna XIV La Ode Muh. Idris.,
* 1671: La Ode Ngkadiri ( Periode Kedua),

* 1671-1716: Raja Muna XV – La Ode Abd. Rahman gelar Sangia Latugho,
* 1716-1767: Raja Muna XVI – La Ode Husaini gelar Omputo Sangia,
* 1767: Raja Muna XVII – La Ode Muh. Ali,
* 1758-1764: Raja Muna XVIII –L a Ode Kentu Koda gelar Omputo Kantolalo,
* 1767-?: Raja Muna XIX – La Ode Harisi,

* Raja Muna XX – La Ode Umara I gelar Omputo ne Gege,
* Raja Muna XXI – La Ode Murusali gelar sangia gola
* Raja Muna XXII – La Ode Ngkumabusi
* Raja Muna XXIII – La Ode Sumaili Gelar Omputo ne Sombo.
* 1816-1830: Raja Muna XIV – LA Ode Saete gelar Sorano Masigi,

* 1830-1861: Raja Muna XXV – La Ode Bulae gelar Sangia Laghada,
* 1861-1864: Raja Muna XXVI – La Aka,
* 1864-1870: Raja Muna XXVII – La Ode Ali gelar sangia Rahia
* Raja Muna XXVII – LA Ode Huse
* Raja Muna XXIX – La Ode Tao

* 1903-1906: Raja Muna XXX – La Ode Ngkaili,
* 1906-1914: Raja Muna XXXI – La Ode Maktubu,
* 1914-1918: Raja Muna XXXIV – La Ode Pulu,
* 1920-1924: Raja Muna XXXIV – La Ode Afiuddin,
* – 1924-1926.

* 1926-1928: Raja Muna XXXV – La Ode Rere,
* – 1928-1938,
* 1930-1938: Raja Muna XXXVI – La Ode Dika gelar Omputo Komasigino,
* 1938-1941
* 1941 – 1946
* 1946-1947.
* 1947-1956: Raja Muna XXXVII – La Ode Pandu,
* 12 Desember 1956
Muna menjadi bagian dari Propinsi Sulawesi Tenggara sebagai Kabupaten bersama 3 Kabupaten lainya yaitu, Kendari Kolaka dan Buton.

– Sumber / Source

https://formuna.wordpress.com/raja-raja-muna/raja-raja-wuna/
http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Muna#Daftar_Raja-Raja_Muna


5) Istana / Palace

– Tentang Istana: link


6) Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


7) Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Muna di Wiki: link
– Sejarah kerajaan Muna: http://dzakirmunaisland.blogspot.co.id/
– Sejarah kerajaan Muna:
http://www.bimbie.com/sejarah-kerajaan-muna.htm
Daftar raja Muna Wiki: http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Muna#Daftar_Raja-Raja_Muna
– Perang saudara kerajaan Muna: https://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Saudara_Kerajaan_Muna
Daftar raja Muna di formuna wordpress: https://formuna.wordpress.com/raja-raja-muna/raja-raja-wuna/

– Pemerintahan kerajaan: https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Muna#Pemerintahan

– Rumah adat dan sejarah kerajaan:  https://lawalangy.wordpress.com/2007/11/14/rumah-adat-kerajaan-muna/
Eksistensi Kerajaan Muna yang berdaulat:  https://00kendarinews.wordpress.com/2012/02/08/eksistensi-kerajaan-muna-yang-berdaulat/
Cucu cucu mantan raja Muna dipingit (2007): link


* Foto Kerajaan / kingdom Muna: link


 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: