Donggala, kerajaan2 di wilayah Donggala / Prov. Sulawesi Tengah

Kabupaten Donggala terletak di prov. Sulawesi Tengah.

Kabupaten Donggala

Kabupaten Donggala

Provinsi Sulawesi Tengah

Provinsi Sulawesi Tengah


Foto foto Sulawesi dulu, suku Sulawesi dan situs kuno: link
——————————————————————————————————————-
Sejarah Kabupaten Donggala

Sebelum ditaklukkan oleh Pemerintah Belanda pada tahun 1904 wilayah Kabupaten Donggala adalah wilayah Pemerintah raja-raja yang berdiri sendiri-sendiri yaitu :
Kerajaan Palu
Kerajaan Sigi Dolo
Kerajaan Kulawi
Kerajaan Biromaru
Kerajaan Banawa
Kerajaan Tawaili
Kerajaan Parigi
Kerajaan Moutong

Selain kerajaan tersebut diatas masih ada lagi kerajaan lain yang perlu diteliti secara mendalam keberadaannya, tempat pemerintahannya dan hubungannya dengan kerajaan tersebut diatas.

Gelar Pejabat Pemerintah pada waktu itu disebut : MAGAU, MADIKA, LANGGA NUNU, GALARA, PABISARA, dan lain-lain.

Struktur, nama dan jabatan aparat kerajaan dan jumlah Dewan Adat ditetapkan menurut kondisi, bahasa dan adat istiadat yang berlaku dan membudaya oleh masyarakat pada daerahnya masing-masing, ada yang sama dan ada pula yang berbeda.

Kedatangan Bangsa Belanda dengan maksud menjajah daerah ini disambut dengan perlawanan oleh Raja-raja bersama rakyatnya, sehingga perang pun tidak terhindarkan. Sejarah mencatat pecahnya perang dibeberapa tempat, dimana rakyat melakukan perlawanan terhadap kolonial Belanda, seperti :
Perang Sigi Dolo,Perang Kulawi, Perang Banawa, Perang Palu, Perang Tatanga, Perang Tombolotutu, Perlawanan Rakyat Parigi, dan lain-lain.

Pemerintah Hindia Belanda dengan Politik “Devide Et Impera” atau politik adu domba terhadap tujuh kerajaan tersebut, bertujuan untuk melemahkan dan melumpuhkan kekuatan raja-raja. Perang tersebut diakhiri dengan penandatangan perjanjian yang dikenal dengan “Korte Vorklaring” yang intinya adalah : Pengakuan terhadap kekuasaan Belanda atas wilayah-wilayah kerajaan.

Setelah wilayah-wilayah kerajaan ditaklukkan, dan berdasarkan desentralisasi  Wet 1904, maka seluruh daerah kekuasaan raja-raja tersebut dijadikan  Wilayah  Administratif berupa distrik dan onder distrik. Dari beberapa  distrik  ini  bergabung menjadi wilayah Swapraja atau Landschep (Zell Ghurturende Landschappend) sebagai dasar untuk mengatur pemerintahan  dalam wilayah-wilayah kerajaan yang telah ada pada waktu itu.

Dalam perkembangan selanjutnya daerah ini yang merupakan bagian dari wilayah Sulawesi Tengah dijadikan afdeling Donggala yang meliputi:

a. Onder afdeling Palu terdiri dari ;
• landschap Kulawi di Kulawi
• landschap Sigi Dolo di Biromaru
• landschap Palu di Palu

b. Onder afdeling Parigi terdiri dari :
• landschap Parigi di Parigi
• landschap Moutong di Moutong

c. Onder afdeling Donggala terdiri dari :
• landschap Banawa di Donggala
• landschap Tawaili di Tawaili

d. Onder afdeling Toli-toli
————————————————————————————————————————–
Peta Donggala, 1915

Donggala, peta, 1915. Sumber: pramaaartha pode, FB

Donggala, peta, 1915. Sumber: pramaaartha pode, FB

———————————————————————————————————————-
Sumber

Sejarah Kabupaten Donggala di Wiki: https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Donggala
– Sejarah Kabupaten Donggala: http://donggala.go.id/sejarah/


Foto foto

Pelabuhan Donggala, 1916.

Pelabuhan Donggala, 1916.

Donggala masyarakat 1901

Donggala masyarakat 1901

Parigi - COLLECTIE TROPENMUSEUM Parigi

Parigi – Sumber foto: Coll. Tropenmuseum, Netherlands

Donggala Circa 1924.

Donggala Circa 1924.

Tempat duduk para petinggi belanda di gunung bale Donggala.

Tempat duduk para petinggi belanda di gunung bale Donggala.

Donggala, Kulawi - COLLECTIE TROPENMUSEUM De 'Marego' dans te Kulawi Donggala

Donggala, Kulawi, Tarian ‘Marego’di Kulawi Donggala – Coll. Tropenmuseum, Netherlands

Donggala, Kulawi COLLECTIE TROPENMUSEUM Parigi pangeran dan putri suku Kulawi

Donggala, Kulawi, Parigi pangeran dan putri suku Kulawi. Sumber foto: Coll. Tropenmuseum, Netherlands

——————————————————————————————————————————-

 

 

 

Advertisements

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: