Garis sejarah kerajaan Jawa

————————————————————————————————————————-

Abad ke 1: Kerajaan Agrabinta

200 – 362: Kerajaan Salakanagara.
Salakanagara was replaced by Tarumanagara.

358 – 669: Kerajaan Tarumanagara.
Kerajaan Tarumanagara akhirnya menjadi dua:
Kerajaan Sunda:  669 1579.
Kerajaan Galuh:  669 – 1482.

363 – 726: Kerajaan Indraprahasta
Terakhir 726: Raja ke 14, Wiratara menjadi sasaran gempuran Sanjaya. Kerajaan Indraprahasta, akhirnya benar benar hancur tidak bersisa.

Abad ke 6 – 7: Kerajaan Kalingga

Abad ke 6 – 7: Kerajaan Kendan

669 – 1579: Kerajaan Sunda

752 – 1045: Kerajaan Mataram / Medang.
Awal: Dibentuk Sanjaya dari dinasti Sailendra. Raja pertama Kerajaan Medang (Rahyang ta rumuhun ri Medang ri Poh Pitu) adalah Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya.
Terakhir 1045: Awal abad ke-11 pasukan Sriwijaya (sekitar 1006) menyerang dan menghancurkan Medang Palace, menewaskan Dharmawangsa dan sebagian besar keluarga kerajaan. Airlangga melarikan diri. Kemudian Airlangga didirikan kerajaan Kahuripan; bagian Mataram masuk kerajaan Kahuripan.

986-1037: kerajaan Wengker

1009 – 1049: Kerajaan Kahuripan
Awal Kahuripan: Didirikan Airlangga. Airlangga adalah raja yang pertama dan terakhir Kahuripan.
Terakhir Kahuripan: Airlangga bagi kerajaan (1045) menjadi dua:
Kerajaan Kediri: 1045 – 1221,
Kerajaan Janggala: 1045 – 1136.

1045 – 1221: Kerajaan Kediri.
Awal Kediri: Raja pertama Sri Samarawijaya, putera Airlangga.
Raja terakhir adalah Kertajaya (1200-1222).
Terakhir Kediri: 1222: Ken Arok mengalahkan Kertajaya, Kadiri menjadi suatu wilayah dibawah kekuasaan Singhasari.

1045 – 1136: Kerajaan Janggala.
Awal Janggala: Raja peratam adalah Mapanji Garasakan, putera Airlangga.
Terakhir Janggala: Kerajaan Janggala akhirnya ditaklukkan oleh Sri Jayabhaya raja Kadiri, dengan semboyannya yang terkenal, yaitu Panjalu Jayati, atau Kadiri Menang.
Sejak saat itu Janggala menjadi bawahan Kadiri.

1222 – 1292: Kerajaan Singhasari.
Awal Singhasari: didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222. Lanjutan Kediri.
Terakhir Singhasari: Pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang bupati Gelanggelang. Dalam serangan itu Kertanagara mati terbunuh.
Setelah runtuhnya Singhasari, Jayakatwang menjadi raja dan membangun ibu kota baru di Kerajaan Kadiri. Riwayat Kerajaan Tumapel-Singhasari pun berakhir.

1293 – 1527: Kerajaan Majapahit
Awal Majapahit: Tanggal pasti yang digunakan sebagai tanggal kelahiran kerajaan Majapahit adalah hari penobatan Raden Wijaya sebagai raja, yaitu tanggal 15 bulan Kartika tahun 1215 saka yang bertepatan dengan tanggal 10 nov. 1293. Ia dinobatkan dengan nama resmi Kertarajasa Jayawardhana.
Terakhir Majapahit: Dengan jatuhnya Daha yang dihancurkan oleh Demak pada tahun 1527, kekuatan kerajaan Islam pada awal abad ke-16 akhirnya mengalahkan sisa kerajaan Majapahit.

1365 – 1900: Kerajaan Surabaya

1475 – 1548: Kesultanan Demak
Awal Demak: didirikan oleh Raden Patah pada tahun 1478. Kesultanan ini sebelumnya merupakan keadipatian (kadipaten) vazal dari kerajaan Majapahit,
Terakhir Demak: pada tahun 1561 Sunan Prawoto beserta keluarganya dihabisi oleh suruhan Arya Penangsang. Arya Penangsang akhirnya berhasil dibunuh dalam peperangan oleh Sutawijaya, anak angkat Joko Tingkir. Joko Tingkir memindahkan pusat pemerintahan ke Pajang, dan di sana ia mendirikan Kerajaan Pajang.

1482 – 1579: Kerajaan Pajajaran.

1500 – 1700: Kerajaan Giri Kedaton.
Giri Kedaton didirikan oleh Raden Paku, seorang anggota Walisongo  tahun 1487.

1527-1599: Kerajaan Kalinyamat
Dahulunya Kalinyamat dan Jepara merupakan sebuah Kadipaten bawahan dari Kerajaan Demak, tetapi karena ketika Kerajaan Demak di pimpin Sunan Prawoto dan Arya Penangsang membunuh Sultan Hadlirin, Maka Wilayah Kalinyamat dan Jepara mendirikan Kerajaan sendiri.

1527–1813: Kesultanan Banten. Didirikan kesultanan Maulana Hasanuddin. Dihapus belanda tahun 1813.

1568 – 1586: Kesultanan Pajang.
Awal Pajang: Joko Tingkir memindahkan pusat pemerintahan dari Demak ke Pajang, dan di sana ia mendirikan Kerajaan Pajang.
Terakhir Pajang: 1586. Pemerintahan Pangeran Benawa berakhir tahun 1587. Tidak ada putra mahkota yang menggantikannya sehingga Pajang pun dijadikan sebagai negeri bawahan Mataram. .

1588 – 1681: Kesultanan Mataram
Awal Mataram: Kerajaan Jawa yang besar dan terakhir, dikenal dengan nama Mataram II, didirikan pada tahun 1587 oleh Pangeran Senopati, 1584 – 1601.
Terakhir Mataram: terjadi pemberontakan besar yang dipimpin oleh Trunajaya dan memaksa Amangkurat bersekutu dengan VOC. Ia wafat di Tegalarum (1677) ketika mengungsi sehingga dijuluki Sunan Tegalarum. Penggantinya, Amangkurat II (Amangkurat Amral), sangat patuh pada VOC sehingga kalangan istana banyak yang tidak puas dan pemberontakan terus terjadi. Amangkurat I adalah raja terakhir Kesultanan Mataram yang memerintah dengan sewenang-wenang sejak tahun pada masanya, kraton dipindahkan lagi ke Kartasura (1680).

Abad ke-16: Kerajaan Sumedang Larang

Abad 16 – 17: Kerajaan Blambangan
Terakhir Blambangan: Sultan Agung dari Mataram (bertahta 1613-1646), yang menyerang Blambangan tahun 1633, tidak pernah dapat menaklukkannya.

1641 – 1925: Kepangeranan Sukapura

1680 – 1745 Kasunanan Kartasura, lanjutan kesultanan Mataram.
Awal Kasunanan Kartasura: Pada tanggal 28 November 1681 akhirnya Pangeran Puger menyerah kalah kepada Amangkurat II yang dibantu VOC. Sejak saat itu, Mataram resmi menjadi bagian dari Kartasura.
Terakhir Kasunanan Kartasura: Pada akhir tahun 1743 Pakubuwana II (memerintah 1726 – 1742) kembali ke Kartasura namun kondisi kota tersebut sudah hancur. Ia pun memutuskan membangun istana baru di desa Sala bernama Surakarta, yang ditempatinya sejak tahun 1745. Dia raja terakhir Kasunanan Kartasura dan raja pertama Kasunanan Surakarta.

Perjanjian Giyanti (13 Februari 1755)
Kerajaan Mataram dibagi menjadi dua wilayah:
– Nagari Kasultanan Ngayogyakarta dibentuk 1755 (sampai sekarang),
– Nagari Kasunanan Surakarta Hadiningrat dibentuk 1755. link (sampai sekarang).

Kasunanan Surakarta
Awal Kasunanan Surakarta: Berdiri tahun 1755 sebagai hasil dari perjanjian Giyanti 13 Februari 1755.
Paku Buwono II adalah raja terakhir Kasunanan Kartasura dan raja pertama Kasunanan Surakarta.

Kasultanan Yogyakarta
Awal kesultanan: Berdiri tahun 1755 sebagai hasil dari perjanjian Giyanti 13 Februari 1755.

Kadipaten Mangkunegara
Awal Kadipaten: Berdiri sejak tahun 1757, hasil Perjanjian Salatiga.

Kadipaten Paku Alaman
Awal Kadipaten: Berdiri sejak 17 maret 1813.
——————————————————————————————————————–

Advertisements

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: