Suku Ngaju (rumpun) – Kalimantan

Suku Dayak Ngaju (Biaju) adalah suku asli di Kalimantan Tengah. Suku Ngaju merupakan sub etnis dayak terbesar di Kalimantan tengah yang persebarannya cukup luas dan utamanya terkonsentrasi di daerah Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Katingan, Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kabupaten Seruyan. Suku Ngaju secara administratif merupakan suku baru yang muncul dalam sensus tahun 2000 dan merupakan 18,02% dari penduduk Kalimantan Tengah.


* Foto Suku Dayak: link
* Foto kerajaan2 dan situs kuno di Kalimantan:  link


Tentang Suku Ngaju

Masyarakat Suku Ngaju

Mata pencaharian orang Ngaju adalah bercocok tanam di ladang. Tanaman pokok mereka adalah padi, ketela, ubi kayu, kedelai, sayur mayur dan buah-buahan. Pekerjaan berburu dan menangkap ikan di sungai masih dilakukan oleh sebagian warganya.

Rumah-rumah Suku Ngaju berdiri sejajar dengan tepi sungai. Sebagian besar di antara mereka masih berdiam di rumah-rumah panjang yang dihuni oleh beberapa keluarga inti yang masih bagian dari satu klen kecil.

Kekerabatan Suku Ngaju

Prinsip kekerabatan Suku Ngaju bersifat ambilineal, karena garis keturunan bukan hanya dikaitkan dengan cikal bakal pihak ayah tetapi juga dengan pihak ibu, karena itu dulu mereka amat menghormati roh nenek moyangnya. Bentuk perkawinan yang ideal menurut mereka adalah antara gadis dan bujang yang bersaudara sepupu derajat kedua (hajenan), yaitu sepupu dari kakek yang bersaudara.

Persebaran suku-suku Dayak di Pulau Kalimantan.


Rumpun Ngaju menurut Tjilik Riwut

Pengelompokan lama Rumpun Ngaju menurut Tjilik Riwut terdiri 53 suku:

  1. Suku Baradia
  2. Suku Barahayan
  3. Suku Baranarai / Barune
  4. Suku Bara Nio
  5. Suku Bara Nyet
  6. Suku Bara Urik
  7. Suku Ole Menteya
  8. Suku Ole Katingan
  9. Suku Tamuan
  10. Suku Seruyan
  11. Suku Mentabi
  12. Suku Baraki / Bakumpai
  13. Suku Bara Raden / Ole Mangkatip
  14. Suku Kahayan
  15. Suku Ngaju
  16. Suku Barangas
  17. Suku Bara Je
  18. Suku Kayu Tangi
  19. Suku Dayak
  20. Suku Tapin
  21. Suku Amandit
  22. Suku Labuhan Amas
  23. Suku Alai
  24. Suku Bukit
  25. Suku Ritap (koreksi: Dayak Pitap)
  26. Suku Balanga (koreksi: Dayak Balangan)
  27. Suku Bajau
  28. Suku Pasir
  29. Suku Kapuas
  30. Suku Mentebah
  31. Suku Sembuluh
  32. Suku Arut
  33. Suku Bulit (koreksi: Dayak Bulik)
  34. Suku Batang Kana (koreksi: Dayak Batang Kawa)
  35. Suku Balangtikan (koreksi: Dayak Belantikan)
  36. Suku Ulang
  37. Suku Lemandau
  38. Suku Bentian
  39. Suku Mendawai
  40. Suku Murung
  41. Suku Tebilun
  42. Suku Lampeang / Balai
  43. Suku Tungka Ngaju
  44. Suku Taboyan Teweh
  45. Suku Purrui
  46. Suku Kuwing
  47. Suku Pananyui
  48. Suku Purung
  49. Suku Lantu Ung
  50. Suku Bawa Adeng
  51. Suku Lalang
  52. Suku Kali
  53. Suku Bawa

Sumber
.

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: