Binamu, kerajaan / Prov. Sulawesi Selatan – kab. Jeneponto

Kerajaan Binamu adalah kerajaan  di Sulawesi, Kabupaten Jeneponto, prov. Sulawesi Selatan. Kerajaan ini berdiri sejak abad ke15.

The Kingdom of Binamu was a kingdom in district Jeneponto, South Sulawesi.
For english, click here

Lokasi kabupaten Jeneponto


* Foto kerajaan / kingdom Binamu: link
* Foto foto Sulawesi dulu, suku Sulawesi dan situs kuno: link


Tentang Raja / About the king

11 juli 2014: meninggal Drs Farid Ilyas Mattewakkang MM Karaeng Awing, ketua Dewan Adat Kerajaan Binamu (Forum Silaturahmi Keraton/Kerajaan Nusantara).
Beliau adalah putra mahkota dari almarhum Ilyas Mattewakkang Karaeng Jalling sebagai Ketua Dewan Adat kerajaan Binamu.

– 2019: Ketua Dewan Adat Kerajaan Binamu: Moch. Ilham Farid ilyas Mattewakang.


Sejarah / History kerajaan Binamu

Pada zaman dahulu Jeneponto merupakan suatu kerajaan lokal yang besar, yang merupakan kerajaan yang berdiri sendiri dan memiliki 3 kerajaan besar antara lain Arungkeke, Binamu, Tarowang dan Bangkala.

Untuk Kerajaan Arungkeke, Tarowang, dan Bangkala, ketiganya merupakan kerajaan tersendiri yang otonom sejajar dengan kerajaan Binamu di Butta Turatea. Mereka tidak saling membawahi tapi tetap saling berinteraksi dan saling berbagi karena faktor kesamaan bahasa, budaya, tradisi, dan adat istiadat satu sama lain.

Hanya sedikit yang diketahui tentang sejarah Bangkala maupun Binamu, keduanya belum tersentuh survei arkeologi yang layak. Kendati demikian, kita dapat merekonstruksi sebagian asal-usul dan perkembangan kedua daerah ini dari empat sumber yaitu, pertama lontara′ (teks, B., M.) tertulis (kini dalam bentuk kertas) dalam aksara asli menggunakan bahasa Bugis dan Makassar. Kedua kunjungan penulis ke tempat-tempat yang namanya tertera dalam teks-teks lontara′. Ketiga tradisi lisan masa kini di Jeneponto. Dan keempat informasi dari penjarah kuburan yang memburu keramik-keramik Tiongkok dan Asia Tenggara yang dikuburkan bersama dengan jenazah di makam-makam pra-Islam (ini tak dijelaskan redaksi).

Dari bukti yang diperlihatkan sumber-sumber tersebut, kita dapat menarik kesimpulan bahwa pada abad ke 14, permukiman pertanian yang tersebar di lembah-lembah empat sungai utama Jeneponto dari barat ke timur, Topa, Allu, Tamanroya dan Jeneponto, telah menyatu untuk membentuk unit-unit pemerintahan kecil. Berdirinya unit-unit pemerintahan ini berkaitan dengan menyebarnya pertanian padi basah secara terorganisir dan terintensifikasi, sebuah kaitan yang juga terlihat di banyak dataran rendah Sulawesi Selatan pada abad ke 14 (Macknight 1983; Caldwell 1988).

Pada abad ke 15, unit pemerintahan yang berpusat di Sungai Topa dan Allu telah bersatu membentuk Kerajaan Bangkala, dan unit pemerintahan yang terkonsentrasi di Sungai Tamanroya dan Jeneponto bergabung menjadi Kerajaan Binamu.

Sumber: https://www.katailmu.com/2012/05/sejarah-kerajaan-binamu.html

Peta lokasi kerajaan Binamoe di Sulawesi Selatan, tahun 1909

1909


Daftar Raja / List of Kings

Adapun raja-raja yang pernah memerintah di kerajaan Binamu secara berturut-turut adalah sebagai berikut:

1) 1607-1631: Gaukang Dg Riolo
2) 1631-1660: Bakiri Dg Lalang
3) 1660-1678: Paungga Dg Gassing
4) 1678-1696: Datu Mutara
5) 1696-1713: Lapalang Dg Masse

6) 1713-1731: Patakkoi Dg Ngunjung
7) 1731-1747: Jakkolo Dg Rangka
8) 1747-1763: Pa’dewakkang Dg Lurang
9) 1763-1780: Ironggo Dg Bani
10) 1780-1796: Sanre Dg Nyikko

11) 1796-1814: Bebas Dg Lalo
12) 1814-1834: Badullah Dg Tinggi
13) 1834-1852: Palanrangi Dg Liu
14) 1852-1869: Patima Dg Sakking
15) 1869-1884: Itia Dg Ni’ni

16) 1884-1900: Mattewakkang Dg Jungge
17) 1900-1911: Sanre Dg Nyikko
18) 1911-1921: Langke Dg Lagu
19) 1921-1923: Ilompo Dg Radja
20) 1923-1929: Maggau Dg Sanggu
21) 1929-1946: Mattewakkang Dg Radja

Demikian susunan raja-raja di kerajaan Binamu mulai dari pertama kali terbentuk hingga berakhirnya kerajaan binamu itu sendiri.

– Sumber / Source: link


Istana / Palace: Balla Lompoa Karaeng Binamu


Komplek makam raja raja Binamu

Pemakaman raja raja Binamu berada di Lingkungan Bontoramba, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto.
Di Kompleks makam itu, terdapat 1.250 makam raja dan keturunan – keturunannya.
Kompleks makam ini mengalami perbaikan pada Tahun 1981-1984 oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi SulSel.

– Sumber: http://makassar.tribunnews.com/2016/06/16/komplek-makam-raja-raja-binamu-bukti-nyata-kejayaan-kerajaan-di-jeneponto
– Sumber: https://youchenkymayeli.blogspot.co.id/2013/11/foto-kompleks-makam-raja-raja-binamu.html


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Binamu dan kerajaan Bangkala: smartcitymakassar.com/2019/12/13/sejarah-kerajaan-binamu-dan-bangkala-jeneponto/
Sejarah kerajaan Binamu:  http://www.katailmu.com/2012/05/sejarah-kerajaan-binamu.html
Sejarah kerajaaan Binamu:  http://jufridaengnigga80.blogspot.co.id/2013/01/kerajaan-binamu-sebuah-catatan-singkat.html
Daftar raja Binamu:  http://jufridaengnigga80.blogspot.co.id/2013/01/kerajaan-binamu-sebuah-catatan-singkat.html
Yang tersisah dari kerajaan Binamu:  http://lumbungpadi.blogspot.co.id/2011/10/yang-tersisa-dari-kerajaan-binamu.html


 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s