Helong, kerajaan / P. Timor – prov. Nusa Tenggara Timur

Kerajaan Helong berpusat di pulau Timor, kab. Kupang, prov. Nusa Tenggara timor.
Kerajaan Helong berdiri pada abad ke-16.
Kerajaan Kupang menjadi sebuah federasi pada tahun 1917, terdiri dari kerajaan-kerajaan kecil seperti Sonbai Kecil, Amabi, Amaabi-Oifetto, Foenay, TaEbenu dan Helong.

The kingdom of Helong is located on the island of Timor, region Kupang, prov. Nusa Tenggara timor.
This kingdom exists since the 16th century.
For english, click here

 Lokasi pulau Timor

————————————–
Kerajaan Kupang dan kerajaan-kerajaan lain di Timor barat, Peta 1911

Kerajaan-kerajaan di Timor barat, 1911


Foto kerajaan-kerajaan di Timor

* Foto raja-raja yang sekarang di Timor: link
* Foto raja-raja yang dulu di Timor: link
* Foto istana kerajaan di Timor: link


KERAJAAN HELONG

Tentang raja Helong (2017)

Raja Muda Salmon Bislissis adalah kepala utama dalam dinasti Raja-Raja Helong. Kerajaan itu juga disebut Kupang, sebelum kerajaan bersatu Kupang muncul menjadi ada pada 1917. Kupang dulu dibuat dari bagian barat dari Timor Barat. Kemudian orang Helong hanya memerintah di titik Barat Timor dan di pulau Semau. Setelah kematian Raja Christiaan D. Bissi Lissin pada tahun 1994 tidak ada Raja baru dan persaingan sedikit, siapa yang Royal paling penting dalam dinasti.
Pangeran Salon sekarang yang penting dalam dinasti.
Sumber: http://riaulingga.blogspot.co.id/2005/08/helong-west-timor-ntt.html

Prince Bisslissin, chief dynasty of Kupang Helong. 2005

Prince Bisslissin, chief dynasty of Kupang Helong. 2005


Sejarah kerajaan Helong

Kerajaan Helong merupakan salah satu kerajaan di dataran Pulau Timor yang menjadi bagian dari sejarah panjang dan cikal bakal berdirinya NTT.

Pada abad ke-16, tepatnya tahun 1516, Lisin Bai Silin –seorang suku asli dari bangsa Helong– mendirikan kerajaan Helong di wilayah dataran Pulau Seram. Namun, pada era selanjutnya, suku Helong bermigrasi ke Pulau Timor dan menetap di desa Bunibaun, lalu mendirikan kerajaan di wilayah Kupang.

Migrasi suku Helong, kemudian memicu gelombang migrasi suku-suku lain, seperti suku Rote, suku Pita’i, suku Taebenu, suku Sonbai dan suku Am’abi. Semua suku itu mendatangi kerajaan Helong, hingga akhirnya wilayah kekuasaan kerajaan Helong dibawah kekuasaan Raja Helong –yang kemudian lebih masyhur dengan sebutan Raja Kupang– semakin luas.

Pada tahun 1917, Kupang bertransformasi menjadi federasi, sehingga terpecahlah kerajaan besar menjadi kerajaan-kerajaan kecil; federasi ini terdiri dari kerajaan kecil Sonbai Kecil, Amabi, Amabi-Oifetto, Foenay, TaEbenu dan Helong.


Daftar raja Helong

Pada masa VOC/Pemerintahan Hindia Belanda terdapat 10 orang raja dari keturunan Lissin Bissin diantaranya yaitu:
* 1816-1826: Manas Bissi Ikemudian,
* 1872-1882: Manas Klomang Bissilisin urutan raja ke-6. Saat itu Raja Manas Klomang Bissilisin memperkenalkan sonaf Kai salun dengan anam Sonaf 3.  Setelah Raja Manas Klomang Bissilisin, Jabatan sebagai raja dipangku,
* 1882-1885: Leo Manas Bissilisin lalu,
* 1885-1908: Dean Manas Bissilisin lalu,
* 1908-1911: Soleman Pallo Bissilisin dan urutan raja ke-10 dijabat,
* 1911-1917: Salmun Pallo Bissilisin. Sesuai dengan penerapan system politik pemerintahan Belanda maka periode berikutnya jabatan raja diturunkan menjadi Fettor.
– Sumber: https://radarntt.co/daerah/2019/sejarah-kota-kupang-2/

Candidat Raja Helong,Yermived Bungtilu Bisilisin, putra dari Mr johanes Bisilisin. Foto 2014


Sejarah raja-raja kerajaan Helong

Berselang beberapa generasi Lissin Bissing (Lissin lai bissin) bermukim di Boni Baun. Periode berikutnya rombongan Lais-kodat (Lasi Kodat) menyusul, namun memilih tinggal diujung Tanjung (Lokasi Kantor Syah Bandar dan Mercusuar). Saat itu masyarakat memiliki dan mengakui tiga raja, yaitu Lain Kopan, Lissin Bissing dan Lais Kodat (Raja muda). Itulah yang menjadi cikal bakal lahirnya Kampung Kupang Tempo Doeloe.
Dari kisah ini terungkap bahwa Lai Kopan adalah Raja Pertama. Tugas utamanya telah merintis payung koordinasi kehidupan kemasyarakatan, pemerintahan dan perdagangan tradisional serta keamanan lingkungan bagi warganya. Raja kedua adalah yaitu Lissin Bissing (Lissin Lai Bissi) dinobatkan menggantikan bapaknya Lai Bissi untuk memimpin tiga puluh lima kepala keluarga dan anggotanya. Namun setibanya di Buni Baun, statusnya sebagai Raja menempati urutan kedua setelah Lai Topan (Lai Kopan) yang sudah lebih dulu diakui masyarakatnya sebagai Raja.

Data menunjukkan Raja Lissin Bissing dan putra mahkota Bissig lissin memangku jabatan pada masa prasejarah. Setelah itu disusul Raja KoEn Lai Bissi yang bergelar KoEn Am Tuan (KoEn Besar). Tergolong masa peralihan dari prasejarah memasuki masa sejarah. Menurut catatan pada masa kekuasaan KoEn Lai Bissi dan periode kekuasaan raja-raja selanjutnnya berjumlah 15 orang dan semuanya dari keturunan Lissin Bissin. Demikian pula pada masa VOC/Pemerintahan Hindia Belanda terdapat 10 orang Raja dari keturunan Lissin Bissin.


SEJARAH KERAJAAN-KERAJAAN DI TIMOR

Untuk sejarah kerajaan-kerajaan di Timor, klik di sini

Kerajaan di Nusa Tenggara Timur, 1900 M


Sumber kerajaan Helong

– Sejarah lengkap kerajaan Helong: https://radarntt.co/daerah/
– Sejarah kerajaan Helong: http://kupang.tribunnews.com/
– Tentang kerajaan Helong: http://sejarahastrologimetafisika.blogspot.co.id/
Tentang raja Helong: http://riaulingga.blogspot.co.id/

Sejarah kerajaan-kerajaan di pulau Timor

– Sejarah Timor: https://pulautimor.wordpress.com/sejarah-ntt/
– Sejarah Timor: https://id.wikipedia.org/wiki/
– Sejarah Timor: https://p2k.unkris.ac.id/
– Sejarah Timor Tengah: https://www.kompasiana.com/


Kerajaan-kerajaan di Timor tahun 1900

Kerajaan-kerajaan di Timor barat, 1900 M

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: