Mer Ohoinean, ratskap / Kep. Kei – Prov. Maluku

Ratskap Mer Ohoinean terletak di desa Ohoinangan, pulau Kei Besar, Kepulauan Kei.
Di Kepulauan Kei terdapat negeri-negeri kecil, yang disebut Ratskap, dan dikepalai Rat.
Ratschap Mer Ohoinean (Nerohoinean), terdiri dari 3 (tiga) desa, yaitu Desa Ohoinangan, Desa Rahareng, Desa Elat, dan 3 (tiga) dusun.

Lokasi Kep. Kei

————————–

Lokasi Ohoinangan, Kepulauan Kei


Foto raja-raja negeri di Maluku yang ada sekarang

Untuk foto raja-raja, klik di sini


Video Ratskap Mer Ohoinean

* Video Pengukuhan Rat Mer Ohoinean, 2020: link
* Video Silaturahmi Rat Ratskap Mer Ohoinean: link


Foto budaya suku Kei: link


Video budaya suku Kei

* Tarian Saryat suku Kei: link
* Tarian adat suku Kei: link
* Tarian tradisional kep. Kei: link
* Pengukuhan raja Dullah (2020): link
* Pengukuhan raja Raut Kilsoin (2020): link
* Pengukuhan raja Kat El Ohoinangan (2020): link


NEGERI (RATSKAP) MER OHOINEAN

Pengukuhan Rat Mer Ohoinean, 4 juli 2020

4 juli 2020
Mahmud Rusbal dikukuhkan menjadi Rat dengan gelar Rat Kat El pada Sabtu di Ohoi Ohoinangan, Kecamatan Kei Besar, melalui ritual adat yang “maryadat” atau mengagumkan. Sebagai Rat, Mahmud memimpin 10 ohoi, lima ohoi orangkai dan lima ohoi soa.
Prosesi pengukuhan dimulai dengan ritual “ankod vhait enhor bakean kwas”. Calon Rat mengenakan pakaian kebesaran. Ritual ini bermakna raja berkewajiban melayani rakyatnya dengan penuh perhatian dan kehangatan, serta mampu merangkul segenap warganya agar bersama-sama dapat menggapai kemaslahatan yang sebesar-besarnya.
Dilanjutkan dengan ritual “ankod vhait enfen ngaban lor”. Ritual ini bermakna rakyat yang bernilai laksana emas, menggantungkan segenap keluhuran hidupnya sebagai amanat hukum Adat Larvul Ngabal pada pundak raja.

“Ankod vhait enkeb ivun lor”, ritual ini bermakna segenap masyarakat berada dalam satu kandungan Ratschaap untuk dilindungi dan dilayani tanpa pandang bulu.

“Ankod vhait insilik saribat”, ritual ini bermakna raja diserahi kelengkapan, untuk berjuang demi mempertahankan hukum adat Larvul Ngabal demi kebenaran, keadilan, kedamaian, dan kemaslahatan rakyatnya.

Pengukuhan Rat Mer Ohoinean, 4 juli 2020

“Ankod vhait entaha leat entetat hukum”, ritual ini bermakna raja diberikan kewenangan untuk menegakkan dan memutuskan hukum dalam wilayah kekuasaannya. Calon Rat diberikan tongkat kebesaran.

Perkembangan dan kemajuan melahirkan tantangan baru yang harus dapat diatasi dengan nilai-nilai luhur hukum Larvul Ngabal. Dengan begitu, calon Rat dikenakan pakaian modern melalui ritual “ankod vhait an keb bakreat mav”.

Usai mengenakan perlengkapan adat, Rat Famur Danar dan Rat Baldu memasuki woma dan melakukan ritual “fadok rakat” dan “sak-sak mas tad”. Rat Famur Danar melalui ritual fadok rakat, memasang mahkota kebesaran Rat Kat El, sebagai tanda calon raja ditetapkan sebagai raja. Dilanjutkan dengan Rat Baldu mengangkat mas riter diryai melalui ritual sak-sak mas tad, sebagai bukti pengesahan kebesaran Ratschaap Mer Ohoinean.

“Ler i, u terim kwas fo nan batang balrayat, nuhu met,” sebagai Rat Kat El Ratschaap Merohoinean, Mahmud Rusbal menyampaikan maklumat pertamanya.

Kemudian, Rat Kat El yang baru itu didampingi Rat Famur dan Rat Baldu diiringi nyanyian kebesaran Merohoinean (ngel-ngel snihat) mengantar raja ke kursi kerajaan.


Tentang Ratskap Mer Ohoinean

Ratschap Mer Ohoinean (Nerohoinean), terdiri dari 3 (tiga) desa, yaitu Desa Ohoinangan, Desa Rahareng, Desa  Elat,  dan 3 (tiga) dusun.

Tidak ada info tentang Ratskap Mer Ohoinean.


TENTANG NEGERI DAN PEMERINTAHAN NEGERI DI KEP. KEI

Untuk pemerintahan negeri di kepulauan Kei, klik di sini


Sumber Kep. Kei

– Tentang Rat dan ratskap: https://medium.com/
Adat pemerintahan Ratskap: http://ohoitelcommunity.blogspot.co.id/
Adat pemerintahan Ratskap: https://www.facebook.com/notes/kei-besar
– Suku Kei (masyarakat): http://suku-dunia.blogspot.nl/
– Sejarah kepulauan Kei: https://hukubun.wordpress.com/
– Hukum Adat di kepulauan Kei: http://hasanudinnoor.blogspot.co.id/
– Sejarah kepulauan Kei: http://kebudayaanmasyarakatkei.blogspot.co.id/


Maluku, tahun 1700 M

Maluku, tahun 1700 M


Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: