Miomaffo, kerajaan / P. Timor – Nusa Tenggara Timur

Swaparaja Miomaffo terletak di pulau Timor, Kab. Timor Tengah Utara, prov. Nusa Tenggara Timur.

Klik foto untuk besar !

Kabupaten Timor Tengah Utara

Kabupaten Timor Tengah Utara

Provinsi Nusa Tenggara Timur

Provinsi Nusa Tenggara Timur


* Foto kerajaan-kerajaan Timor: link
*
Foto situs kuno / megalitik di Timor: link


Sejarah kerajaan Miomaffo

Berdasarkan pada BS/Gubernemen nomor 9 – 10 tahun 1915 Onderafdeeling Noord Miden Timor meliputi gabungan tiga wilayah kerajaan/swapraja yaitu swaparaja Miomaffo, Insana dan Biboki. Pusat penyelenggaraan pemerintahan Onderafdeeling Noord Miden Timor berkedudukan di Noeltoko yakni antara tahun 1915 – 1921, kemudian pada tahun 1921 Controleur Pedemors (Pemimpin Oderafdeling) memindahkan pusat penyelenggaraan pemerintahan dari Noeltoko ke Kefamenanu.

Sesuai ketentuan Pemerintahan Hindia Belanda tentang aturan pemerintahan kerajaan yang diberlakukan bagi semua swapraja yang ada di Timor, setiap onderafdeling dipimpin oleh controleur berkebangsaan Belanda dibantu seorang petugas pangreh praja orang Indonesia. Struktur kekuasaan yang dibentuk pemerintahan Hindia Belanda tersebut dipadukan dengan sisa-sisa struktur pemerintahan asli sehingga mulai dari struktur kekuasaan yang paling tinggi sampai terendah berturut-turut : Controleur kemudian kepala Swapraja, membawahi fetor, kemudian temungkung, membawahi wakil temungkung dan wakil temungkung membawahi rakyat.

Berdasarkan struktur pemerintahan kekuasaan pemerintahan Hindia Belanda tersebut maka Onderafdeeling Noord Miden Timor membawa 3 kepala swapraja, 18 kefetoran dan 176 temungkung.

  • Swapraja Miomaffo (Kepala Swapraja : G. A. Kono) memiliki 8 kefetoran masing-masing kefetoran Tunbaba, Manamas, Bikomi, noemuti, Nilulat, Noeltoko, Naktimun dan Aplal.
  • Swapraja Insana (Kepala Swapraja : L. A. N. Taolin) memiliki 5 kefetoran masing-masing kefetoran Oelolok, Ainan, Maubesi, Subun dan Fafinesu.
  • Swapraja Biboki (Kepala Swapraja L. T. Manlea) memiliki 5 kefetoran masing-masing kefetoran Ustetu, Oetasi, Bukifan, Taitoh dan Harneno.

Pada masa pendudukan Jepang tahun 1942 struktur organisasi pemerintahan yang ditetapkan Belanda tidak diubah namun yang berubah adalah nama daerah pemerintahan dan jabatannya. Oderafdeling diubah menjadi Bunken yang dipimpin oleh Bunken Kanrikan. Sedangkan struktur pemerintahan asli dibawah Bunken Kanrikan mulai dari kepala swapraja sampai wakil temungkung tetap dipertahankan.

– Sumber:  http://www.ttukab.go.id/2014-06-14-16-55-19/foto/foto-2013/1-sail-komodo-2013/detail/5-sail-komodo-2013?tmpl=component

Peta kerajaan-kerajaan di Timor tahun 1900

klik peta untuk besar

—————–
Info from riaulingga (2005): link: The Raja worked for a while on Java, so is able to speak English as one of the few Timor Rajas.
He is married with a part Dutch woman (Elisabeth Mol, her grandfather was a Dutch official).
She is also member of one of the East-Javanese noble houses.
The status of the Raja of Miomaffo on Timor is very high. He is for long time local government official. That is why, that he keeps low profile as Raja of his area.


Sejarah Timor

Menurut mitos rakyat setempat, pulau Timor dulunya adalah seekor buaya raksasa. Mitos ini sangat kuat hidup di bagian timur. Orang Timor Leste sendiri menamakan daerahnya secara tak resmi dengan “The Sleeping Crocodille” sang buaya tidur.

Pulau Timor dihuni sebagai bagian dari migrasi manusia yang telah membentuk Australasia secara lebih umum. Pada tahun 2011, bukti ditemukan pada manusia di Timor Timur pada 42.000 tahun yang lalu, di lokasi gua Jerimalai.
Sekitar 3000 SM, migrasi kedua membawa orang Melanesia. Orang-orang Veddo-Australoid sebelumnya mengundurkan diri saat ini ke pedalaman pegunungan. Akhirnya, proto-Melayu tiba dari Cina selatan dan Indocina utara.

Pulau Timor dijajah oleh Portugis pada abad ke-16; mengklaim pada tahun 1520. Para pelaut Portugis mungkin pertama kali tiba di Timor Timur sekitar tahun 1514. Penjelajah Eropa menemui beberapa kerajaan kecil di awal abad ke-16. Yang paling penting adalah Wehale di Timor Tengah.  Pada waktu itu, lereng-lereng bukit diliputi hutan kayu cendana. Perdagangan kayu cendana sangat menguntungkan, dan pohon-pohon ini saja sudah cukup menjadi alasan bagi orang Portugis untuk mendirikan pos perdagangan. Gereja Katolik juga berminat pada daerah itu dan ingin mengirim para misionaris untuk menobatkan penduduk pribumi. Kedua faktor ini menggerakkan orang Portugis untuk mulai menjadikan pulau ini jajahan mereka pada tahun 1556.
VOC Belanda tiba pada tahun 1640, mendesak Portugis ke Timor Lorosa’e dan bentuk koloni Belanda-Timor.
Pertengkaran antara Belanda dan Portugal akhirnya menghasilkan sebuah perjanjian tahun 1859 dimana Portugal menyerahkan bagian barat pulau tersebut ke Belanda.


Peta-peta kuno Timor

Untuk peta kuno Timor tahun 1521, 1550, 1600, 1650, 1733, 1700-an, 1762, 1900: klik di sini

Timor tahun 1521


Sumber

– Sejarah Kab. Timor Tengah Utara: http://www.ttukab.go.id/2014-06-14-16-55-19/foto/foto-2013/1-sail-komodo-2013/detail/5-sail-komodo-2013?tmpl=component
Tentang Raja Miomaffo: http://riaulingga.blogspot.co.id/2005/08/miomaffo-west-timor-ntt.html


Foto foto

Usif Alfons Kono dari Miomafo. (Sumber: don kusa banunaek, FB)

Temukung dari Ballo-Miomaffo, 1924

Temukung dari Ballo-Miomaffo, 1924

Mohamad Hatta berkunjung ke Kupang untuk meminta dukungan bagi kemerdekaan Indonesia dari raja-raja Timor dan kepulauannya, tampak dalam foto: Raja Mollo – Raja Amanuban – Raja Miomaffo – Raja Biboki – Raja Amanatun – Raja Sabu dan – Raja Rote.

Afoean Thaal dari Aplal, bagian kerajaan Miomaffo bersama isteri. Sumber: KITLV, Netherlands


 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: