Talaga Manggung, kerajaan / Jawa Barat – Kab. Majalengka

Kerajaan Talaga Manggung terletak di Kabupaten Majalengka, prov. Jawa Barat.
Kerajaan Talaga Manggung berdiri kira-kira zaman abad sebelum ke 15.

Klik foto untuk besar !

Kabupaten Majalengka

Kabupaten Majalengka

Provinsi Jawa Barat

Provinsi Jawa Barat


* Foto foto Jawa dulu, situs kuno dan Batavia: link


Sejarah Kerajaan Talaga Manggung

Kerajaan Talaga Manggung pada kira-kira zaman abad sebelum ke 15, kewadanaan Talaga adalah bekas salah satu kerajaan, yang terletak di Kabupaten Majalengka, bertahta bernama Sunan Talaga Manggung, asal keturunan Raja Prabu Siliwangi, kerajaan di Sangiang. Dia mempunyai dua orang putra, satu laki-laki dan satu perempuan, yang laki-laki bernama Raden Panglurah dan yang perempuan bernama Ratu Simbar Kencana.

Raden Panglurah tidak ada dikeraton sedang melakukan tetapa di Gunung Bitung sebelah selatan Talaga. Ratu Simbar Kencana mempunyai suami kepala seorang patih di keraton tersebut, yang bernama Palembang Gunung, berasal dari Palembang. Patih Palembang Gunung setelah dirinya dipercaya oleh mertuanya, yaitu sunan Talaga Manggung dan ditaati oleh masyarakatnya, timbul pikiran yang murka ingin menjadi seorang raja di Sangiang Talaga, dengan maksud akan membunuh mertuanya Sunan Talaga Manggung.

Sumber dan kengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Talaga_Manggung


Daftar Raja Talaga Manggung

1) Batara Gunung Picung; Kerajaan Hindu di Talaga berdiri pada abad XIII Masehi, Raja tersebut masih keturunan Ratu Galuh bertahta di Ciamis.
2)
Prabu Darma Suci; Disebut juga Pandita Perabu Darma Suci. Dalam pemerintahan raja ini Agama Hindu berkembang dengan pesat abad ke-XIII. Nama dia dikenal di Kerajaan Pajajaran, Mataram, Jayakarta sampai daerah Sumatera.
3)
Sunan Talaga Manggung; Tak banyak yang diketahui pada masa pemerintahan raja ini selain kepindahan dia dari Talaga ke daerah Cihaur Maja.
4)
Sunan Talaga Manggung 2; Sunan Talaga Manggung merupakan raja yang terkenal sampai sekarang karena sikap dia yang adil dan bijaksana serta perhatian dia terhadap agama Hindu, pertanian, pengairan, kerajinan serta kesenian rakyat.
5)
Ratu Simbarkencana; Sekitar awal abad XIV Masehi, dalam tampuk pemerintahannya Agama Islam menyebar ke daerah-daerah kekuasaannya dibawa oleh para Santri dari Cirebon.juga diketahui bahwa tahta pemerintahan waktu itu dipindahkan ke suatu daerah disebelah Utara Talaga bernama Walangsuji dekat kampung Buniasih.Ratu Simbarkencana setelah wafat digantikan oleh puteranya Sunan Parung.
6) Sunan Parung; Pemerintahan Sunan Parung tidak lama, hanya beberapa tahun saja. Hal yang penting pada masa pemerintahannya adalah sudah adanya Perwakilan Pemerintahan yang disebut Dalem, antara lain ditempatkan di daerah Kulur, Sindangkasih, Jerokaso Maja.
7) Ratu Sunyalarang;  Sebagai puteri tunggal dia naik tahta menggantikan ayahandanya Sunan Parung dan menikah dengan turunan putera Prabu Siliwangi bernama Raden Rangga Mantri atau lebih dikenal dengan Prabu Pucuk Umum.
8)
Rangga Mantri atau Prabu Pucuk Umum; Akhir abad XV Masehi, penduduk Majalengka telah beragama Islam. Dia sebelum wafat telah menunjuk putera-puteranya untuk memerintah di daerah-daerah kekuasaannya.
9) Sunan Wanaperih; Terkenal Sunan Wanaperih, di Talaga sebagai seorang Raja yang memeluk Agama Islam pun juga seluruh rakyat di negeri ini semua telah memeluk Agama Islam. Sunan Wanaperih memerintah di Walangsuji, tetapi dia digantikan oleh puteranya Apun Surawijaya, maka pusat pemerintahan kembali ke Talaga.


Sumber

Sejarah  kerajaan Talaga Manggung: https://tatangmanguny.wordpress.com/kontroversi/kerajaan-talaga-silsilah-yang-tumpang-tindih/
Sejarah kerajaan Talaga Manggung di Wiki: https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Talaga_Manggung.
Sejarah kerajaan Talaga Manggung: http://antonsugara.blogspot.co.id/2012/03/sejarah-kerajaan-talaga-manggung.html

Museum Talaga Manggung: http://www.disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=948&lang=id


Foto Museum Talaga Manggung

Makam Sunan Wanaperih terletak di Majalengka, Kabupaten Majalengka.

1mm


 

Advertisements

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: