Simpang Matan, kerajaan / Kal. Barat – Kab. Kayong Utara, Kab. Ketapang

Kerajaan Simpang Matan: 1762 – 1959. Terletak di Kalimantan, wilayah Kab. Ketapang dan Kab. Kayong Utara, Kalimantan Barat.
Gelar raja Simpang: Raja Simpang ke-7 bergelar Sultan Muhammad Jamaluddin II.

The kingdom of Simpang Matan: 1762  – 1959, located on West Kalimantan.

Klik foto untuk besar !

Kabupaten Ketapang

Kabupaten Ketapang

Provinsi Kalimantan Barat

Provinsi Kalimantan Barat


* Foto kerajaan / kingdom Simpang Matan: link

* Foto kerajaan2, situs kuno dan suku di Kalimantan:  link


1 Kebangkitan kesultanan / Revival of the sultanate, 2008.
2 Sejarah / History
3 Daftar Raja / list of kings
4 Peta-peta kuno Kalimantan

4 Sumber / Source
——————————————————————————————————————————–
1) Kebangkitan kesultanan / Revival of the sultanate, 2008.

31 mei 2008: Penobatan Drs. H. Gusti M. Mulia bin Gusti Mesir bin Gusti Roem untuk  sebagai Raja Simpang ke-7 bergelar Sultan Muhammad Jamaluddin II. 

Sumber: http://kerajaansimpang.blogspot.co.id/


2) Sejarah / History

Garis sejarah

Kerajaan Simpang dinamakan demikian karena letaknya yang berada dicabang dipersimpangan dua sungai, satu cabang di sebelah kanan Sungai Matan, dan cabang sebelah kiri Sungai Pagu di Lubuk Batu. Jadi nama SIMPANG itu karena letaknya dipersimpangan dua sungai. Kerajaan Simpang tidak jauh dari Kerajaan Matan, hanya setengah hari perjalanan mudik dari Simpang sampailah ke Matan.
Karena hubungan emosional dan kedekatannya dengan Matan, maka Kerajaan Simpang mencantumkan nama Matan sehingga dikenal dengan Kerajaan Simpang Matan.

Akibat dari perkembangan keturunan, maka Kerajaan Tanjungpura terjadi perebutan kekuasaan yang dilakukan oleh kakak beradik putra Sultan Zainuddin, sehingga Kerajaan Tanjungpura dibagi. Putra mahkota yaitu Pangeran Ratu Agung diberikan wilayah utara dan membangun kota kerajaan baru yang bernama Kerajaan Simpang. Sedangkan Kerajaan Tanjungpura sendiri masih tetap berdiri dengan perubahan nama menjadi Kerajaan Matan yang diperintah oleh Panembahan Busrah dan memindahkan ibukota pemerintahan ke Kerta Mulia.
1959: Sejak penyerahan kekuasaan dan aset-aset kerajaan yang dilebur pada tahun 1959 kepada Pemerintah, maka semua inventaris kerajaan/Swapraja menjadi inventaris Pemerintah.
Lihat pula:
Kerajaan Tanjungpura
Kerajaan Sukadana.

– Sumber: link


Peta kerajaan-kerajaan di Kalimantan Barat dulu

klik peta untuk besar

  1. Kerajaan-kerajaan di Kalimantan Barat, tahun 1800.

Kerajaan-kerajaan di Kalimantan Barat, tahun 1800.

Kerajaan-kerajaan di Kalimantan Barat, abad ke-19 dan awal abad ke-20

Kerajaan di Kalimantan barat, abad ke-19 dan awal abad ke-20

In the kingdom of Tanjungpura there was a power struggle, carried out by the brother of Sultan Zainuddin, so the kingdom of Tanjungpura was divided. The crown prince, Pangeran Ratu Agung, was given the northern region and he build a new kingdom, named Kingdom of Simpang. While the kingdom of Tanjungpura still existed, but the name was changed into the kingdom of Matan, ruled by Panembahan Busrah. The capital was moved to Kerta Mulia.
See also:
Kingdom of Tanjungpura,
Kingdom of Sukadana.


3) Daftar Raja / List of kings

Raja – Raja Tanjungpura

* 1454-1472: Brawijaya
* 1472-1487: Bapurung
* 1487-1540: Panembahan Karang Tunjung (1487 – 1504)

Pada zaman Penembahan Karang Tunjung inilah Kerajaan Tanjungpura di Benua Lama dialihkan ke Sukadana.

Raja – Raja Sukadana

* Penembahan Karang Tunjung (1487 – 1504)
* Gusti Syamsudin/Pundong Prasap bergelar Penembahan Sang Ratu Agung (1504 – 1518)
* Gusti Abdul Wahab Bergelar Penembahan Bendala (1518 – 1526)
* Penembahan Pangeran Anom ( 1526 – 1533)
* Penembahan Baroh (1533-1590)
* Gusti Aliuddin/ Giri Kesuma bergelar Panembahan Sorgi (1590-1604)
* Ratu Mas Jaintan (1604 – 1622)
* Gusti Kesuma Matan/Giri Mustika (Sultan Muhammad Syafiuddin) 1622 – 1665
* Gusti Kesuma Matan mempunyai 3 orang anak, antaranya: Gusti Jakar Negara.
* Gusti Jakar Negara bergelar Sultan Muhammad Zainuddin merupakan Raja Matan pertama.

Raja – Raja Matan

* 1665-1724: Gusti Jakar Kencana atau Sultan Muhammad Zainuddin
* 1724-1738: Gusti Kesuma Bandan atau Sultan Muhammad Muazzuddin
* 1738-1749: Gusti Bendung atau Pangeran Ratu Agung atau Sultan Muhammad Tajuddin
* 1749-1762: Gusti Kencuran atau Sultan Ahmad Kamaluddin
* 1762-1819: Gusti Asma atau Sultan Muhammad Jamaluddin

Gusti Asma adalah raja terakhir Kerajaan Matan dan pada masa pemerintahannya, pusat pemerintahan Kerajaan Matan dialihkan ke Simpang, dan nama kerajaannya pun berganti menjadi Kerajaan Simpang atau Kerajaan Simpang-Matan.

Raja raja Simpang Matan

* 1762-1814: Gusti Asma (Sultan Muhammad Jamaluddin)
* 1814-1829: Gusti Mahmud (Panembahan Anom Suriyaningrat)
* 1829-1874: Gusti Muhammad Roem (Panembahan Anom Kesumaningrat)
* 1874-1911: Gusti Panji ( Panembahan Suryaningrat )
* 1911-1942: Gusti Roem (Panembahan Gusti Roem/Panembahan Anom Kusumangrat )
* 1942-1944: Gusti Mesir (Panembahan Gusti Mesir)
* Gusti Ibrahim
Gusti Mesir menjadi tawanan tentara Jepang yang berhasil merebut wilayah Indonesia dari Belanda pada 1942, karena itulah maka terjadi kekosongan pemerintahan di Kerajaan Simpang. Pada akhir masa pendudukan Jepang di Indonesia, sekira tahun 1945, diangkatlah Gusti Ibrahim, anak lelaki Gusti Mesir, sebagai raja. Namun, karena saat itu usia Gusti Ibrahim baru menginjak 14 tahun maka roda pemerintahan dijalankan oleh keluarga kerajaan yaitu Gusti Mahmud atau Mangkubumi yang memimpin Kerajaan Simpang hingga wafat pada 1952.

* 31 mei 2008: Penobatan Drs. H. Gusti M. Mulia bin Gusti Mesir bin Gusti Roem untuk  sebagai Raja Simpang ke-7 bergelar Sultan Muhammad Jamaluddin II.

– Sumber: link   dan  Wiki)


4) Peta Kalimantan kuno

Untuk peta-peta Kalimantan kuno (1570, 1572, 1594, 1601, 1602, 1740, 1747, 1760, 1835), klik di sini.

Peta Kalimantan (Borneo) tahun 1601


5) Sumber / Source

Sejarah Tanjungpura / Simpang Matan di Wiki: link
– Sejarah Tanjungpura / Simpang Matan di Melayuonline: http://melayuonline.com/ind/history/dig/443/kerajaan-matan–tanjungpura
– Sejarah kerajaan Simpang: http://newberrymor.blogspot.co.id/2011/04/kerajaan-simpang-kal-bar.html
Tentang kerajaan Simpang: http://kerajaansimpang.blogspot.co.id/
Penobatan raja Simpang (2008):  https://wartakayong.wordpress.com/2015/02/10/penobatan-raja-simpang-kerinduan-kejayaan-masa-lalu/
– Daftar raja raja:  http://kerajaansimpang.blogspot.co.id/2010/05/blog-resmi-kerajaan-simpang.html

Website

– Website kerajaan Simpang: link

Facebook

Ikatan keluarga besar Gusti


* Foto kerajaan / kingdom Simpang Matan: link


 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: