Suku Wayoli – Halmahera, prov. Maluku Utara

Suku Wayoli berada di Halmahera Barat. Mereka menempati dua belas desa dan memiliki bahasa Wayoli. Hubungan sosial dan adat antara desa yang satu dengan desa yang lain terbina sangat baik. Pesta adat di satu desa seringkali melibatkan desa-desa Wayoli yang lain.
Populasi masyarakat yang umumnya beragama Kristen Protestan ini berjumlah sekitar 3.500 jiwa.

Lokasi P. Halmahera

Lokasi Halmahera Barat


Tentang suku Wayoli

Orang Wayoli atau Biyoli mendiami daerah pedalaman jazirah utara Pulau Halmahera, dekat kaki gunung Toduku. Karena gunung itu meletus tahun 1867 mereka terpaksa mengungsi ke pesisir dan membentuk pemukiman baru, yaitu di desa Peot, Sasur dan Goro-Goro, Kecamatan Sahu, Di Maluku Utara. Mereka hidup dari kegiatan perladangan dan menangkap ikan.

Suku Wayoli di samping berada di Halmahera Barat, juga terdapat suku Wayoli di Halmahera Selatan. Mereka menggunakan bahasa yang sama dan perasaan identitas yang sama, dan bahkan masih saling berkunjung karena masih ada hubungan kekeluargaan yang erat.

Sebagaimana kebanyakan suku-suku lain di Maluku Utara, mata pencaharian umumnya masyarakat suku Wayoli adalah bertani. Mata pencaharian ini merupakan respon kreatif masyarakat terhadap sumberdaya alam dan lingkungan mereka yang berada di pedalaman yang dipenuhi hutan dan tanah subur.

Resmikan Rumah Adat Wayoli


Sumber

– Suku Wayoli: https://irfanahmad12.blogspot.com/2010/12/suku-wayoli-di-maluku-utara.html