Hatu Hatukaturu Henamantelu, Negeri / Maluku – Ambon

Negeri Hatu Hatukaturu Henamantelu adalah desa di pulau Ambon, kecamatan Leihitu Barat, pulau Ambon, Kabupaten Maluku tengah, prov. Maluku.

klik foto untuk besar !

Ambon

Prov. Maluku

Prov. Maluku

Peta satelite Hatu: http://www.maps7.com/id/Hatu,%20Leihitu%20Barat,%20Maluku%20Tengah,%20Maluku,%20Indonesia.html#.Vkk1xV73jZ4


* Video negeri Hatu: link

* Foto negeri, kerajaan dan suku di Maluku: link


Sejarah Negeri Hatu

Negeri Hatu  memiliki komunitas masyarakat yang majemuk. Sejarah mencatat bahwa asal mulanya kedatangan bangsa-bangsa di Negeri Hatu pertama kali oleh bangsa Alifuru yang terdiri  atas empat marga, kemudian dikelompokan dalam suatu komunitas  kecil yang dikenal dengan nama Soa Souhuat. Selanjutnya datang lagi  komunitas bangsa kedua yang disebut Soa Hatulessy, terdiri atas empat marga. Kemudian bangsa yang ke tiga dikenal dengan nama Soa Malupang hanya terdiri atas satu marga. Ke tiga kelompok soa ini hidup menempati tempat yang terpisah,  masing-masing komunitas hidup dalam suatu persekutuan, dan tetap menjalin kebersamaan hidup yang baik diantara ketiga soa tersebut. Dalam wujud kehidupan yang dilandasi pada asas kebersamaan ini, maka ketiga soa  ini memandang perlu untuk membentuk suatu komunitas yang besar yang diberi nama  Aman atau Negeri. Aman atau Negeri yang terbentuk inilah yang dikenal dengan nama Negeri Hatu (Hatukaturu Henamantelu).
Setelah Negeri telah terbentuk dan masuknya Penjajah silih berganti (Portugis, Inggris dan Belanda) di Bumi Indonesia dan lebih khusus di Maluku yang berkuasa sekian tahun lamanya, disaat itu pula Penjajah Belanda membentuk sistem-sistem  Pemerintahan bagi Negeri-negeri di seluruh Maluku, termasuk salah satunya Negeri adat adalah Negeri Hatu. Perkembangan demi perkembangan maka mulailah berdatangan marga-marga dari berbagai asal yang datang mendiami Negeri Hatu dan bergabung ke dalam masing-masing Soa di atas dan perkembanganya sampai sekarang.

– Sumber: https://hatunegeriku.wordpress.com/about-hatu/

klik peta untuk besa

Ambon tahun 1617

Ambon tahun 1667


Struktur pemerintahan dan masyarakat negeri negeri di Maluku

Negeri negeri Maluku memiliki sistem pemerintahan sendiri. Susunan pemerintahan berdiri atas:
– Raja,
– Saniri,
– Soa,
– Kewang,
– Fam,
– Matinyo.

Untuk penjelasan susunan pemerintahan: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/maluku/struktur-pemerintahan-dan-masyarakat-negeri-maluku/


Tentang Soa negeri Hatu

1) Soa Souhua

Bangsa pertama yang mula-mula mendiami Negeri Hatu ini yang akan melakukan Tarian Adat pembukaan dalam setiap acara-acara penting dan acara-acara adat yang dilaksanakan dengan ciri khas budayanya yaitu Alifuru.
Alifuru
berasal dari kata “Alif” yang artinya Pertama dan “Uru” yang artinya Manusia.

Alifuru berarti orang yang pertama mendiami tempat.  Marga-marga yang dikenal dari bangsa ini adalah :

  1. Salamahu
  2. Hehamoni
  3. Tipawael
  4. Risteru

Keempat marga ini kemudian dinamakan Soa Souhuat. Mereka dipimpin oleh seorang puteri. Tempat tinggal mereka bernama Kamula. Asal mereka bernama Nusa Ina Pulau Ibu.

2) Soa Hatulessy

Bangsa kedua yang datang mendiami Negeri Hatu adalah marga-marga tersebut dibawah:

  1. Mamputty yang datang dari Piru. Mereka datang dengan membawa 2 (dua) cabang batang kalam susu
  2. Pikallima yang datang dari Maluku Utara (Weda). Mereka datang dengan membawa 5 (lima) buah piring
  3. Halatu yang datang dari Amahai
  4. Lena-Lena Latuconsina yang datang dari Pelau (pulau Haruku) ke Wakasiu kemudian berpindah ke Hatu. Kapitan ini datang dengan cara lena (berjalan) diatas batu dengan membawa jala dan seekor anjing.

3) Soa Malupang

Bangsa ketiga yang datang mendiami Negeri Hatu adalah keluarga besar Risanusu yang berasal dari Gorom (Nusa Ina). Mereka datang mengambang dalam gelombang membawa 40 orang perempuan dan 3 orang laki-laki. Ketiga orang laki-laki tersebut bertugas sebagai jurumudi, majoma (orang yang duduk paling depan di perahu) dan yang satu berada di tengah. Keluarga besar ini terombang-ambing dilautan sambil sai (panggayo/mendayung) hasa-hasa dengan wele (memperdengarkan) suara menyanyi.

– Sumber: https://hatunegeriku.wordpress.com/2011/01/14/acara-adat-negeri-hatu/


klik peta untuk besar

Peta Maluku 1640 (Gilolo = Halmahera)

Peta Maluku / Sulawesi 1683

Peta Maluku / Sulawesi 1740


Sumber

– Tentang Negeri Hatu: https://hatunegeriku.wordpress.com/2011/01/14/acara-adat-negeri-hatu/
– Tentang Negeri Hatu: http://juliansoplanit.blogspot.co.id/2012/07/negri-hatu.html
Soa di negeri Hatu: https://hatunegeriku.wordpress.com/2011/01/14/acara-adat-negeri-hatu/
————————
– Struktur pemerintahan dan masyarakat Negeri di Maluku: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/maluku/struktur-pemerintahan-dan-masyarakat-negeri-maluku/
Sejarah Maluku: http://pelangimaluku.blogspot.co.id/2008/05/sejarah-maluku.html
– Sejarah Maluku: http://juliansoplanit.blogspot.co.id/2011/03/maluku-merupakan-salah-satu-propinsi.html
Sejarah Maluku: https://singalodaya.wordpress.com/2009/10/07/sejarah-maluku/comment-page-1/
.
Suku di Maluku: http://protomalayans.blogspot.co.id/2012/08/suku-di-maluku.html
– Suku di Maluku: http://www.lasamahu.com/2011/06/mengenal-suku-maluku-dari-dekat.html
– Asal usul penduduk Maluku:
http://www.angelfire.com/home/SiAPAPorto/asal_usul_mal.htm

Facebook

– Negeri Hatu di Facebook


Foto

Raja Hatu & Isteri bersama Staff Desa. Sumber foto: https://hatunegeriku.wordpress.com/hatu-bakudapa/bantuan-penghijauan/


hatu1


 

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: