Binamu, kerajaan / Prov. Sulawesi Selatan – kab. Jeneponto

Kerajaan Binamu adalah kerajaan  di Sulawesi, Kabupaten Jeneponto, prov. Sulawesi Selatan. Kerajaan ini berdiri sejak abad ke-17.

The Kingdom of Binamu was a kingdom in district Jeneponto, South Sulawesi. 17th Century.
For english, click here

Lokasi kabupaten Jeneponto


Garis kerajaan-kerajaan di Sulawesi: link


Foto kerajaan-kerajaan di Sulawesi

* Foto sultan dan raja yang masih ada di Sulawesi: link
* Foto sultan dan raja di Sulawesi dulu: link
* Foto situs kuno di Sulawesi: link


Video sejarah kerajaan-kerajaan di Sulawesi

– Video sejarah kerajaan2 di Sulawesi, 40.000 SM – 2018: link
– Video sejarah kerajaan2 di Sulawesi Selatan, 1M – 2020: link
– Video sejarah kerajaan2 di Sulawesi Tenggara, 50.000 SM – 2020: link
– Video sejarah kerajaan2 di Sulawesi Utara, 4000 SM – sekarang: link


KERAJAAN  BINAMU

Tentang Raja

11 juli 2014
Meninggal Drs Farid Ilyas Mattewakkang MM Karaeng Awing, ketua Dewan Adat Kerajaan Binamu (Forum Silaturahmi Keraton/Kerajaan Nusantara).
Beliau adalah putra mahkota dari almarhum Ilyas Mattewakkang Karaeng Jalling sebagai Ketua Dewan Adat kerajaan Binamu.

2019
Ketua Dewan Adat Kerajaan Binamu: Moch. Ilham Farid ilyas Mattewakang.

——————–

Drs Farid Ilyas Mattewakkang MM Karaeng Awing. Wafat 11 juli 2014


Sejarah kerajaan Binamu, abad ke-17

Umum

Pada zaman dahulu Jeneponto merupakan suatu kerajaan lokal yang besar, yang merupakan kerajaan yang berdiri sendiri dan memiliki 3 kerajaan besar antara lain Arungkeke, Binamu, Tarowang dan Bangkala.

Untuk Kerajaan Arungkeke, Tarowang, dan Bangkala, ketiganya merupakan kerajaan tersendiri yang otonom sejajar dengan kerajaan Binamu di Butta Turatea. Mereka tidak saling membawahi tapi tetap saling berinteraksi dan saling berbagi karena faktor kesamaan bahasa, budaya, tradisi, dan adat istiadat satu sama lain.

Kerajaan Binamu adalah salah satu kerajaan yang pernah didirikan di Kabupaten Jeneponto pada awal abad ke-17. Masyarakat Kerajaaan Binamu berasal dari Suku Makassar. Kerajaan ini merupakan salah satu kerajaan kecil yang pada awalnya memihak Kerajaan Gowa dan kemudian beralih memihak Kerajaan Bone. Kerajaan Binamu berkuasa di wilayah Kabupaten Jeneponto bagian timur. Masyarakatnya bekerja sebagai petani padi dan nelayan. Kerajaan Binamu membagi pemerintahannya menjadi kelompok palili dan wanua. Kerajaan ini menjadi kerajaan adat pada awal abad ke-20.

Pendirian

Kerajaan Binamu awalnya adalah sebuah wilayah-wilayah kekuasaan kecil yang disebut Kareang dengan penguasa bergelar Kare. Kareang-kareang yaitu Kareang Layu di Layu, Kareang Kalomporo di Tana Toa, Kareang Tina’ro di Tina’ro, Kareang Balang di Balang, Kareang Manjangloe di Manjangloe, Kareang Ballarompo di Ballarompo, dan Kareang Tolo di Tolo.
Wilayah-wilayah ini kemudian menjadi bawahan dari Kerajaan Gowa. Pada tahun 1600 M, semua wilayah ini bersatu menjadi sebuah negeri yang disebut Turatea dan melepaskan diri dari kekuasaan raja Kerajaan Gowa. Pemerintahan di negeri Turatea diatur ulang, sehingga berdirilah kerajaan-kerajaan kecil di wilayah Jeneponto dengan wilayah dan raja pertamanya merupakan para Kare yang menguasai wilayah Kareang. Kerajaan Binamu akhirnya dibentuk oleh Kareang Layu.

Wilayah Kekuasaan

Wilayah Kerajaan Binamu awalnya hanya berada di lembah Tamanroya yang berpusat di Layu. Wilayahnya kemudian meluas hingga mencakup dua sungai besar yaitu Sungai Jeneponto dan Sungai Tamanroya. Wilayah ini dipimpin oleh para penguasa yang disebut To’do’ Appaka’.
Wilayahnya terdiri dari Bangkala Loe, Layu, Batujala, dan Lentu’. Keempat penguasa ini kemudian bersatu dan mengadakan musyawarah untuk memilih raja yang bergelar Tumanurung. Kerajaan Binamu kemudian berkuasa di wilayah Kabupaten Jeneponto bagian timur. Wilayahnya merupakan lembah yang subur. Wilayah Kerajaan Binamu semakin meluas setelah Kerajaan Arungkeke dan wilayah Bontorappo bergabung ke dalam kekuasannya.

Pemerintahan

Kerajaan Binamu membagi pemerintahan menjadi kelompok palili dan wanua. Palili merupakan wilayah yang diperintah oleh bawahan raja, sedangkan wanua diperintah secara langsung oleh raja. Wilayah palili yaitu Sidenre, Balang, Balang Toa, Sapanang, Cinnong, dan Tonrokassi. Wilayah wanua meliputi Ujung Loé, Kalumpang, Palajau, Bulo-Bulo, Pattallasang, Jombé, Paitana, Arungkeke, Togo-togo, Bontorappo, Pao, Tarowang, Tino, Tonra, Rumbia, dan Tolo’.

Pada awal abad ke-20, Kerajaan Binamu menjadi kerajaan adat yang dipimpin oleh raja.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Binamu

Dari kiri ke kanan:
– Saudara Karaeng kerajaan Binamu,
– Sultan dan sultana kesultanan Gowa,
– Karaeng Binamu.


Daftar Raja

Adapun raja-raja yang pernah memerintah di kerajaan Binamu secara berturut-turut adalah sebagai berikut:

1) 1607-1631: Gaukang Dg Riolo
2) 1631-1660: Bakiri Dg Lalang
3) 1660-1678: Paungga Dg Gassing
4) 1678-1696: Datu Mutara
5) 1696-1713: Lapalang Dg Masse

6) 1713-1731: Patakkoi Dg Ngunjung
7) 1731-1747: Jakkolo Dg Rangka
8) 1747-1763: Pa’dewakkang Dg Lurang
9) 1763-1780: Ironggo Dg Bani
10) 1780-1796: Sanre Dg Nyikko

11) 1796-1814: Bebas Dg Lalo
12) 1814-1834: Badullah Dg Tinggi
13) 1834-1852: Palanrangi Dg Liu
14) 1852-1869: Patima Dg Sakking
15) 1869-1884: Itia Dg Ni’ni

16) 1884-1900: Mattewakkang Dg Jungge
17) 1900-1911: Sanre Dg Nyikko
18) 1911-1921: Langke Dg Lagu
19) 1921-1923: Ilompo Dg Radja
20) 1923-1929: Maggau Dg Sanggu
21) 1929-1946: Mattewakkang Dg Radja

Demikian susunan raja-raja di kerajaan Binamu mulai dari pertama kali terbentuk hingga berakhirnya kerajaan binamu itu sendiri.

– Sumber / Source: link

H.Mattewakang Karaeng Radja Karaeng Binamu XXI


Istana / Palace: Balla Lompoa Karaeng Binamu


Komplek makam raja raja Binamu

Pemakaman raja raja Binamu berada di Lingkungan Bontoramba, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto.
Di Kompleks makam itu, terdapat 1.250 makam raja dan keturunan – keturunannya.
Kompleks makam ini mengalami perbaikan pada Tahun 1981-1984 oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi SulSel.

– Sumber: http://makassar.tribunnews.com/2016/06/16/komplek-makam-raja-raja-binamu-bukti-nyata-kejayaan-kerajaan-di-jeneponto
– Sumber: https://youchenkymayeli.blogspot.co.id/2013/11/foto-kompleks-makam-raja-raja-binamu.html


Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Binamu dan kerajaan Bangkala: smartcitymakassar.com/2019/12/13/sejarah-kerajaan-binamu-dan-bangkala-jeneponto/
Sejarah kerajaan Binamu di Wiki: https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Binamu
Sejarah kerajaaan Binamu:  http://jufridaengnigga80.blogspot.co.id/2013/01/kerajaan-binamu-sebuah-catatan-singkat.html
Daftar raja Binamu:  http://jufridaengnigga80.blogspot.co.id/2013/01/kerajaan-binamu-sebuah-catatan-singkat.html
Yang tersisah dari kerajaan Binamu:  http://lumbungpadi.blogspot.co.id/2011/10/yang-tersisa-dari-kerajaan-binamu.html


Peta lokasi kerajaan Binamoe di Sulawesi Selatan, tahun 1909


Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: