Insana, kerajaan / P. Timor – Nusa Tenggara Timur

Kerajaan Insana terletak di pulau Timor, Kabupaten Timur Tengah Utara, prov. Nusa Tenggara Timor.

Klik foto untuk besar !

Kabupaten Timor Tengah Utara

Kabupaten Timor Tengah Utara

Provinsi Nusa Tenggara Timur

Provinsi Nusa Tenggara Timur


* Foto kerajaan Insana: link

* Foto kerajaan-kerajaan Timor: link
*
Foto situs kuno / megalitik di Timor: link


Raja kerajaan Insana

kerajaan indonesia: Taolin is the dynastyname of the 2nd/.new dynasty of Insana. There is also the keser/old raja dynasty / Usfinit !


Sejarah kerajaan Insana

For english, click here

Berdasarkan struktur pemerintahan kekuasaan pemerintahan Hindia Belanda tersebut maka Onderafdeeling Noord Miden Timor membawa 3 kepala swapraja, 18 kefetoran dan 176 temungkung.

  • Swapraja Miomaffo (Kepala Swapraja : G. A. Kono) memiliki 8 kefetoran masing-masing kefetoran Tunbaba, Manamas, Bikomi, noemuti, Nilulat, Noeltoko, Naktimun dan Aplal.
  • Swapraja Insana (Kepala Swapraja : L. A. N. Taolin) memiliki 5 kefetoran masing-masing kefetoran Oelolok, Ainan, Maubesi, Subun dan Fafinesu.
  • Swapraja Biboki (Kepala Swapraja L. T. Manlea) memiliki 5 kefetoran masing-masing kefetoran Ustetu, Oetasi, Bukifan, Taitoh dan Harneno.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Timor_Tengah_Utara

Raja Taolin yang bernama Lorensius Aloysius Nobas Taolin (lahir 10 Agustus 1914, mangkat 10 Februari 1991) memerintah Kerajaan Insana yang terletak di Kabupaten Timur Tengah Utara, Nusa Tenggara Timor hingga tahun 1970.
Kerajaan Insana yang berpusat di daerah Oelolok pada masa kejayaannya dikenal dengan pemerintahan yang maju dibidang pendidikan karena prinsip dari Raja Taolin yang mengedepankan kemajuan bagi rakyatnya terutama dibidang pendidikan. Raja Taolin juga memiliki perhatian terhadap seni budaya terutama tarian dan seni pahat. Hal ini dibuktikan dengan beberapa tarian yang dimodifikasi baik gerakan maupun komponen pendukung tarian yang diberikan sentuhan baru oleh Raja. Sedangkan untuk seni pahat, Raja Taolin mempunyai kemampuan dalam mendesain pahatan. Hasil desain dari Raja Taolin ini masih dapat kita saksikan di panel-panel yang dipajang di dinding Istananya.
Rasa hormat masyarakat akan kebesaran Kerajaan dan Raja Taolin masih berbekas hingga sekarang, hal ini ditunjukan dengan masih setianya masyarakat atau rakyat untuk datang ke Istana baik untuk berkunjung atau menyelesaikan masalah di Lopo yang terletak disamping istana. Simbol kerajaan yang masih tersisa hingga kini adalah adanya simbol Hitu, Taboy, Saijo dan Banusu yang terletak empat bagian di halaman depan istana yang melambangkan 4 amaf (marga) yang berada dibawah pemerintahan Kerajaan Insana. Makan Raja Taolin terletak tepat dibelakang Istana yang berada di Desa Oelolok Kabupaten Timur Tengah Utara. Terdapat juga makam orang tua Raja, istri dan beberapa anak Raja Taolin yang telah wafat. Saat ini Istana Raja Taolin ditempati dan juga dirawat oleh anak Raja Taolin yang pertama yaitu Th. L. Taolin.

– Sumber: link

Peta kerajaan-kerajaan di Timor tahun 1900


Istana kerajaan Insana

Palace, Sonai Oelolok. Rumah raja Taolin terletak di Oelolok, berjarak 35 km dari kota Kefamenanu.


Sejarah Timor

Menurut mitos rakyat setempat, pulau Timor dulunya adalah seekor buaya raksasa. Mitos ini sangat kuat hidup di bagian timur. Orang Timor Leste sendiri menamakan daerahnya secara tak resmi dengan “The Sleeping Crocodille” sang buaya tidur.

Pulau Timor dihuni sebagai bagian dari migrasi manusia yang telah membentuk Australasia secara lebih umum. Pada tahun 2011, bukti ditemukan pada manusia di Timor Timur pada 42.000 tahun yang lalu, di lokasi gua Jerimalai.
Sekitar 3000 SM, migrasi kedua membawa orang Melanesia. Orang-orang Veddo-Australoid sebelumnya mengundurkan diri saat ini ke pedalaman pegunungan. Akhirnya, proto-Melayu tiba dari Cina selatan dan Indocina utara.

Pulau Timor dijajah oleh Portugis pada abad ke-16; mengklaim pada tahun 1520. Para pelaut Portugis mungkin pertama kali tiba di Timor Timur sekitar tahun 1514. Penjelajah Eropa menemui beberapa kerajaan kecil di awal abad ke-16. Yang paling penting adalah Wehale di Timor Tengah.  Pada waktu itu, lereng-lereng bukit diliputi hutan kayu cendana. Perdagangan kayu cendana sangat menguntungkan, dan pohon-pohon ini saja sudah cukup menjadi alasan bagi orang Portugis untuk mendirikan pos perdagangan. Gereja Katolik juga berminat pada daerah itu dan ingin mengirim para misionaris untuk menobatkan penduduk pribumi. Kedua faktor ini menggerakkan orang Portugis untuk mulai menjadikan pulau ini jajahan mereka pada tahun 1556.
VOC Belanda tiba pada tahun 1640, mendesak Portugis ke Timor Lorosa’e dan bentuk koloni Belanda-Timor.
Pertengkaran antara Belanda dan Portugal akhirnya menghasilkan sebuah perjanjian tahun 1859 dimana Portugal menyerahkan bagian barat pulau tersebut ke Belanda.


Peta-peta kuno Timor

Untuk peta kuno Timor tahun 1521, 1550, 1600, 1650, 1733, 1700-an, 1762, 1900: klik di sini

Timor tahun 1521


Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Insana: http://insanaku.blogspot.co.id/2015/05/sejarah-kabupaten-timor-tengah-utara_13.html
– Tentang Raja Insana (2011):
  http://www.kerajaannusantara.com/id/news/404-Raja-Insana-Kunjungi-BKPBM-
Tentang Raja Insana, Taolin:  http://travel.detik.com/read/2010/12/09/090728/1512817/1025/mengenal-kerajaan-insana-dan-istana-raja-taolin
– Tentang dinasti Taolin: http://riaulingga.blogspot.co.id/2005/08/insana-west-timor-ntt.html
– Sejarah Kab. Timor Tengah Utara: https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Timor_Tengah_Utara


* Foto kerajaan Insana: link

Insana, Timor - Dr Theodorus (Olis) Taolin ). Foto Private Collection of D. Tick

Dr Theodorus (Olis) Taolin. Foto Private Collection of D. Tick, FB.


 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: