Bancea, kerajaan / Prov. Sulawesi Tengah – kab. Poso

Kerajaan Bancea adalah kerajaan di bawah kerajaan Poso. Terletak di Kab. Poso, prov. Sulawesi Tengah.

The kingdom of Bancea is a kingdom under the kingdom of Poso. Located in the District of Poso, prov. of Central Sulawesi.
For english, click here

Lokasi kabupaten Poso


* Foto foto Sulawesi dulu, suku Sulawesi dan situs kuno: link


Kerajaan Bancea

Orang Pamona (Toraja Timur) dibagi ke dalam empat kelompok.
Kelompok pertama berdiam di sekitar Teluk Tomini dan leher jazirah Timur Sulawesi Tengah, terdiri dari beberapa sub-suku bangsa seperti Orang Lalaeo, Ra’u, Poso, dan Wana.
Kelompok kedua berdiam di sekitar Danau Poso yaitu sub-suku bangsa Pebato, Lage, Kadambuku, Unda’e, Payapi, Lamusa, Longken, Buyu, Pu’umboto, Wotu dan Bancea.
Kelompok ketiga mendiami bagian lembah Sungai La’a sebelah hulu dan bagian timur Danau Poso, yaitu sub-suku bangsa Palende, Kalae, Tanandoa, Pada, Pakambia, dan Pu’umnana.
Kelompok keempat adalah mereka yang mendiami bagian hulu Sungai Kalaena dan bagian selatan Danau Poso, yaitu sub-suku bangsa Lampu, Tawi, Laiwono dan Lembo.

Raja Bancea

 Bantjea (Bancea), Raja Bantjea.


Kerajaan kerajaan di wilayah Poso

Pada mulanya penduduk yang mendiami daerah Poso berada di bawah kekuasaan Pemerintah Raja-Raja yang terdiri dari:
* kerajaan Poso,
* kerajaan Napu,
* kerajaan Mori,
* kerajaan Tojo,
* kerajaan Una Una dan
* kerajaan Bungku
Kerajaan kerajaan ini satu sama lain tidak ada hubungannya.

Keenam wilayah kerajaan tersebut di atas pengaruh tiga kerajaan, yakni:
* Kerajaan Luwu,
* Kerajaan Sigi,
* Kesultanan Ternate.

Sejak tahun 1880 Pemerintah Hindia Belanda di Sulawesi Bagian Utara mulai menguasai Sulawesi Tengah dan secara berangsur-angsur berusaha untuk melepaskan pengaruh Raja Luwu dan Raja Sigi di daerah Poso.
Dari tahun 1880-an pemerintah Hindia Belanda mulai mengatur pemerintahan di Poso. Belanda berusaha meminimalkan pengaruh kerajaan-kerajaan lokal yang ada waktu itu yaitu kerajaan Poso, Napu, Mori, Tojo, Una Una, dan kerajaan Bungku.
Pada 1919 seluruh wilayah Sulawesi Tengah yang waktu itu masih tergabung dalam Keresidenan Manado dibagi menjadi dua wilayah Barat dan Timur yang disebut Afdeeling, yaitu: Afdeeling Donggala dengan ibu kotanya Donggala dan Afdeeling Poso dengan ibu kotanya kota Poso.

Di wilayah Poso ada beberapa kerajaan kerajaan kecil, yaitu:
* kerajaan Napu,
* kerajaan Bada,
* kerajaan Besoa,
* kerajaan Bancea,
* kerajaan Bakekau,
* kerajaan Leboni,
* kerajaan Watutau,
* kerajaan Ondae,
* kerajaan Pebato,
* kerajaan Lage,
* kerajaan Lore,
* kerajaan Pamona,
* kerajaan Lamusa.


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Foto kerajaan Bancea

Foto bancea,1911. Sumber dari perpustakaan zending bureau celebes netherland. Jenly Bonde, FB

———————————-
Ini Sira Ngkai Oema i Nggolo, Raja Bantjea. Sira Ngkai oema I Nggolo diperkirakan meninggal sekitar tahun 1910, ini berarti beliau berkuasa penuh antara sebelum Belanda datang dan sesudah belanda datang antara tahun 1900 – 1910 atau bahkan lebih jauh lagi bisa ke tahun 1890 atau juga 1880. Sumber foto: pramaartha pode, FB