Lamatti, kerajaan / Prov. Sulawesi Selatan – kab. Sinjai

Kerajaan Lamatti, terletak di Sulawesi, Kab. Sinjai, prov. Sulawesi Selatan.
Kerajaan Lamatti, Tondong, dan Bulo-Bulo, yang tergabung dalam aliansi yang disebut Tellu Limpoe pada abad ke-16 Masehi.

Kingdom of  Lamatti, is located on Sulawesi, Kab. Sinjai, prov. Sulawesi Selatan. This kingdom was part of the federation Tellu Limpoe in the 16th century.
For english, click here

Lokasi kabupaten Sinjai


Garis kerajaan-kerajaan di Sulawesi: link


Foto kerajaan-kerajaan di Sulawesi

* Foto sultan dan raja yang masih ada di Sulawesi: link
* Foto sultan dan raja di Sulawesi dulu: link
* Foto istana kerajaan2 di Sulawesi: link


KERAJAAN LAMATTI

Sejarah kerajaan Lamatti

Kerajaan Lamatti, kerajaan Tondong, dan kerajaan Bulo-Bulo tergabung dalam aliansi yang disebut Tellu Limpoe pada abad ke-16 Masehi.

Kerajaan Lamatti didirikan oleh pasangan suami-istri yakni Baso Lamuru Dg. Besse Raja dan diangkatlah Baso Makkarodda (adik dari Besse Raja) menjadi Raja Lamatti yang pertama atas kesepakatan dari Bongki-Panreng, akan tetapi pada masa-masa selanjutnya kerajaan Lamatti terus di landa konflik antara kelompok “Punna Wanua Dg. Punna Tana” yang berkepanjangan yang sulit selesaikan diantara mereka dan mereka tidak ada saling percaya.

Kedatangan anak Raja Bulo-Bulo ke-3 La Maliampulu yang bernama Pakkalibulu berhasil mempersatukan kembali kelompok yang bertakai di Lamatti dan akhirnya berhasil menjadikan kerajaan Lamatti sebagai yang stabil dan damai kembali atau disebut “mula makkelo” ri Lamatti.


DAFTAR DAN SEJARAH KERAJAAN2 DI SINJAI / PITU LIMPOE DAN TELLU LIMPOE

Untuk daftar dan sejarah kerajaan-kerajaan di Sinjai, dan penjelasan Pitu Limpoe dan Tellu Limpoe, klik di sini.

Wilayah Sinjai, dan Tellu Limpoe dan Pitu Limpoe, 1668 M

Sinjai


Benteng Balanipa

Benteng Balangnipa, Kabupaten Sinjai (utara). Lokasi Benteng ini berjarak 220,5 km dari kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Benteng ini di dirikan oleh salah satu aliansi dari kerajaan Lamatti, Bulo-Bulo dan Tondong yang lasim di sebut kerajaan TELLU LIMPOE. Benteng ini untuk melindungi kerajaan Tellu Limpoe yang rapu pada saat itu karena pertarungan yang sangat hebat antara kerajaan Gowa yang di mulai pada masa pemerintahan Raja Gowa ke 9 Daeng Matanre Karaeng Manguntungi Tumapparisi Kallongna, dengan kerajaan kerajaan sekitarnya. Fungsi benteng ini dulunya sebagai pusat penumpasaan dan penahanan perampok yang berhasil ditngkap atas pemintaan Kerajaan Bone. Benteng Balanipa. Bangunan benteng dengan arsitektur khas Eropa awal abad 19 ini masih berdiri kokoh, dan dimanfaatkan sebagai kantor Dinas Pariwisata. Bangunan ini berdinding tebal dan memiliki ruang-ruang tahanan.

– Sumber: http://utility-share.blogspot.co.id/2015/03/wisata-alam-kota-sinjai.html


Sumber sejarah wilayah Sinjai / Pitu Limpu dan Tellu Limpu

Sejarah: https://www.sinjaikab.go.id
Sejarah: https://kemenag.sinjaikab.go.id/
Sejarah: https://p2k.unkris.ac.id/ c
– Sejarah: http://yayasanhajiabuukkusu.blogspot.com/


Raja kerajaan Banawa, Palu, Tawaeli, dan berdiri kanan: raja Lamatti, 1920

———————
Berdiri dari kiri ke kanan: Raja Lamatti, pabiccara dari Sigi, pangeran Risa dan Tometonda


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: