Taliwang, kedatuan / P. Sumbawa – Prov. Nusa Tenggara Barat

Kesultanan Sumbawa Kedatuan Taliwang Kemutar Telu Trah Gowa Talo Dinasti Dewa Dalam Bawa adalah kerajaan di bawah Kesultanan Sumbawa. Terletak di pulau Sumbawa, Kec. Seteluk, Kab. Sumbawa Barat, Prov. Nusa Tenggara Barat.

The kingdom of Taliwang was a kingdom under the power of the Sultanate of Sumbawa. Located on the island of Sumbawa, prov. Nusa Tengara Barat.
For english, click here

Location island of Sumbawa

Pulau Sumbawa

Pulau Sumbawa


* Foto kedatuan Taliwang: link
* Foto kerajaan-kerajaan Sumbawa: link
* Foto situs kuno di Sumbawa: link


Tentang Raja / About the king

Datu Taliwang: Raja Muda Kesultanan Sumbawa Kedatuan Taliwang akan dilantik oktober 2015.

September 2015: Dewan Adat ‘Bate Salapanga RI Gowa’ direncanakan resmi melantik Raja Muda Kesultanan Sumbawa Kedatuan Taliwang Kemutar Telu Trah Gowa Tallo, dinasti Dewa Dalam Bawa, sekitar pertengahan Oktober mendatang. Pelantikan ini dilakukan menyusul telah ada pengangkatan, Sahril Amin Karaeng Bonto Langkasa sebagai Raja Muda Kesultanan Sumbawa oleh Datu Taliwang, H Andi Azisi Amin Daeng Paewa. Andi Azisi merupakan pemegang Surat keputusan (SK) Dewan Adat Bate Selaparang Kerajaan Gowa. “Pelantikan ini dihadiri oleh sedikitnya 25 raja se Nusantara yang berpusat di Masjid Jami Al-falah Taliwang,’’ kata Raja Muda, Sahril Amin.

– Sumber: http://www.samawarea.com/2015/09/raja-muda-sumbawa-siap-dilantik-dihadiri-25-raja-nusantara/


Sejarah kedatuan Taliwang

Sekitar abad ke-16 sebagian besar wilayah dan kerajaan yang berada di  pulau Sumbawa, yaitu: Kerajaan Bima, Kerajaan Dompu, Kerajaan Sumbawa, Kerajaan Taliwang, Kerajaan Seran, dan kerajaan-kerajaan kecil disekitarnya. Dulunya adalah daerah kekuasaan Kerajaan Majapahit yaitu kerajaan yang menganut ajaran Hindu-Budha. Namun, sekitar abad ke-17 Islam masuk ke pulau Sumbawa yang dibawa oleh kerajaan Goa-Talo Sulawesi. Kerajaan Goa-Talo yang berhasil mengislamisasikan kerajaan-kerajaan yang berada di pulau Sumbawa.
Kerajaan Taliwang adalah satu dari 3 vazal-states (Kemutar Telu), di bawah kekuasaan Kesultanan Sumbawa. Dan dua lain ada kerajaan Seran dan kerajaan Jereweh.

Peta lokasi kerajaan-kerajaan di pulau Sumbawa


Kemutar Telu

Kerajaan Taliwang dulunya terdiri dari 3 kerajaan yaitu Kerajaan Jereweh yang dipimpin oleh Raja Magaparang, Kerajaan Taliwang yang dipimpin oleh Datu Taliwang dan Kerajaan Seran yang dipimpin oleh Datu Seran.

Kemutar Telu (de drie vazalstaten) Seran, Taliwang dan Jereweh sebagai tanda bernaung di bawah kekuasaan Kerajaan Sumbawa mempunyai delapan macam kewajiban, menurut istilah adatnya “Sonap lawang blau balu” (melalui pintu delapan) yaitu:

* Pertama : Nguri ( persembahan berupa uang dalam bilangan tertentu menurut kedudukan sesuaru pejabat kepada raja, bila Raja ditimpa duka / suka.
* Kedua : Turut membuat kuta ( benteng ) negeri Sumbawa, membuat tembok “Dalam” dan mengumpulkan kayu sepang.
* Ketiga  : Mengumpulkan kain dan orang, serta ikut mengiringi Raja bila berkunjung ke Makassar.
* Keempat : Membawa hantaran (istilah adatnya: perisi atau tekan tonang) dan menghadiri upacara kematian.
* Kelima  : Sama dengan empat pada upacara perkawinan, khitan dan sebagainya.
* Keenam  : Membuat / mengerjakan bendungan dan selokan bersama rakyat dari Mata hingga Sekongkang
* Ketujuh : Memberi bantuan jika terjadi peperangan
* Kedelapan: Membayar uang peti.

————————————————————————————————————-
Silsilah Kesultanan Sumbawa Kedatuan Taliwang


Sejarah singkat pulau Sumbawa

Nagarakretagama abad ke-14 menyebutkan beberapa kerajaan yang berada di Sumbawa: Dompu, Bima, Sape dan Sang Hyang Api. Empat kerajaan kecil di Sumbawa barat merupakan ketergantungan Kekaisaran Majapahit di Jawa Timur. Karena sumber daya alam, Sumbawa sering  diserang oleh kekuatan luar – dari Jawa, Bali, Makassar, Belanda dan Jepang.
Belanda pertama kali tiba di Sumbawa pada tahun 1605, namun tidak secara efektif memerintah Sumbawa sampai awal abad ke-20.
Kerajaan Gelgel  di Bali memerintah Sumbawa barat untuk waktu yang singkat juga. Bagian timur pulau itu juga merupakan rumah bagi Kesultanan Bima, sebuah pemerintahan Islam yang memiliki hubungan dengan orang Bugis dan Makasar di Sulawesi Selatan, serta kepolisian Melayu-Islam lainnya di nusantara.
Bukti sejarah menunjukkan bahwa orang-orang di pulau Sumbawa dikenal di Hindia Belanda karena madu, kuda, kayu sappan mereka untuk memproduksi pewarna merah, dan kayu cendana digunakan untuk dupa dan obat-obatan. Kawasan itu dianggap sangat produktif secara pertanian.
Pada abad ke-18, Belanda mengenalkan perkebunan kopi di lereng barat Gunung Tambora, sebuah gunung berapi di sisi utara Sumbawa, sehingga menciptakan varian kopi Tambora.
Letusan Kolosal Tambora pada tahun 1815 adalah salah satu yang paling kuat sepanjang masa, mendepak 150 kilometer kubik  abu dan puing ke atmosfer. Letusan tersebut menewaskan hingga 71.000 orang dan memicu periode pendinginan global yang dikenal sebagai “Tahun Tanpa Musim Panas” pada tahun 1816. Ini juga tampaknya menghancurkan budaya kecil afinitas Asia Tenggara, yang dikenal oleh para arkeolog sebagai “budaya Tambora”.
Akibat letusan Gunung Tambora 3 kerjaan di Sumbawa dihancur: kerajaan Sanggar, kerajaan Tambora dan kerajaan Pekat.


Peta kuno pulau Sumbawa (Cambaua)

Klik di sini untuk peta pulau Sumbawa tahun 1598, 1606 Sumbawa / Nusantara, 1614, 1615, 1697 Sumbawa / Nusantara 1800-an, 1856, 1856, 1910.

Pulau Sumbawa 1615


Sumber Taliwang

Tentang kedatuan Taliwang: link
– Tentang kedatuan Taliwang: http://kabarntb.com/kesultanan-sumbawa-kedatuan-taliwang-luruskan-sejarah/
Tentang kedatuan Taliwang: http://disparekraf.sumbawabaratkab.go.id/makam-datu-seran.
– Tentang Kemutar Telu: https://kombotaliwang.wordpress.com/sejarah/

– Raja Muda Kesultanan Sumbawa Kedatuan Taliwang akan dilantik oktober 2015: http://www.samawarea.com/2015/09/raja-muda-sumbawa-siap-dilantik-dihadiri-25-raja-nusantara/

Sumber sejarah pulau Sumbawa

– Sejarah pulau Sumbawa: https://ihinsolihin.wordpress.com/artikel/sejarah-raja-pemerintahan-di-sumbawa/
– Sejarah pulau Sumbawa: http://sejarahini.blogspot.co.id/2013/06/sejarah-singkat-pulau-sumbawa.html
– Sejarah pulau Sumbawa: http://www.galeribudaya.com/2017/10/sejarah-pulau-sumbawa.html
– Sejarah pulau Sumbawa: http://lsotour.blogspot.co.id/2012/01/sejarah-singkat-sumbawa.html


* Foto kedatuan Taliwang: link


 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s