Muko Muko, kerajaan / Prov. Bengkulu, Sumatera – Kab. Mukomuko

Kerajaan Muko Muko terletak di Sumatera, Kab. Mukomuko, Prov. Bengkulu.

The Kingdom of Muko Muko was located in Kab. Mukomuko, province of Bengkulu, Sumatera.

Kabupaten Mukomuko

Provinsi Bengkulu

Provinsi Bengkulu


* Foto   kesultanan Mukomuko: link

* Foto kerajaan-kerajaan di Sumatera: link
* Foto situs kuno di Sumatera:
link


Tentang Raja sekarang

29 juli 2017: Sultan Bangsa didaulat menjadi Pemangku Sultan Mukomuko Bengkulu dengan gelar Tuanku Gulamatsyah II. Penobatan dilakukan Daulat Yang Di Pertuan Raja Alam Minangkabau Sultan Taufik Thaib. Kesultanan Mukomuko memiliki hubungan yang erat dengan Kerajaan Pagaruyung Minangkabau.
– Sumber: http://mediaraja.com/sultan-bangsa-didaulat-jadi-pemangku-sultan-mukomuko/
– Sumber: news.okezone.com
– Sumber: wartanusantara.com


Sejarah kerajaan di Bengkulu

Di wilayah Bengkulu sekarang pernah berdiri kerajaan-kerajaan yang berdasarkan etnis seperti Kerajaan Sungai Serut, Kerajaan Selebar, Kerajaan Pat Petulai, Kerajaan Balai Buntar, Kerajaan Sungai Lemau, Kerajaan Sekiris, Kerajaan Gedung Agung, dan Kerajaan Marau Riang. Di bawah Kesultanan Banten, mereka menjadi vazal.
Sebagian wilayah Bengkulu, juga pernah berada dibawah kekuasaan Kerajaan Inderapura semenjak abad ke-17.
.

Sejarah / History kerajaan Muko Muko

Sebelum Kedatangan bangsa asing ke Bengkulu sekitar abad ke-14, di Bengkulu sudah berdiri kerajaan-kerajaan seperti Kerajaan Sungai Serut, yang diganti dengan Kerajaan Sungai Lemau di Sungai Hitam, Kerajaan Balai Buntar di Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah dengan beberapa bagiannya seperti Kerajaan Bagian Parit Lawang Seketeng di Dusun Raja. Begitu juga di Lebong, berdiri Kerjaan Pat Petulai. Baik kerajaan Sungai Lemau, kerajaan Balai Buntar, dan kerajaan Pat Petulai mayoritas penduduknya adalah Suku Rejang. Selain itu terdapat juga kerajaan lainnya, seperti di Bengkulu Selatan dan Mukomuko.
Di Mukomuko sejak tahun 1772 terjadi protes dan para petani selalu mengadakan rapat-rapat untuk menentang inggris.
Pada tahun 1798,sultan Mukomuko mengadu ke fort Marlborough mengenai kekejaman residen inggris,jhon Campbell,dan meminta supaya residen tersebut di berhentikan.
Pada masa stanfort Thomas raffles di Bengkulu pada tanggal 4 Juni 1818 menghapus system tanam paksa lada yang di lakukan oleh komisaris ewer yang kenyataannya sangat memberatkan rakyat sehingga rakyat merasa betul-betul di eksploitasai oleh para pejabat kompeni. Kemudian suktan Mukomuko, pangeran sungai lemau,dan pangeran sungai hitam di jadikan pejabat pemerintah colonial dengan gaji tertentu. Setiap keluarga memebayar 1 Dollar spanyol Setiap tahunnya sebagai ganti rugi dari penghampusan system tanam paksa.
Terhadap kerajaan mukomuko,pos residen inggris dihapuskan dan pemerintah kerajaan diserahkan kepada Sultan Mukomuko,Hidayat Syah (1789-1828),dengan diberi 600 ringgit sebulan.

Before the arrival of a foreign nation to Bengkulu around the 14th century, in Bengkulu already existed kingdoms such as the Kingdom of Sungai Serut, which was replaced by the Kingdom of Sungai Lemau at Sungai Hitam, the Kingdom of Balai Buntar in Pondok Kelapa, Central Bengkulu, with some parts such as the Kingdom of Bagian Parit Lawang Seketeng in Dusun Raja. So was also founded in Lebong the kingdom of Pat Petulai. There were still other kingdoms, especially in Bengkulu Selatan and Mukomuko.


Daftar Raja / List of Kings

Hasil musyawarah,pada hari senin 10 Maret 1529 adalah resminya nama
Mukomuko dan resminya batas Mukomuko dengan Kerinci,ialah darei renah sianit sampai bukit setinjau laut.
Raja pertama di Mukomuko adalah Raja Adil, raja ke dua Rajo mudo kawin penekan sang depati laut tawar, raja ke tiga Maharaja gedang dengan penakan sang depati laut tawar.

*1681 – 1761: Tuanku Paduko Sarie Maharaja, Sultan Gadam Sah
* 1761 – 1806: Tuanku Sultan Sarie Maharaja, Pasissir Barat Sah
* 1806 – 1833: Tuanku Sarie Maharaja Sultan, Chalipattullah Indijat Sah
* 1833 – 1836: Tuanku Sarie Maharaja Sultan, Hidaijat Tula Sah
* 1836 – 1859: Tuanku Sarie Maharaja Sultan, Takadir Chalipattullah Sah

Sumber: http://www.worldstatesmen.org/Indonesia_princely_states1.html


Peta-peta kuno Sumatera

Untuk peta kuno Sumatera (1565, 1588, 1598, 1601, 1616, 1620, 1707, 1725, 1760), klik di sini

Sumatera, tahun 1707


Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Mukomuko: http://pemuda-pelajar-mukomuko.blogspot.co.id/2009/07/sekilas-sejarah-kabupaten-mukomuko.html
– Sejarah kerajaan Mukomuko: http://herijunaidi.blogspot.co.id/2009/10/sejarah-mukomuko.html
Regen Muko Muko 1900: http://niadilova.blogdetik.com/2012/12/24/minang-saisuak-116-regen-muko-mukosultan-inderapura-m-rusli-sultan-abdullah-1891-1911
Daftar Raja: http://www.worldstatesmen.org/Indonesia_princely_states1.html
Pendaftaran Peserta silaturahmi nasional: link


* Foto   kesultanan Mukomuko: link

Regen Muko-MukoSultan Inderapura, M. Rusli Sultan Abdullah (1891-1911)


 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: