Mandailing Godang, wilayah / Prov. Sumatera Utara

Sejak lama wilayah Mandailing dibagi atas dua sub-wilayah yaitu Mandailing Godang (Groot Mandailing) mulai dari Aek Badak dekat Sihepeng sampai ke Maga terus ke Tapus (Batang Natal) dan Mandailing Julu (Klein Mandailing) mulai dari Laru sampai ke Botung. Jika dilihat peta Mandailing tahun 1856 masih ada dua wilayah lagi yaitu Ulu di Muara Sipongi dan Pakantan.
Pada masa sebelum kemerdekaan, raja-raja di Mandailing Godang umumnya bermarga Nasution dan di Mandailing Julu bermarga Lubis. Fakta ini menegaskan bahwa Mandailing dapat dilihat dari dua pengertian yaitu sebagai suku-bangsa dan wilayah geografis.

Daerah Mandailing Godang yang bermarga Nasution berasal dari keturunan Sutan Diaru menjadi Raja Panusunan di 10 (sepuluh) kerajaan, antara lain:

  • Penyabungan Tonga.
  • Huta Siantar.
  • Pidoli Dolok.
  • Gunung Tua.
  • Gunung Baringin.
  • Penyabungan Julu.
  • Maga.
  • Aek Nangali.
  • Muara Soma.
  • Muara Parlampungan.

Sistem pemerintahan Adat Mandailing

Fungsionaris Sistem Adat Mandailing terdiri dari:

  1. Raja.
  2. Namora Natoras.
  3. Pembantu-pembantu Raja lainnya.

Raja.

Struktur Kepala Pemerintahan dan Raja Adat  menurut penelitian Commissie Kruese Stibbe:
1) Raja Panusunan  (Koeriahoofd).
Raja yang tertinggi  dari kesatuan beberapa Huta dan sekaligus sebagai Raja Huta di dalam Hutanya sendiri.
2) Raja Ihutan (Onderkoeria). Raja dari kumpulan Huta (kampung) yang berada di bawah Raja Panusunan.
3) Raja Pamusuk (Kampoenghoofd). Raja yang memimpin satu huta (kampung) yang berada dibawah  Raja Ihutan dan Raja Panusunan.
4) Raja Sioban Ripe. Yang berada di bawah Raja Pamusuk yang berdiam bersama-sama di satu Huta.
5) Suhu. Yang berada dibawah Raja Pamusuk dan Raja Sioban Ripe.

Pada tahun 1906 Jabatan Raja Ihutan (Onderkoeria) dan Raja Sioban Ripe dihapuskan oleh Pemerintahan Belanda dan Jabatan Ihutan (Onderkoeria) ditetapkan menjadi Kepala Kuria (Koeriahoofd).

Sampai saat ini dalam acara adat, dimana Ketua Adat di Masyarakat Mandailing hanya dikenal dengan nama:
1) Raja Panusunan. Raja Panusunan adalah penguasa tertinggi dari kesatuan beberapa kampung (Huta) mempunyai wewenang membawahi beberapa orang Raja Pamusuk (Kepala Kampung).
2) Raja Pamusuk. Raja Pamusuk adalah bawahan dari Raja Panusunan dan tunduk kepada Raja Panusunan baik segi adat maupun dari segi pemerintahan. Raja Pamusuk dalam melaksanakan tugasnya bersifat otonom di dalam kampungnya sendiri.


Namora Natoras.

Namora Natoras berfungsi sebagai pendamping raja di dalam mengambil keputusan saat membahas atau menyelesaikan suatu peradatan yang menyangkut kepentingan kesatuan huta yang dipimpinnya, serta mendampingi raja dalam menjalankan pemerintahannya.

Namora Natoras tersebut, terdiri dari:
* Namora. Orang yang menjadi kepala dari tiap parompuan kaum kerabat raja, yang merupakan Kahanggi Raja, yang tidak dibedakan apakah ia setaraf nenek ayah, adik atau saudara tua dari Raja.
* Natoras. Seorang yang tertua dari satu parompuan (satu nenek atau satu marga) yang oleh suatu kerapatan adat suatu Huta  diangkat dan disyahkan sebagai urutan mewakili kerabatnya pada setiap kerapatan adat.
* Suhu.  Mereka yang semarga dengan Raja Panusunan atau Raja Pamusuk, tapi bukan satu turunan dari Raja tersebut atau mereka yang bukan semarga dengan Raja tapi berjasa terhadap Huta tersebut.
* Bayo-Bayo Nagodang. Mereka yang tidak semarga dengan Raja yang datang bersama-sama atau datang kemudian ke Huta tersebut. Mereka ini adalah dari cabang-cabang yang tertua dari Natoras-Natoras.

Raja dan Namora Natoras memegang peranan penting dalam suatu peradatan untuk mengambil suatu keputusan yang disebut: Domu Ni Tahi.
– Untuk lengkap lihat: http://patuandolok.blogspot.co.id/2010/02/sistem-pemerintahan-raja-panusunan-di.html


Sumber

– Kerajaan kerajaan Mandailing: https://radarmandailing.blogspot.co.id/2016/11/kerajaan-kerajaan-di-mandailing_9.html
– Kerajaan kerajaan Mandailing: https://banuamandailing.blogspot.com/2011/07/mandailing-tano-sere.html
– Sistem pemerintahan raja panusunan di Mandailing: http://patuandolok.blogspot.co.id/2010/02/sistem-pemerintahan-raja-panusunan-di.html
– Tambo raja raja Mandailing: http://thegreatmandailing.weebly.com/translation.html
– Marga Mandailing: https://id.wikipedia.org/wiki/Marga_Mandahiling
– Sejarah Suku Mandailing: http://geschiedenisfarizpratama.blogspot.co.id/2015/11/sejarah-suku-mandailing-sumatera-utara.html
– Sejarah Mandailing Natal: http://mandailing1993.blogspot.co.id/