Riau Lingga, Kesultanan / Kep. Riau – Lingga

Kesultanan Lingga, 1824-1911 merupakan Kerajaan Melayu yang pernah berdiri di pulau Lingga, prov. Kepulauan Riau.

The Sultanate of Lingga: 1824–1911. Located on Lingga, province Riau Archipel.

Klik foto untuk besar !

Kepulauan Riau

Kepulauan Riau


* Foto foto kesultanan Riau Lingga: link


1 Tentang Raja / About the king
2 Sejarah / History
3 Tentang pemerintahan Riau
4 Daftar Raja / list of kings
5 Sumber / source


1) Tentang Raja / About the king

Representative: Ym. HRH Raja Mohd Said Yang Dipertuan muda Putera Al-Ahmad Kelana

Tuanku Abdul Rahman III; Sultan  Riau-Lingga (keturunan Sultan terakhir Riau-Lingga) dari 1964; meninggal di Singapore, mei 2016; umurnya 83.

Tentang Raja Riau sekarang, klik di sini


2) Sejarah / History Kesultanan Riau Lingga

Lingga pada awalnya merupakan bagian dari Kesultanan Malaka, dan kemudian Kesultanan Johor. Pada 1811 Sultan Mahmud Syah III mangkat. Ketika itu, putra tertua, Tengku Hussain sedang melangsungkan pernikahan di Pahang. Menurut adat Istana, seseorang pangeran raja hanya bisa menjadi Sultan sekiranya dia berada di samping Sultan ketika mangkat. Dalam sengketa yang timbul Britania mendukung putra tertua, Husain, sedangkan Belanda mendukung adik tirinya, Abdul Rahman.
Traktat London pada 1824 membagi Kesultanan Johor menjadi dua: Johor berada di bawah pengaruh Britania sedangkan Riau-Lingga berada di dalam pengaruh Belanda. Abdul Rahman ditabalkan menjadi raja Lingga dengan gelar Sultan Abdul Rahman Muazzam Syah, dan berkedudukan di Daik, Kepulauan Lingga.
Sultan Hussain yang didukung Britania pada awalnya beribukota di Singapura, namun kemudian anaknya Sultan Ali menyerahkan kekuasaan kepada Tumenggung Johor, yang kemudian mendirikan kesultanan Johor modern.
Pada tanggal 7 Oktober 1857 pemerintah Hindia-Belanda memakzulkan Sultan Mahmud IV dari tahtanya. Pada saat itu Sultan sedang berada di Singapura. Sebagai penggantinya diangkat pamannya, yang menjadi raja dengan gelar Sultan Sulaiman II Badarul Alam Syah. Jabatan raja muda (Yang Dipertuan Muda) yang biasanya dipegang oleh bangsawan keturunan Bugis disatukan dengan jabatan raja oleh Sultan Abdul Rahman II Muadzam Syah pada 1899. Karena tidak ingin menandatangani kontrak yang membatasi kekuasaannya Sultan Abdul Rahman II meninggalkan Pulau Penyengat dan hijrah ke Singapura. Pemerintah Hindia Belanda memakzulkan Sultan Abdul Rahman II in absentia 3 Februari 1911, dan resmi memerintah langsung pada tahun 1913.
Kekuasaan Kesultanan Riau Lingga (merah)

 ————————

The Sultanate of Riau Lingga was a Malay kingdom, that once existed in Linga , Riau Islands. Based Tuhfat al Nafis , The sultan of Lingga was the heir of the Sultan of Johor, the region included the Riau Islands and Johor. This kingdom was recognized by Britain and the Netherlands, after they made the treaty of London in 1824, which divided the former Sultanate of Johor after it was already split from Siak Sri Indrapura by the British in 1818, but it was later claimed by the Dutch as region to kolonize.
Sultan Abdul Rahman Muazzam Syah was the first sultan of this kingdom of Riau Lingga.
3 febr. 1911, the sultanate was abolished by the government of the Dutch East Indies.

Source: https://en.wikipedia.org/wiki/Riau-Lingga_Sultanate


3) Tentang pemerintahan kesultanan Riau Lingga

Dalam pemerintahan Kesultanan Riau, Sultan bertindak sebagai Kepala Negara. Sementara Dipertuan Muda / Yamtuan Muda (wakil penguasa atau Viceroy) adalah posisi inheren tahan dengan penguasa elit Bugis, yang berfungsi sebagai Kepala Pemerintahan. Setelah dipisah dari JohorRiau, posisi Yamtuan Muda  dipertahankan di Kesultanan RiauLingga.
Istana kerajaan sultan terletak di Penyengat Indera Sakti dan Yam Tuan berada di Daik, Lingga. Hal itu dirasakan bahwa Sultan Melayu akan menjadi dominan di Lingga dan dependensinya, sedangkan Yamtuan Bugis akan memiliki kontrol di Riau (terdiri Bintan, Penyengat dan pulau-pulau sekitarnya); masing-masing penguasa tidak akan memiliki klaim terhadap pendapatan yang lain.
Riau menjadi jantung dari pengaruh politik Bugis di Dunia Melayu Barat. Perlu dicatat bahwa pembagian kekuasaan antara Melayu dan Bugis tidak bertemu tanpa perselisihan besar antara dua rumah.
Adat istiadat (custom) menyerukan pemisahan kekuasaan dan janji setia yang disebut Persetiaan Sungai Baru  (Sumpah Sungai Baru) dilantik antara Bugis dan Melayu dan diperpanjang selama lima kali antara 1722-1858. Di bawah adat, hanya orang Melayu dapat menjadi sultan dan posisi Yam Tuan disediakan secara eksklusif ke Bugis.

Sumber (bah. inggris): http://www.quickiwiki.com/en/Riau-Lingga_Sultanate


4) Daftar Raja / List of kings

Sultan:

* 1819-1832: Abdul Rahman
* 1832-1835: Muhammad II
* 1835-1857: Mahmud IV
* 1857-1883: Sulaiman II
* 1885-1911: Abdul Rahman II

Yamtuan:

* 1805-1831: Jaafar
* 1831-1844: Abdul
* 1844-1857: Ali II
* 1857-1858: Abdullah
* 1858-1899: Muhammad Yusuf

– Sejarah di Wiki: http://www.quickiwiki.com/id/Kesultanan_Lingga

Silsilah kesultanan Riau Lingga

Silsilah kesultanan Riau Lingga


Istana kesultanan Riau Lingga: Istana Damnah

1. Sisa Istana Damnah

Situs Istana Damnah merupakan salah satu jejak peninggaan Kerajaan Riau Lingga yang sarat sejarah. Sejarah mencatat, Istana Damnah dibangun pada tahun 1860 pada masa pemerintahan Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah II (1857-1883) fisik bangunannya kini memang sudah tidak berbentuk hanya menunggalkan bekas pondasi saja.
– Sumber: http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/2017/04/10/situs-istana-damnah-cagar-budaya-di-kabupaten-lingga-kepri/

2. Replika Istana Damnah

Ketika telah diberlakukannya otonomi daerah di Kepulauan Riau, Istana Damnah ini pun mulai mendapat perhatian Pemerintah Provinsi dan Pemerintah setempat. Mereka mendatangkan para arkeolog dan beberapa peneliti yang sudah ahli untuk melakukan riset dan penelitian bentuk bangunan Istana Damnah ini sebelumnya. Kemudian setelah beberapa lama dilakukannya riset dan penelitian maka Pemerintah mulai membangun replika Istana Damnah yang diyakini sangat mirip dengan istana yang aslinya.
– Sumber: http://infolingga.net/2017/02/19/salah-satu-situs-istana-melayu-riau-lingga-istana-damnah-menjadi-tujuan-wisata-sejarah/


Peta kuno Riau Lingga

klik peta untuk besar

Riau Lingga tahun 1888


5) Sumber / Source

Sejarah kesultanan Riau Lingga lengkap (QuickiWiki – bah. inggris): http://www.quickiwiki.com/en/Riau-Lingga_Sultanate
– Sejarah kesultanan Riau Lingga di Wiki:
https://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Lingga
– Sejarah kesultanan Riau Lingga: http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbtanjungpinang/2014/06/08/sejarah-kerajaan-riau-lingga-kepulauan-riau/
Sejarah kesultanan Riau Lingga di Melayuonline: http://melayuonline.com/ind/history/dig/355
Raja Ali: Kelana terakhir Kerajaan Riau-Lingga 1860-1927: http://melayuonline.com/ind/history/dig/355
Warisan sejarah kesultanan Riau Lingga: link

English

– About the sultan: link
History of the sultanate on Melayuonline: link
Extended history on QuickiWiki: http://www.quickiwiki.com/en/Riau-Lingga_Sultanate

Facebook

Waris Sultan Riau Lingga


* Foto foto kesultanan Riau Lingga: link

Tengku Abdul Rahman bin Tengku Muhammad Yusuf bin Tengku Usman bin Sultan Abdul Rahman Muadzam Shah II 2005

Tengku Abdul Rahman bin Tengku Muhammad Yusuf bin Tengku Usman bin Sultan Abdul Rahman Muadzam Shah II 2005


 

4 Comments

4 thoughts on “Riau Lingga, Kesultanan / Kep. Riau – Lingga

  1. Kurang lengkap

    • Sultans in Indonesia

      bisa jelaskan kurang lengkap ?
      terima kasih,
      Paul, penerbit website

  2. Sim Kok Keng

    So now a new ruler sultanate of riau-lingga has been restored in 2012 by the Indonesian government ?

    • Sultans in Indonesia

      As far as we know, there is no official restoration by the governement. It was HrH Raja Mohd Said, who send us the info; maybe it is a decision by the family.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: