Landu, kerajaan / P. Rote – prov. Nusa Tenggara Timur

Kerajaan Landu, ibukota Daeurendale. Pulau Rote. Kab. Rote Ndao, Prov. Nusa Tenggara Timur.

The kingdom of Landu, capital Daeurendale. Island of Rote. District of Rote Ndao. Prov. Nusa Tenggara Timur.
For english, click here

Lokasi pulau Rote

———————–
Kerajaan-kerajaan di pulau Rote: lokasi kerajaan Landu


* Foto foto kerajaan Landu: link

* Foto raja-raja yang masih ada di Rote: link
*
Foto raja-raja dulu di pulau Rote: link
*
Foto istana / rumah raja-raja di pulau Rote: link
* Foto suku Rote: link


Tentang raja sekarang

Pewaris kerajaan sekarang (2017): Hendrik Willem Johannis, chief raja dynasty of Landu with his ratu and daughter.

Manek, atau Raja Landu, Marthen Matheos Johannis, adalah raja terakhir yang berkuasa di Indonesia sampai dia meninggal 18-3-2008. Ia memerintah 1960-1966. Sebenarnya saudaranya adalah putra mahkota, tapi dia sudah hakim di kota besar Kupang di pulau terdekat Timor, jadi dia memberikan hak kepada martabat kepada adiknya. Landu dianggap sebagai yang kerajaan tertua dan budayanya paling dihormati di pulau Rote. Terletak di semenanjung, yang koneksi melalui tanah dibanjiri bagian dari (setengah ca. tahun) tahun, itu sebabnya orang-orang Landu tidak terlalu banyak dicampur dengan orang lain. Orang Eropa berpikir, bahwa orang-orang Landu sebenarnya campuran orang Portugis dan Melayu. Kadang-kadang mereka terlihat sangat mirip orang Arab.
Kepala dinasti ini adalah anaknya tertua dan dia sebelum walikota kota kerajaan di daerah Landu; saat ini disebut Sotimori.
– Sumber: http://www.indonesiatraveling.com/nusatenggara/nusa-tenggara-dynasties/old-dynasties-rote-savu-sumba/28713-landu-manek-marthen-matheos-johannis.html

Pertemuan para manek Rote tahun 1930-an.
Ke-3 dari kiri: Thobias Malelak dari Keka (meninggal 1966),
Ke-4 dari kiri: Christian Paul Manubulu dari Korbafo (1926-1989),
Ke-5 dari kiri: DL Detaq dari Baa (meninggal 1938),
Ke-6 dari kiri: tidak diketahui,
Ke-7 dari kiri: Yusuf William Johannis dari Landu (1916-1961). Matheos Yusuf William Johannis ini adalah keturuan dari raja-raja Landu yang terlibat pertikaian di tahun 1756 yang berakhir dengan pembantaian oleh VOC. [Sumber: dipersembahkan oelh Middelkoop kepada KITLV].


Sejarah / History kerajaan Landu

Kerajaan Landu adalah satu kerajaan dari 19 kerajaan di Pulau Rote.
Rote adalah sebuah pulau yang dahulu dikenal dengan sebutan “Lolo Neo Do Tenu Hatu” sebagian lagi menyebutnya dengan nama “Nes Do Male” atau “Lino Do Nes” yang berarti pulau yang sunyi dan tidak berpenghuni. Nama atau sebutan Rote berawal dari kedatangan pedagang-pedagang Portugis dan kegiatan misionaris di Indonesia sejak tahun 1512 hingga 1605.

Sumber: link

Interior dari sebuah rumah Manek Matheos Yoesoef Johannis (kiri) dari Landu, di Rote sekitar tahun 1925. [sumber:KITLV]. Sumber: http://satutimor.com/landu-affair-1756-mengapa-nusak-landu-jarang-penduduknya.php

Interior dari sebuah rumah Manek Matheos Yoesoef Johannis (kiri) dari Landu, di Rote sekitar tahun 1925. [sumber:KITLV]. Sumber: http://satutimor.com/landu-affair-1756-mengapa-nusak-landu-jarang-penduduknya.php


Daftar 19 kerajaan di Rote

1. Baa: berada di kepulauan Rote, Barat Daya Pulau Timor, dibentuk tahun 1691.
2. Bilba.
3. Bokai: Didirikan 1756.
4. Dehla: berada di kepulauan Rote, Barat daya Pulau Timor. Dehla melepaskan diri dari Oenale dan didirikan pada tahun 1800-an.
5. Dengka: kerajaan terbesar dari 19 kerajaan yang berada di Pulau Rote.
6. Diu: kadang berada di bawah kekuasaan Korbafo, didirikan pada 1691.
7. Keka: berada di kepulauan Rote, barat daya dari Timor. Keka melepaskan diri dari Termanu tahun 1772.
8. Korbafo: berada di kepulauan Rote, barat daya dari Timor.
9. Landu: kerajaan yang paling tua dari 19 kerajaan kelompok pulau Rote, terletak di barat-day Timor.
10. Lelain: berada di pulau Rote, barat-daya Timor. Sebelum Lelain menjadi kerajaan terpisah sendiri tahun 1690, Lelain melepaskan diri dari Bokai.
11. Lelenuk: berada di pulau Rote, barat-daya Timor. Kerajaan melepaskan diri dari Termanu dan dibentuk tahun 1772
12. Loleh: berada di pulau Rote, barat-daya Timor. Dikuasai oleh Termanu tahun 1730.
13. Ndao: berada di pulau Rote, Barat-daya dari Timor.
14. OEnale: berada di Kepulauan Rote , barat daya Timor.
15. OEpao: berada di Kepulauan Rote, barat daya Timor. Didirikan tahun 1691.
16. Ringgouw: berada di Kepulauan Rote, barat daya Pulau Timor, didirikan pada 1691.
17. TalaE: berada di Kepulauan Rote, barat daya Timor.
18. Termanu: berada di kepulauan Rote, barat daya Timor.
19. Thie: berada di kepulauan Rote, barat daya Timor. Dari 1730 sampai 1756, Manek dari Thie pergi bersama Maneks dari OEpao, Loleh, Baa dan Lelain ke Jawa untuk mempelajari lebih lanjut agama  kristen.
.
Penamaan nusak oleh para peneliti: De Clercq tahun 1878 menyebut Nusak ti, Nusak lole, Nusak ba’a, Nusak termano, Nusak talae, Nusak korbafo, Nusak Rênggo, Nusak oepau, Nusak diu, Nusak lelenuk, Nusak bokai, Nusak dela, Nusak oenale, Nusak lelain, Nusak dengka, Pulau bibi (kambing) termasuk landu, Pulau ayana dan nusandau termasuk dengka, Pulau nuse termasuk oenale, Pulau do’o termasuk ndao, Pulau ndana, nusalai, landu, samao, tebuin, dan nusamanuk termasuk Thie.

– Sumber / Source:  http://leksilion-rote.blogspot.co.id/2011/09/nusak-di-pulau-rote-leksi-ingguoe.html

Raja of Landu in ca 1928. – Sumber foto: donald tick, ind. royalty expert, Facebook


Sejarah kerajaan-kerajaan di pulau Rote

Sebelum 1500

Pendaratan penduduk awal secara bergelombang dan terpisah-pisah, hingga terbentuk sistem kemaysarakatan seperti Leo dan Nusak, terjadi kontestasi perebutan daerah-daerah subur dan padang penggembalaan, misalnya legenda Sabalo dan Sabadai dari Nusak Bokai.

Abad ke-16

– 1522: Sisa awak kapal Magelhan singgah di Pulau Rote. Pulau Rote pertama kali ditulis dengan nama Rote.

Abad ke-17

– 1621:  Misi dominikan pertama di Pulau Rote dan Pulau Sabu
– 1653:  Nusak Landu, Nusak Oepao, Nusak Ringgou dan Nusak Bilba bersumpah setia kepada Ter Horst seorang pejabat kompeni di Kupang
– 1654:  Ekspedisi Ter Horst ke Pulau Rote untuk memperkuat sekutu Belanda tadi (Nusak Landu, Nusak Oepao, Nusak Ringgou dan Nusak Bilba)
– 1656:  Belanda mulai mencatat tentang keberadaan Nusak. Arnol de Flaming mengatakan bahwa kejadian-kejadian di Rote terpecah dua antar yang mendukung Portugis dan yang mendukung Belanda. Dengka, Baa, Loleh dan Bau Dale memihak Portugis
– 1656-1658:  Dengka, Loleh, Baa dan Bau Dale diduduki paksa oleh Belanda
– 1658:  Dengka, Loleh, Baa dan Bau Dale menyerang Nusak tetangga untuk membayar denda kepada kompeni
– 1660:  Dengka Loleh, Baa, dan Bau Dale kembali diserang oleh Belanda
– 1661:  Loleh diserang oleh Belanda, 500 orang Lole mati
– 1662:  Perjanjian Paravicini, Nusak Dengka, Termanu, Korbaffo, dan Nusak Bilba diakui keberadaannya oleh Belanda
– 1676:  Belanda menyerang Nusak Dengka dan Loleh
– 1679: Belanda pertama kali mengirimkan orang Rote untuk belajar bahasa Melayu
– 1690-1691: Pergolakan wilayah-wilayah tertentu untuk meminta pemerintahan [Journal of NTT Studies] Vol 1 No 1: 72 sendiri.

Abad ke-18

– 1755:  Sekolah pertama di Pulau Rote berdiri sendiri
– 1756:  Pengakuan eksistensi Nusak Diu dan Bokai. Juga pertama kali dibuat sekolah dengan sistem Rote.
– 1760:  Nusak Landu, Ringgou, Oesapo, Baa, Lelain (Ossipokah), Thie, Loleh dan Oenale diakui oleh Belanda
– 1772:  Lelenuk memisahkan diri dari Bokai & Talae memisahkan diri dari Keka

Abad ke-19

Pengakuan terhadap Nusak Diu
– 1818-1819: Rakyat Hoi Ledo dibuang ke Babau (Kupang) karena ingin memisahkan diri dari Termanu
– 1874: Manek Thie, FoE Mbura, dibunuh di wilayah Nusak Termanu. Dikarenakan persaingan Nusak Termanu untuk memperoleh pengaruh terhadap Belanda. Raja Termanu kemudian diberhentikan dari jabatannya kemudian digantikan oleh adiknya.
– 1879: Pulau Rote dijadikan satu Onder Afdeling

Abad ke-20

– 1908: Penetapan batas Thia dan Dengka di Danau Tua
– 1909: Penyatuan beberapa Nusak
– 1911: Sengketa Thie dan Dengka dengan persoalan Danau Tua kembali mencuat. Beberapa Manek di buang ke luar pulau Rote karena menentang kebijakan Belanda pada 1909
– 1925:  Pencabutan batas Nusak antara Nusak Thie dan Nusak Dengka oleh Manek Thie, ia dibuang ke Alor.
– 1928:  Rote dibentuk menjadi sebuah selbestuur
– 1935:  Gejolak di Bo’a (Nusak Delha) menentang penagihan pajak oleh Belanda
– 1945:  Sengketa antara Thie dan Dengka dengan persoalan batas Nusak
– 1950:  Pembentukan Dewan Pemerintah Daerah Sementara Swapraja Rote Ndao

Lokasi Rote, tahun 1748


Sumber / Source

Untuk info tambahan tentang kerajaan-kerajaan di pulau Rote: Donald Tick: https://www.facebook.com/Manek-of-Rote-Ndao-832442366958194/

– Sejarah timbulnya kerajaan di Rote:  http://sajjacob.blogspot.co.id/2015/01/sejarah-timbulnya-kerajaan-di-pulau.html
– 19 kerajaan di Rote:  http://leksilion-rote.blogspot.co.id/2011/09/nusak-di-pulau-rote-leksi-ingguoe.html
– Nama nusak (kerajaan) di Rote: http://malole80.blogspot.co.id/2015/10/nama-nama-nusak-kerajaan-di-rote.html
Sejarah kepulauan Rote di Wiki: link
Asal usul Rote: http://yeridami.blogspot.co.id/p/asal-usul-rote.html
– Tentang suku Rote: http://suku-dunia.blogspot.co.id/2014/11/sejarah-suku-rote-nusa-tenggara-timur.html
– Bagaimana orang Rote mengakali belanda dalam pemerintahan: http://satutimor.com/bagaimana-orang-rote-mengakali-belanda-dalam-pemerintahan.php


 

3 Comments

3 thoughts on “Landu, kerajaan / P. Rote – prov. Nusa Tenggara Timur

  1. Pingback: Talae, Sejarah Kerajaan Pulau Rote : SAUDALE.com

  2. Francesca

    My father explained that the above Johannis AKA Johannes are not of Arab descendant nor Portuguese at all, but of Indian origin as the Johannis are originally from Savu Island and Savunese are of Indian origins. The last king himself met my father in my father’s younger years (as my father lived with them in Landu). The king knew where my father came from and the king (Matheos) explained my father who his Savunese relatives are back on the Savu Island as they happened to be also very close relatives to my father in Savu and are from the same place. My father is from East Savu’s ancient Kingdom called Kudji Ratoe/Kujratu. Kujiratu is a name derived from the term Gujarati as our Indian/Savunese ancestors are known to have come Gujarat, Mumbay, precisely from bay of Cambay.

    • Sultans in Indonesia

      Thank you very much for your interesting mail.
      Are we allowed to publish your mail on our website ?
      Thank you,
      Paul,
      publisher website.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

<span>%d</span> bloggers like this: