Tayan, kerajaan / Kal. Barat – Kab. Sanggau

Kerajaan Tayan: 1450 – 1960. Terletak di Kalimantan, berpusat di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat.
Gelar raja Tayan: Panembahan Pakunegara.

The kingdom of Tayan: 1450 – 1960. Located in the district of Sanggau, West Kalimantan.
Title of the king: Panembahan Pakunegara.

Klik foto untuk besar !

Kabupaten Sanggau

Kabupaten Sanggau

Provinsi Kalimantan Barat

Provinsi Kalimantan Barat


* Foto kerajaan / kingdom Tayan:  link
* Foto Istana Paku Negara, kerajaan Tayan: link

* Video penobatan Raja Tayan, Gusti Yusri: link

* Foto kerajaan2, situs kuno dan suku di Kalimantan:  link


1 Terbentuk kerajaan  / Revival of the kingdom, 2012
2 Sejarah / History
3 Peta kerajaan-kerajaan Kalimantan Barat dulu
4 Daftar Raja / List of kings
5 Istana / Palace
6 Sumber / Source
7 Foto


1) Terbentuk kerajaan  / Revival of the kingdom, 2012

Gelar raja Tayan: Panembahan Pakunegara.

26 Mei 2012: penobatan Raja XIV, Gusti Yusri setelah vakum sejak tahun 1967 saat Raja XIII mangkat. Kevakuman Kerajaan Tayan akibat dari kekejaman Jepang.

26 May 2012: the coronation of King XIV,Gusti Yusri  after a vacuum since 1967, when King XIII died. The vacuum of the Kingdom was a result of Japanese atrocities.

Sumber /  Source: tempo.co


2) Sejarah / History kerajaan Tayan

Kerajaan Tayan adalah sebuah kerajaan yang dimulai awal abad 15 atau sekitar tahun 1450. Pendiri kerajaan Tayan adalah putra Brawijaya dari kerajaan Majapahit yang bernama Gusti Likar/Lekar. Bersama dengan saudara-saudaranya, Gusti Likar meninggalkan kerajaan Tanjungpura yang sering terlibat peperangan.
Pemerintahan kerajaan Tayan kemudian dipegang oleh Gusti Ramal bergelar Pangeran Marta Jaya Yuda Kesuma, putra Pangeran Mancar pendiri kerajaan Meliau yang adalah kemenakan Gusti Likar. Mula-mula ibukota kerajaan berlokasi di Teluk Kemilun.
Setelah Pangeran Marta Jaya Yuda Kesuma wafat, putranya yang tertua, Suma Yuda, naik tahta dengan gelar Panembahan Tua.
Setelah Jepang kalah pada Perang Dunia II, Gusti Ismail (Panembahan Anom Pakunegara, 1946 – 1967) dinobatkan menjadi Panembahan kerajaan Tayan dengan gelar Panembahan Paku Negara. Tahun 1960, beliau masih memerintah dan pemerintahan swaparja berakhir. Gusti Ismail kemudian menjabat Wedana di Tayan. Ibukota kewedanaan kemudian dipindahkan ke Sanggau, sedangkan bekas kerajaan Tayan menjadi ibu kota kecamatan Tayan Hilir.

Terbentuk kerajaan, 26 Mei 2012: penobatan Raja XIV, Gusti Yusri setelah vakum sejak tahun 1967 saat Raja XIII mangkat. Kevakuman Kerajaan Tayan akibat dari kekejaman Jepang.
.
Sumber: Wiki
Sumber Kerajaan Kalbar: link


3) Peta kerajaan-kerajaan Kalimantan Barat dulu

klik peta di bawah untuk besar !

  1. Kerajaan-kerajaan di Kalimantan Barat, tahun 1800

Kerajaan-kerajaan di Kalimantan Barat, tahun 1800.

Kerajaan-kerajaan di Kalimantan barat abad ke-19 dan awal abad ke-20

Kerajaan di Kalimantan barat, abad ke-19 dan awal abad ke-20

———————–

The kingdom of Tayan was a kingdom, that was founded early 15th century or around the year 1450. The founder of the kingdom Tayan was the son of Brawijaya from the Majapahit kingdom, named Gusti Likar / Lekar. Together with his brothers, Gusti Likar left the kingdom of Tanjungpura, because there was often war.
The government of the kingdom of Tayan was then held by Gusti Pangeran Ramal with the title Pangeran Marta Jaya Yuda Kesuma, the son of Pangeran Mancar founded the kingdom of Meliau. Originally the capital was located in Teluk Kemilun.
After Prince Marta Jaya Kusuma Yuda‘s death, the oldest son, Suma Judah, ascended the throne with the title of the Panembahan Paku Negara.
After Japan’s defeat in World War II, Gusti Ismail was crowned as Panembahan Tayan with the title Panembahan Paku Negara. In 1960, he still ruled and the semi-independent government ended. Gusti Ismail later was Wedana in Tayan. The capital was moved to Sanggau, while the former kingdom of Tayan became the capital of the district Tayan. 


4) Daftar Raja / List of kings

* 1780-1809: Suma Juda
* 1809-1825; regen: 1809-1822: Natu Kusuma
* 1823-1945: Protektorat belanda
* 1825-1828: Ratu Kusuma Surjanegara
* 1828-1854: Marta Surjakusuma (panembahan)
* 1854-1873: Anom Pakunegara Surjakusuma

* 1873-1880: Ratu Kusumanegara
* 1880-1905: Pakunegara Surjakusuma
* 1905-1929: Anom Pakunegara
* 1929-1944: Anom Adinegara (Gusti Dżapar)
* 1945-1960: Pakunegara (Gusti Ismail)

* 2012: Pada 26 Mei 2012 penobatan Raja XIV setelah vakum sejak tahun 1967 saat Raja XIII mangkat. Kevakuman Kerajaan Tayan akibat dari kekejaman Jepang.
—————-
Penjelasan /Explanation

Pangeran Nata Kesuma mangkat pada 1825 dengan tidak meninggalkan keturunan. Tahta kerajaan kemudian diduduki oleh saudaranya yang bernama Gusti Repa dengan gelar Pangeran Ratu Kesuma. Beliau hanya memerintah selama 3 tahun hingga 1828 karena wafat. Penggantinya adalah saudara Panembahan Tua, Utin Belondo dengan gelar Ratu Utin Belondo yang juga digelar Ratu Tua. Pemerintahan dilaksanakan oleh suaminya, Gusti Hassan Pangeran Ratu Kesuma dengan gelar Panembahan Mangku Negara Surya Kesuma.

Tahun 1855 Panembahan Mangku Negara Surya Kesuma digantikan oleh putranya yang bernama Gusti Inding dengan gelar sama dengan ayahnya. Tahun 1858, Belanda mengganti gelar Mangku dengan Anum Paku, sehingga Gusti Inding kemudian bergelar Panembahan Anum Paku Negara Surya Kesuma.

Karena Panembahan Anum Paku Negara Surya Kesuma tidak mampu memimpin pemerintahan dan tidak berputra, pemerintahan kemudian diserahkan kepada saudaranya, Gusti Kerma Pangeran Ratu Paku Negara dengan gelar Panembahan Adiningrat Kesuma Negara. Panembahan Anum Paku Negara Surya Kesuma mangkat pada 23 November 1873 di Batang Tarang.

Panembahan Adiningrat Kesuma Negara memerintah sampai tahun 1880 dan digantikan oleh putra tertuanya, Gusti Mohamad Ali alias Gusti Inding dengan gelar Panembahan Paku Negara Surya Kesuma. Ibukota kerajaan kemudian dipindahkan dari Rayang ke Tayan. Pada 26 Februari 1890, kerajaan Meliau digabungkan ke dalam kerajaan Tayan.

Paku Negara Surya Kesuma, mangkat pada tahun 1905 dan dimakamkan di Tayan. Beliau diganti oleh Gusti Tamzid Pangeran Ratu bergelar Panembahan Anum Paku Negara. Pada masa pemerintahan Panembahan Anum Paku Negara, Meliau kembali diserahkan kembali atas permintaan Belanda sendiri menjadi Gouvernement Gebied.

Mangkatnya Panembahan Anum Paku Negara, putra mahkota yang tertua, Gusti Jafar dinobatkan naik tahta kerajaan dengan gelar Panembahan Anum Adi Negara. Pada tahun 1944, Gusti Jafar dan Gusti Makhmud sebagai ahli waris kerajaan jatuh menjadi korban Jepang.

Setelah Jepang kalah pada Perang Dunia II, Gusti Ismail dinobatkan menjadi Panembahan kerajaan Tayan dengan gelar Panembahan Paku Negara, Raja Tayan ke XIII.  Tahun 1960, beliau masih memerintah dan pemerintahan swaparja berakhir. Gusti Ismail kemudian menjabat Wedana di Tayan. Ibukota kewedanaan kemudian dipindahkan ke Sanggau, sedangkan bekas kerajaan Tayan menjadi ibu kota kecamatan Tayan Hilir.

Gusti Ismail , Raja Tayan ke XIII, yang mangkat pada 23 November 1967 merupakan Raja Kerajaan Pakunegara Tayan terakhir.


5) Istana / Palace

Nama Istana: Istana Paku Negara

Sumber: keratonpakunegaratayan.wordpress.com

Foto foto Istana Paku Negara: link

Keraton Pakunegara Tayan

Keraton Pakunegara Tayan


6) Peta Kalimantan kuno

Untuk peta-peta Kalimantan kuno (1570, 1572, 1594, 1601, 1602, 1740, 1747, 1760, 1835), klik di sini.

Peta Kalimantan (Borneo) tahun 1601


7) Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Tayan di Wiki: link
– Sejarah kerajaan Tayan: http://www.pontianakonline.com/sanggau/equatopedia/sejarah/tayan.htm
Sejarah kerajaan Tayan: http://sejarahtayan.blogspot.co.id/
Sejarah kerajaan Tayan: http://marjuradi.blogspot.co.id/2011/02/kerajaan-tayan.html
Sejarah kerajaan Tayan: link

Keraton Pakunegara: https://keratonpakunegaratayan.wordpress.com/situs-budaya/keraton-pakunegara-tayan-2/
– Keraton Pakunegara: http://bloomasak.blogspot.co.id/2008/02/keraton-pakunegara-kesuma-peninggalan.html

– Sultan baru (2012): link
Kerajaan Pakunegara Tayan akan menggelar penobatan Raja XIV pada 26 Mei 2012: link
Raja Nusantara hadiri pengukukukan Raja Tayan (mei 2012): link
Pengobatan sultan baru: link


* Foto kerajaan / kingdom Tayan:  link

Raja Tayan saat pengobatan may 2012

Gusti Yusri, Raja Tayan the XIV saat pengobatan, mei 2012


 

1 Comment

One thought on “Tayan, kerajaan / Kal. Barat – Kab. Sanggau

  1. In many areas of W Kailmantan only the king wiuth title panembahan and sometimes only tuhan.DP Tick

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: