* FOTO kesultanan Ternate

Sultan ke-49 kesultanan Ternate: Syarifuddin Bin Iskandar Muhammad Djabir Sjah
4 sept. 2016: Takhta kesultanan Ternate resmi diisi oleh Syarifuddin Bin Iskandar Muhammad Djabir Sjah. Sultan ke-49 itu diangkat dan dilantik oleh Kimalaha Tamadi dan Kimalaha Marsaoly, di Kadato Ici, Soa-Sio, Ternate Utara, Minggu malam.

——————

Sultan Syarifuddin saat sambutan tamu, 2018

——————
Sultan Syarifuddin

——————

 Sultan Syarifuddin Bin Iskandar Muhammad Djabir Sjah


 Sultan Ternate ke-48, Mudaffar II Sjah meninggal dunia pada tanggal 19 febr. 2015, berusia 79 tahun. Beliau menggantikan oleh Syarifuddin Bin Iskandar Muhammad Djabir Sjah

————————-

Sultan Ternate ke-48, Mudaffar II Sjah bersama isteri

————————-

Sultan Ternate ke-48, Mudaffar II Sjah bersama isteri

————————-

Sultan Ternate ke-48, Mudaffar II Sjah bersama isteri di istana tahun 2015. Beliau meninggal dunia pada tanggal 19 febr. 2015, berusia 79 tahun.

——————

juli 2016: Dewan ini (bobato2) akan pilih sultan Ternate baru.

Pemakaman Sultan Ternate ke-48, Mudaffar II Sjah, 19-02-2015

Pemakaman Sultan Ternate ke-48, Mudaffar II Sjah, 19-02-2015


Istana kesultanan Ternate

Mahkota kesultanan Ternate. Kesultanan yang berdiri sejak 1257 dengan Raja pertama yaitu Baab Mansyur Malamo. Mahkota kesultanan Ternate sudah ada sejak sultan pertama ini. Mahkota itu terbuat dari rambut, lempengan emas, dan dihiasi oleh kurang lebih 113 batu permata. Batu permata itu antara lain safir, intan, berlian, zamrud, dan batu-batu dari seluruh penjuru dunia.


Istana Ternate dulu

  Gerbang Kraton Kesultanan Ternate pada tahun 1905-1914

Ngara Lamo, gerbang Istana Sultan Ternate di tahun 1930-an

Regalia kesultanan Ternate


Sultan Ternate, Haji Muhammad Usman Sjah ibnu Sultan Ayanhar. Memerintah 11 juni 1902 – 7 july 1915. Kiri: foto, kanan:gambar.

—————-

Sultan Ternate dengan keluarganya tahun 1930 di ruang dalam kedaton.

—————-

Pengawal Sultan Ternate pada tahun 1910-an.

—————-

Sultan Usman dari kesultanan Ternate

—————-

Sultan Ternate bersama pejabat belanda.

—————-

Sultan Ternate ke-46 ini mengendarai sebuah motor klasik dan didampingi seorang petinggi Belanda dan dikelilingi oleh seluruh Bala dan Bobato Kesultanan yg menjabat pada saat itu.

—————-

Sultan Ternate

—————-

Sultan Iskandar Muhammad Jabir Syah. Foto diambil 1930.

———————–

Sultan of Ternate 1676

———————
Sultan Ternate dulu

—————-

Pernikahan Sultan Ternate di Bacan.

—————-

Foto (1902), Sultan Ayanhar, Sultan ke-44 Ternate.

—————-

Pendeta Jansen dan Controleur Riem sama putera yang sulung Sultan di depan istana Sultan Ternate.

—————-

Ilustrasi suasana Prosesi Jou Kolano Uci Sabea (prosesi arak2an mengiringi Sultan Ternate menuju ke mesjid kesultanan untuk sholat berjamaah) pada tahun 1601, (The king of Ternate attends the mosque 1601). Di ambil dari : Jacob Cornelisz van Neck: dalam “Het tvveede boeck, journael oft dagh-register”, halaman.41

—————-

Sultan Baabullah merupakan generasi ke-5, putra dari Sultan Khairun Janil, dengan silsilah sebagai berikut; Berawal dari Sultan Zainal Abidin (1485-1500). Generasi pertamanya adalah Sultan Bayanullah (1500-1522), kedua Sultan Maharani No.

—————-

Gunung Gamalama di pulau Ternate meletus tahun 1673, Ilustrasi diambil dari karya ‘Oud en Nieuw Oost-Indien’ oleh François Valentyn. bagian I, buku kedua, hal 332. Letusan padsa tahun ini tercatat mengakibatkan lelehan lahar dari puncak hingga ke laut seperti yang kita kenal dengan “batu angus” sekarang.


 

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: