Gunung Galesa, kerajaan / P. Sumbawa – Prov. Nusa Tenggara Barat

Kerajaan Gunung Galesa terletak di pulau Sumbawa, di Olat Po, Moyo Hilir, kabupaten Sumbawa.

The kingdom of Gunung Galesa is located on the island of Sumbawa, in Olat Po, Moyo Hilir, kabupaten Sumbawa.
For english, click here

Location island of Sumbawa

Pulau Sumbawa


* Foto kerajaan-kerajaan Sumbawa: link
* Foto situs kuno di Sumbawa: link


Latar belakang kerajaan Gunung Galesa

Pada abad ke 14 dan 15, di Sumbawa terdapat sekitar 8 buah kerajaan besar dengan masing-masing memiliki kerajaan satelit, yaitu ;

1)     Kerajaan Utan Kadali di Utan,
2)     Kerajaan Seran di Seteluk, KSB,
3)     Kerajaan Taliwang, di KSB,
4)     Kerajaan Jereweh di KSB,
5)     Kerajaan Ngali, di Lape,
6)     Kerajaan Sampar Samulan di Moyo Hulu.
7)     Kerajaan Gunung Galesa, di Olat Po Moyo Hilir,
8)     Kerajaan Gunung Setia di Sumbawa.

Dari kedelapan kerajaan ini, 5 (lima) diantaranya merupakan kerajaan tertua yaitu Kerajaan Ngali, Utan Kadali, Sampar Samulan, Seran, dan Taliwang. Kerajaan Ngali diperkirakan berdiri pada abad ke 5 M. Kerajaan ini merupakan kerajaan paling tua dan terbesar di Sumbawa pada saat itu dengan wilayah kekuasaan mencakup wilayah Sumbawa Timur dan sebagian Sumbawa Selatan.

Secara khusus masyarakat di Kabupaten ini tidak didominasi oleh satu suku, melainkan terdiri dari berbagai macam suku. Dalam perjalanan sejarah sangatlah sulit melacak penduduk aslinya, sebab penduduk di Sumbawa ini berasal dari berbagai daerah. Tana Samawa yang pada saat itu konon sangat terbuka dan memiliki berbagai kekayaan, mendorong adanya perpindahan penduduk dari berbagai daerah. Perkiraan adanya perpindahan penduduk ini berlangsung jauh sebelum zaman kerajaan Sriwijaya, dilakukan oleh para pedagang, nelayan, petani, kiyai, dan sebagainya yang berasal dari berbagai daerah, yaitu: semenanjung Melayu, Aceh, Minang, Banten, Banjar, Jawa, dan Sulawesi. Hal ini terbukti dengan banyaknya jumlah pelabuhan yang sampai saat ini ada di sepanjang pesisir Sumbawa. Sampai pada suatu saat ditemukan berbagai kerajaan yang pernah ada di Kabupaten ini, diantaranya:

Peta lokasi kerajaan-kerajaan di pulau Sumbawa


Sejarah singkat pulau Sumbawa

Nagarakretagama abad ke-14 menyebutkan beberapa kerajaan yang berada di Sumbawa: Dompu, Bima, Sape dan Sang Hyang Api. Empat kerajaan kecil di Sumbawa barat merupakan ketergantungan Kekaisaran Majapahit di Jawa Timur. Karena sumber daya alam, Sumbawa sering  diserang oleh kekuatan luar – dari Jawa, Bali, Makassar, Belanda dan Jepang.
Belanda pertama kali tiba di Sumbawa pada tahun 1605, namun tidak secara efektif memerintah Sumbawa sampai awal abad ke-20.
Kerajaan Gelgel  di Bali memerintah Sumbawa barat untuk waktu yang singkat juga. Bagian timur pulau itu juga merupakan rumah bagi Kesultanan Bima, sebuah pemerintahan Islam yang memiliki hubungan dengan orang Bugis dan Makasar di Sulawesi Selatan, serta kepolisian Melayu-Islam lainnya di nusantara.
Bukti sejarah menunjukkan bahwa orang-orang di pulau Sumbawa dikenal di Hindia Belanda karena madu, kuda, kayu sappan mereka untuk memproduksi pewarna merah, dan kayu cendana digunakan untuk dupa dan obat-obatan. Kawasan itu dianggap sangat produktif secara pertanian.
Pada abad ke-18, Belanda mengenalkan perkebunan kopi di lereng barat Gunung Tambora, sebuah gunung berapi di sisi utara Sumbawa, sehingga menciptakan varian kopi Tambora.
Letusan Kolosal Tambora pada tahun 1815 adalah salah satu yang paling kuat sepanjang masa, mendepak 150 kilometer kubik  abu dan puing ke atmosfer. Letusan tersebut menewaskan hingga 71.000 orang dan memicu periode pendinginan global yang dikenal sebagai “Tahun Tanpa Musim Panas” pada tahun 1816. Ini juga tampaknya menghancurkan budaya kecil afinitas Asia Tenggara, yang dikenal oleh para arkeolog sebagai “budaya Tambora”.
Akibat letusan Gunung Tambora 3 kerjaan di Sumbawa dihancur: kerajaan Sanggar, kerajaan Tambora dan kerajaan Pekat.


Peta kuno pulau Sumbawa (Cambaua)

Klik di sini untuk peta pulau Sumbawa tahun 1598, 1606 Sumbawa / Nusantara, 1614, 1615, 1697 Sumbawa / Nusantara 1800-an, 1856, 1856, 1910.

Pulau Sumbawa 1615


Sumber Gunung Galesa

– Sejarah kerajaan Gunung Galesa: https://ihinsolihin.wordpress.com/2014/01/09/lima-kerajaan-tertua-dan-terbesar-di-sumbawa/
– Latar belakang: http://pepenk26.blogspot.nl/2011/12/catatan-dari-sumbawa.html

Sumber sejarah pulau Sumbawa

– Sejarah pulau Sumbawa: https://ihinsolihin.wordpress.com/artikel/sejarah-raja-pemerintahan-di-sumbawa/
– Sejarah pulau Sumbawa: http://sejarahini.blogspot.co.id/2013/06/sejarah-singkat-pulau-sumbawa.html
– Sejarah pulau Sumbawa: http://www.galeribudaya.com/2017/10/sejarah-pulau-sumbawa.html
– Sejarah pulau Sumbawa: http://lsotour.blogspot.co.id/2012/01/sejarah-singkat-sumbawa.html


 

Advertisements

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: