Keureuto, Uleebalang / Sumatera – Aceh

Uleebalangan Keureuto adalah sebuah daerah yang mempunyai kedudukan yang khas di antara wilayah Aceh sebagai salah daerah yang terkemuka dan terkaya. Lokasi tidak jelas !

Uleebalangan Keureuto is an area that has a unique position in the region of Aceh as one of the leading and richest areas. Location not clear !

Provinsi Aceh

Provinsi Aceh


* Foto Kesultanan Aceh Darussalem: link
*
Foto wilayah Aceh: link
*
Foto perang belanda di Aceh (1873-1903): link

* Foto situs kuno dan suku-suku di Sumatera dan Sumatera dulu: link


Tentang Uleebalang

Kebanyakan orang hanya pernah mendengar mengenai Kesultanan Aceh, namun jarang yang mengetahui bahwa di Aceh pernah berdiri sekitar 100 kerajaan.
Masing-masing kerajaan itu merupakan vasal atau bawahan sultan Aceh dan dipimpin oleh raja yang bergelar Uleebalang.
Ulèëbalang (Melayu: hulubalang) adalah golongan bangsawan dalam masyarakat Aceh yang memimpin sebuah kenegerian atau nanggroë, yaitu wilayah setingkat kabupaten dalam struktur pemerintahan Indonesia sekarang. Ulee balang digelari dengan gelar Teuku untuk laki-laki atau Cut untuk perempuan.
Uleebalang, ditetapkan oleh adat secara turun-temurun. Mereka menerima kekuasaan langsung dari Sultan Aceh. Uleebalang ini merupakan penguasa nanggroe atau raja-raja kecil yang sangat berkuasa di daerah mereka masing-masing.
Setelah berakhirnya Perang Aceh, negeri-negeri para uleebalang ini memperoleh status swapraja (zelfbestuur landschappen).  Antara lain Keureuto, dalam Onderafdeling Lhok Soekon.

Sumber: Wiki


Sejarah / History Uleebalang Keureuto

Uleebalang pertama yang memerintah Keuleebalangan Keureuto adalah Teuku Keujreun Peugamat.
Uleebalang  yang terakhir hingga Indonesia merdeka adalah Teuku Raja Sabi.

Keureuto adalah sebuah daerah yang mempunyai kedudukan yang khas di antara wilayah Aceh sebagai salah daerah yang terkemuka dan terkaya. Negeri ini sedemikian padat penduduknyasehingga dijuluki dengan nama Keujreun Lalat. Dalam lembaran sejarah Keureuto mengambil tempat terkemuka. Dalam pemerintahan Sultan Aceh, uleebalangnya turut bersama dalam musyawarah. Karenanya melihat potensi yang dipunyai daerah ini kemudian Belanda berusaha mengusainya. Ketika Belanda dapat menguasai daerah ini, maka daerah yang begitu luas telah diperkecil dengandijadikan suatu landskap di bawah onderafdeling Lhok Sukon.

Sejarah lengkap Keureuto: klik disini
—————-
Keureuto was an area, that had a unique position in the region of Aceh as one of the leading and richest areas. This country was so densely populated, that was dubbed with the name Keujreun Lalat (Flies). In history Keureuto took a leading position. During the reign of Sultan of Aceh, the uleebalang participated together in deliberation. Seeing the potential of this area, the dutch tried to get power there. When the Dutch could master this area, this area was reduced into a landscape, subordinate of the”Onderafdeling” Lhok Sukon.


Peta-peta kuno Sumatera

Untuk peta kuno Sumatera (1565, 1588, 1598, 1601, 1616, 1620, 1707, 1725, 1760), klik di sini

Sumatera, tahun 1707


Sumber

– Tentang Uleebalang: http://melayuonline.com/ind/encyclopedia/detail/310/uleebalang
– Tentang Uleebalang: Wiki
– Gelar-gelar dalam kerajaan Aceh: http://uleelheu.blogspot.nl/2014/06/gelar-gelar-dalam-kerajaan-aceh.html

– Daftar 100 Uleebalang: http://sejarahastrologimetafisika.blogspot.nl/2010/06/aceh-negeri-100-kerajaan.html


Foto foto

Tengku Raja Sabi

Tengku Raja Sabi

Negeri Keureuto

Negeri Keureuto

——————————————————————————————————————————–

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: