Bolaang Itang, kerajaan / Prov. Sulawesi Utara – kab. Bolaang Mongondow Utara

Kerajaan Bolaang Itang, adalah kerajaan Suku Mongondow; terletak di Sulawesi, Kab. Bolaang Mongondow Utara, prov. Sulawesi Utara. Kerajaan ini berdiri 1793. Pada tahun 1912 bergabunglah kerajaan Bolaang-Itang dengan kerajaan Kaidipang menjadi kerajaan Kaidipang Besar

The Kingdom of Kerajaan Bolaang Itang was a kingdom of the Mongondow People; located in the district north Bolaang Mongondow, north Sulawesi. Founded in 1793. In 1912, the Bolaang-Itang kingdom merged with the Kaidipang kingdom to become the Great Kaidipang Kingdom.
For english, click here

Lokasi Kabupaten Bolaang Mongondow Utara


Garis kerajaan-kerajaan di Sulawesi: link


Foto kerajaan-kerajaan di Sulawesi

* Foto sultan dan raja yang masih ada di Sulawesi: link
* Foto sultan dan raja di Sulawesi dulu: link
* Foto situs kuno di Sulawesi: link


Video sejarah kerajaan-kerajaan di Sulawesi

– Video sejarah kerajaan2 di Sulawesi, 40.000 SM – 2018: link
– Video sejarah kerajaan2 di Sulawesi Selatan, 1M – 2020: link
– Video sejarah kerajaan2 di Sulawesi Tenggara, 50.000 SM – 2020: link
– Video sejarah kerajaan2 di Sulawesi Utara, 4000 SM – sekarang: link


KERAJAAN BOLAANG ITANG

Tentang raja sekarang (2021)

Foto di bawah: Raja Doty Hasan Pontoh dari Bolaang Itang.
Tidak ada info tentang raja ini. (Sumber foto: donald tick, FB).


Sejarah kerajaan Bolaang Itang, abad ke-17

Umum

Mokapog atau Mokapogu adalah nama sebuah negeri lama di Sulawesi Utara, sebuah kerajaan berdaulat dan berpemerintahan sendiri yang eksis di daerah ini sampai dengan kurang lebih 4 abad yang lalu.
Mokapog merupakan negeri induk yang dikemudian hari berkembang menjadi 3 kerajaan:
* Kerajaan Kaidipang,
* Kerajaan Bintauna,
* Kerajaan Bolangitang.

Sejak abad ke-16, wilayah kabupaten Bolaang Mongondow telah berada dalam wilayah kekuasaan kerajaan. Beberapa kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah ini antara lain: kerajaan Bolaang Mongondow yang berkedudukan di Bolaang, dan empat kerajaan lainnya di wilayah Pantai Utara Bolaang Mongondow, yakni:
1) Kerajaan Bolango, kemudian menjadi Kerajaan Bolaang Uki berkedudukan di Walugu,
2) Kerajaan Bintauna dengan beberapa kali berpindah ibu kota, antara lain: Panayo, Minanga, dan Pimpi,
3) Kerajaan Bolaang Itang yang berkedudukan di Bolaang Itang dan
4) Kerajaan Kaidipang dengan Ibu kotanya Buroko.

Dari lima kerajaan yang berkuasa di wilayah Bolaang Mongondow, sebagaimana yang disebutkan diatas, kerajaan Bolaang Mongondow adalah kerajaan yang memiliki letak geografis yang lebih besar. Kerajaan lainnya seperti kerajaan Bolaang Uki, kerajaan Bintauna, kerajaan Bolaang Itang dan kerajaan Kaidipang berada di bagian utara Bolaang Mongondow.
Ditahun 1912 kerajaan Kaidipang dan Bolang Itang dipersatukan dengan nama kerajaan Kaidipang Besar dengan ibu negerinya Boroko.

Sumber: http://bolaang Itangbahrudinpodomi.blogspot.co.id/2009/02/sejarah-kerajaan-bolmong.html

Berdirinya kerajaan Bolaang Itang

Berdasarkan beberapa manuskrip kuno, surat menyurat antara Penghulu Bolangitang (Antogia Pontoh) dgn Kesultanan Ternate,  bahwa pernah terjadi kontak-kontak antar kerajan ditahun 1793.
Kontak-kontak lewat surat ini sehubungan degan pendirian kerajaan Bolangitang (sebagai warisan dari kedatuan Mokapog). Sehingga Bolangitang dikala itu dinaikkan statusnya menjadi sebuah kerajaan yang berdaulat, dimana sebelumnya bahwa Wilayah Bolangitang berada secara taktis dibawah kerajaan Kaidipang (dengan Raja pertama Maurits Datu Binangkal Korompot atau Pugu Pugu)

Pendirian kerajaan Bolangitang dirundingkan di Loji (bangunan VOC) di Manado yang bernama Loji Amsterdam. Dalam perundingan itu dihadiri oleh Pemerintah VOC, Sultan Ternate, dan Raja Willem David Korompot (Kaidipang)

Dalam perundingan itu dihasilkan sebuah konsensus tentang pendirian kerajaan Bolangitang memisahkan diri dari kerajaan Kaidipang. Dengan rajanya yang pertama adalah Raja Salmon Muda Pontoh. Raja Salmon Muda adalah Putra dari Antogia Pontoh yang merupakan Penghulu Bolangitang sebelum menjadi kerajaan.

Raja Salmon Muda Pontoh dilantik pada tanggal 21 November 1793 sebagai Raja pertama Bolangitang. Pusat kerajaan Bolangitang dan Istananya berada di Desa Sonuo saat ini.

Pada tahun 1912 bergabunglah kerajaan Bolaang-Itang dengan kerajaan Kaidipang menjadi Kerajaan Kaidipang Besar.

Tanggal 21 November 1793 sebagai awal waktu dimulainya pemerintahan kerajaan Bolangitang, sehingga tanggal ini menjadi ulang tahun Bolangitang,  dan pada Tanggal 21 November 2016 ini Negeri Bolangitang telah berusia 223 tahun.

Raja Ram Soeit Pontoh


Daftar Raja

* 1793-1823: Salmon Muda Pontoh, raja pertama kerajaan Bolaang Itang, dilantik 21 November 1793,
* 1863-1880: Israel Pontoh,
* 1880: Israel Pontoh diganti oleh Togupat Pontoh yang memerintah hanya 8 bulan,
* 1881-1882: Pade Pontoh,
* 1882-1883: Suit Pontoh,
* 1883-1907: Bonji Pontoh,
* 1907-1909: Sinyo Pontoh sebab pejabat sementara,
* 1909-1912: Suit Pontoh.

– Sumber / Source: link

Raja RS Pontoh


Rumah adat Bolaang Itang

Haja Djuhmira Pontoh, yang tinggal di rumah itu mengatakan rumah itu milik Jojugu (pangeran) Philips Pontoh. Ia merupakan cucunya Philips Pontoh.
“Ini dibuat tahun 1913. Yang buat dari orang Cina Ujung Pandang,” ujarnya.
Ia mengatakan modelnya sebenarnya berasal dari Spanyol. Pemotongan kayunya dilakukan pihak keluarga.
“Modelnya menggunakan Feng Shui. Bentuknya simetris,” katanya.
Ia menjelaskan rumah memiliki filosofi sendiri. Yang membuatnya tukang-tukang dari Cina.
“Yang datang sudah banyak. Ada juga dari Inggris,” katanya.


Daftar kerajaan-kerajaan di Gorontalo / Sulawesi Utara

Kerajaan Bolango, menjadi kerajaan Bolaang Uki: abad ke-15 sampai abad ke-19,
Kerajaan Bolaang Uki, 1886 – 1950,
Kerajaan Bolaang Itang, 1793 – 1912, 1912 menjadi kerajaan Kaidipang Besar,
Kerajaan Bolaang Mongondow, 1400 – 1950,
Kerajaan Kaidipang, 1630 – 1912, 1912 menjadi kerajaan Kaidipang Besar,
Kerajaan Kaidipang Besar, 1912 – 1950,
Kerajaan Bintauna, abad ke16 – 1950,
Kerajaan Pinohu, abad ke-15,
Kerajaan Suwawa, abad ke-8 sampai abad ke-20 (?),
Kerajaan Limboto, abad ke14 – ?,
Kerajaan Hulontalangi, abad ke-14, menjadi kerajaan Gorontalo,
Kerajaan Bubohu, 1750-1902,
Kerajaan Atinggola: 1500—1866,
Kerajaan Manado, 1500 – 1678,
Kerajaan Boalemo, 1607 sampai awal abad ke-20,
Kerajaan Kwandang, berdirinya ?,
Kerajaan Gorontalo, abad ke-14 sampai terakhir abad ke-19.


Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Bolaang Itang: https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Bolangitang
– Sejarah dan silsilah Bolaang Itang:  http://beritatotabuan.com/2014/10/ini-silsilah-kerajaan-bolang-itang/
– Daftar raja Bolaang Itang: http://lesbuminuboltim.blogspot.co.id/2016/02/raja-raja-kerajaan-bolaang-itang.html
– Tentang raja kerajaan Bolaang Itang: http://adrianuskojongian.blogspot.co.id/2016/03/mengenal-sedikit-raja-raja-bolaang-itang.html

– Suku Mongondow di Wiki: https://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Mongondow

– Kerajaan Mokapog: http://beritatotabuan.com/2014/10/ini-silsilah-kerajaan-bolang-itang/


Abo Hasan Pontoh; adatleader Bolang Itang since 1950, chief dynasty since 1967.

———————–

Raja Abo Bonji Pontoh dari Bolang-Itang. Memerintah september 1884-mundur 1907.


Peta Bolaang Uki, Bolaang Itang, Bolaang Mongondow dan Kaidipang, 1894

——————-
Peta Gorontalo awal abad ke-20


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: