Beringkit, kerajaan / Bali

Kerajaan Beringkit terletak di kecamatan Marga, kabupaten Tabanan, prov. Bali.

Lokasi  kab. Tabanan

——————–
Lokasi pulau Bali


Foto kerajaan-kerajaan di Bali

* Foto raja-raja Bali, yang masih ada: link
* Foto raja-raja Bali masa dulu: link
* Foto Bali dulu: link
* Foto situs kuno di Bali: link
* Foto puputan Denpasar, 1906: link
* Foto puputan Klungkung, 1908: link


* Video sejarah kerajaan-kerajaan di Bali, 45.000 SM – sekarang: klik


* Garis kerajaan-kerajaan di Bali: klik


KERAJAAN BERINGKIT

Sejarah kerajaan Beringkit

Ada keturunan Dalem Beringkit bernama I Gusti Bajang Gede atau juga dikenal dengan gelarnya I Gusti Bale Agung, bermigrasi ke Beringkit Belayu, ini kemudian mendirikan kerajaan dan berkuasa. Begitu besar kekuasaannya sehingga menimbulkan rasa dengki yang pada waktu itu berkuasa di Kapal. Setelah  mempersiapkan pasukannya, berangkatlah I Gusti Arya Kutawaringin berserta tentaranya di suatu tempat yang kini disebut celuk, di tepi timur Desa Beringkit.
Utusanpun dikirim untuk menantang perang kepada I Gusti Bajang Gede. Singkat cerita tantanganpun diterima dan perangpun kemudian berkecamuk disuatu daratan yang kini lebih dikenal dengan sebutan Carik Kerobokan, disebelah selatan banjar Jebaud atau di antara banjar Bajera Pagebegan dengan Bajera Belayu. Hanya satu semboyan mereka yang ber”yudha” pada waktu itu, membunuh atau dibunuh, sampai pada akhirnya tentara kerajaan Beringkit musnah, satu persatu tewas dalam peperangan dan I Gusti Bajang Gede sendiri tewas ditangan I Gusti Arya Kuta Waringin disuatu tempat yang kini dikenal dengan sebutan Setra Bajangan.

I Gusti Arya Kuta Waringin kemudian melanjutkan terornya memusnahkan keturunan I Gusti Bajang Gede sampai ke anak cucunya yang belum dan tak pernah mengenal dosa namun menjadi korban keganasan perang. Hanya beberapa orang saja yang berhasil meloloskan diri.

Konon seusai perang, I Gusti Arya Kuta Waringin mengadakan pemeriksaan terhadap “Wadya Balanya” aneh tak ada seorangpun yang terluka ataupun tewas. Maka untuk memperingati hal tersebut disebutlah tempat ini “Bala Ayu” tentara yang mendapatkan perlindungan dari Tuhan, yang kemudian dikenal dengan Belayu sampai saat ini.

Seperti yang telah kami tuliskan peninggalan-peninggalan yang menjadi bukti akan pernah adanya kerajaan serta peristiwa-peristiwa yang mengikutinya masih dapat dilihat dan disaksikan sampai saat penulisan profil ini.
Sumber: http://desaberingkitbelayu.blogspot.com/p/sejarah-desa_12.html


Puri di Bali

Puri di pulau Bali adalah nama sebutan untuk tempat tinggal bangsawan Bali, khususnya mereka yang masih merupakan keluarga dekat dari raja-raja Bali. Berdasarkan sistem pembagian triwangsa atau kasta, maka puri ditempati oleh bangsawan berwangsa ksatria.

Puri-puri di Bali dipimpin oleh seorang keturunan raja, yang umumnya dipilih oleh lembaga kekerabatan puri. Pemimpin puri yang umumnya sekaligus pemimpin lembaga kekerabatan puri, biasanya disebut sebagai Penglingsir atau Pemucuk. Para keturunan raja tersebut dapat dikenali melalui gelar yang ada pada nama mereka, misalnya Ida I Dewa Agung, I Gusti Ngurah Agung, Cokorda, Anak Agung Ngurah, Ratu Agung, Ratu Bagus dan lain-lain untuk pria; serta Ida I Dewa Agung Istri, Dewa Ayu, Cokorda Istri, Anak Agung Istri, dan lain-lain untuk wanita.

Daerah atau wilayah kekuasaan puri-puri di Bali zaman dahulu, tidak berbeda jauh dengan wilayah administratif pemerintahan kabupaten dan kota di Provinsi Bali. Setelah Kerajaan Gelgel mulai terpecah pada pertengahan abad ke-18, terdapat beberapa kerajaan, yaitu Badung (termasuk Denpasar), Mengwi, Tabanan, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng, Bangli dan Jembrana. Persaingan antardinasti dan antaranggota dinasti pada akhirnya menyebabkan Belanda dapat menguasai Bali dengan tuntas pada awal abad ke-20.

Setelah masa kolonial Belanda, Jepang dan masa kemerdekaan Indonesia, kekuasaan puri berubah menjadi lebih bersifat simbolis. Peranan berbagai puri di Bali umumnya masih tinggi sebagai panutan terhadap berbagai pelaksanaan aktivitas adat dan ritual Agama Hindu Dharma oleh masyarakat banyak.

Gerbang masuk Puri Saren Ubud

puri saren ubud


SEJARAH SINGKAT KERAJAAN-KERAJAAN DI BALI

Untuk sejarah singkat kerajaan-kerajaan di Bali, klik di sini

Kerajaan di Bali, sekitar tahun 1900.


Peta kuno Bali

Klik di sini untuk peta kuno Bali1618, 1683, 1700-an, 1750, 1800-an, 1856, abad ke-19.

 Bali abad ke-16 ?


Sumber kerajaan Beringkit

– Sejarah desa / kerajaan Beringkit: http://desaberingkitbelayu.blogspot.com/
– Peperangan antara Kerajaan Beringkit dengan Kerajaan Kapal.: http://kesusastraandanbudayabali.blogspot.com/
– Sejarah Kuramas / Beringkit: https://kawitanpusakka.blogspot.com/


Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: