Sadeng, kerajaan / Prov. Jawa Timur – kab. Jember

Kerajaan Sadeng terletak di Prov. Jawa Timur, Kab. Jember, kecamatan Puger. Penghancuran kerajaan Sadeng oleh tentara Majapahit terjadi pada tahun 1331.

The kingdom of Sadeng was located on Jawa, Prov. Jawa Timur, Kab. Jember, kecamatan Puger.
For english, click here

Lokasi Puger, kab. Jember


* Foto Jawa dulu dan situs kuno di Jawa: link


Sejarah kerajaan Sadeng

Dalam Kakawin Negarakretagama disebutkan, jauh sebelum pemerintahan Prabu Hayam Wuruk (Kerajaan Majapahit), di daerah Jember atau tepatnya di kawasan Kecamatan Puger, pernah berdiri kerajaan kecil. Nama kerajaan ini dalam kita kuno tulisan Mpu Prapanca, disebut Sadeng dan terletak di sekitar muara Sungai Bedadung.
Kerajaan Sadeng ini akhirnya hancur, setelah pasukan Majapahit, pada masa pemerintahan Prabu Tribuwana Tunggadewi (1328-1350), menumpas habis. Penyerbuan tentara Majapahit ke Kerajaan Sadeng, yang dikenal dengan nama ekspedisi Pasadeng ini dipimpin oleh Patih Gajah Mada.
Dalam Kakawin Negarakretagama ditulis, bahwa penghancuran Kerajaan Sadeng oleh tentara Majapahit terjadi pada tahun 1331 AD (Anno Domini). Dari penjelasan Kitab Negarakretagama, yang selesai digubah oleh penulisanya, Mpu Prapanca, pada bulan Aswina 1287 Saka (September Oktober 1365, hal. 299), setidaknya ada gambaran, bahwa di wilayah Kabupaten Jember pada masa itu telah terjadi peristiwa heroik, dimana masyarakat Sadeng (baca: Kabupaten Jember) melakukan perlawanan atas agresi Majapahit.


Peta kuno Jawa

Klik di sini untuk peta kuno Jawa tahun 1598, 1612, 1614, 1659, 1660, 1706, 1800-an, awal abad ke-18, 1840.

Jawa, awal abad ke-18

1234


Sumber

Sejarah kerajaan Sadeng: https://id.wikipedia.org/wiki/Sadeng
– Sejarah kerajaan Sadeng:
 http://lontarnews.blogspot.co.id/2010/01/kerajaan-sadeng.html
– Sejarah kerajaan Sadeng: https://daerah.sindonews.com/read/945684/29/gajah-mada-dan-persaingan-menumpas-pemberontakan-sadeng-1420295177
– Pemberontakan Sadeng dan Keta: http://www.1000monarki.com/2017/10/1331-pemberontakan-sadeng-dan-keta.html