Lamatti, kerajaan / Sul. Selatan – Kab. Sinjai

Kerajaan Lamatti, terletak di Sulawesi, Kab. Sinjai, prov. Sulawesi Selatan.

Lokasi kabupaten Sinjai

Provinsi Sulawesi Selatan (hijau)

Provinsi Sulawesi Selatan (hijau)


* Foto foto Sulawesi dulu, suku Sulawesi dan situs kuno: link


Sejarah kerajaan Lamatti

Kabupaten Sinjai mempunyai nilai historis tersendiri, dibanding dengan kabupaten-kabupaten yang di Provinsi Sulawesi Selatan. Dulu terdiri dari beberapa kerajaan-kerajaan, seperti kerajaan yang tergabung dalam federasi Tellu Limpoe dan kerajaan2 yang tergabung dalam federasi Pitu Limpoe.
Tellu Limpoe terdiri dari kerajaan-kerajaan yang berada dekat pesisir pantai yakni Kerajaan yakni:
* Tondong,
* Bulo-bulo dan
* Lamatti.

Federasi Pitu Limpoe adalah kerajaan-kerajaan yang berada di daratan tinggi yakni:
* Turungen,
* Manimpahoi,
* Terasa,
* Pao,
* Manipi,
* Suka dan
* Bala Suka.

Dalam lontara susunan raja-raja yang ada di Sinjai pada masa lampau, bahwa yang pertama menjadi Raja dan Arung ialah Manurung Tanralili, yang kemudian dikenal dengan gelar Timpae Tana atau To Pasaja. Keturunan Puatta Timpae Tana atau To Pasaja merupakan cikal bakal dan pendiri Kerajaan Tondong, Bulo-bulo dan Lamatti. Adapun kerajaan yang pertama berkembang di wilayah Pitu Limpoe adalah Kerajaan Turungeng, Rajanya adalah seorang wanita yang diperistrikan oleh Putra Raja Tallo.

– Sejarah lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Sinjai

Peta Sulawesi Selatan tahun 1909
klik peta untuk besar


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Sumber

Tentang federasi Tellu Limpoe federasi Pitu Limpoe: https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Sinjai
– Sejarah Sinjai dan Lamatti: https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Sinjai


Foto

Foto di bawah: klik untuk besar !

Raja kerajaan Banawa, Palu, Tawaeli, Lamatti

Raja kerajaan Banawa, Palu, Tawaeli, Lamatti


Benteng Balanipa

Benteng Balangnipa, Kabupaten Sinjai (utara). Lokasi Benteng ini berjarak 220,5 km dari kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Benteng ini di dirikan oleh salah satu aliansi dari kerajaan Lamatti, Bulo-Bulo dan Tondong yang lasim di sebut kerajaan TELLU LIMPOE. Benteng ini untuk melindungi kerajaan Tellu Limpoe yang rapu pada saat itu karena pertarungan yang sangat hebat antara kerajaan Gowa yang di mulai pada masa pemerintahan Raja Gowa ke 9 Daeng Matanre Karaeng Manguntungi Tumapparisi Kallongna, dengan kerajaan kerajaan sekitarnya. Fungsi benteng ini dulunya sebagai pusat penumpasaan dan penahanan perampok yang berhasil ditngkap atas pemintaan Kerajaan Bone. Benteng Balanipa. Bangunan benteng dengan arsitektur khas Eropa awal abad 19 ini masih berdiri kokoh, dan dimanfaatkan sebagai kantor Dinas Pariwisata. Bangunan ini berdinding tebal dan memiliki ruang-ruang tahanan.

– Sumber: http://utility-share.blogspot.co.id/2015/03/wisata-alam-kota-sinjai.html


 

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: