Pujut, Kedatuan / Lombok

Kedatuan Pujut terletak di Lombok, kec. Pujut, Kab. Lombok Tengah.

Pulau Lombok

Pulau Lombok

Lokasi Pulau Lombok

Lokasi Pulau Lombok


* Foto foto Lombok dulu, situs kuno, intervensi belanda (1894) dan suku Sasak: link


Sejarah Kedatuan kuno Pujut

Pujut merupakan wilayah kedatuan (kerajaan kecil) yang diperkirakan berdiri pada tahun caka 1255 atau 1355 M, perkiraan tahun berdirinya kedatuan Pujut ini diambil dari sumber lontar yang berbahasa sasak berbunyi “Kengkang Pelapak Gedang Lembah Gunung Pujut dait Gunung Tengak dait Pelembah Polak Due”. Kengkang melambangkan angka 1, Pelepak Gedang Polak melambangkan angka 2, Gunung Pujut melambangkan angka 5 dan Gunung Tengak melambangkan angka 5,  sehingga jika angka ini digabungkan akan membentuk angka caka 1255.

Kedatuan Pujut didirikan oleh seorang bangsawan Majapahit yang bernama Ame Mas Meraje Mulie dan menikah dengan puteri kerajaan Klungkung Bali.

Sejarah lengkap:  https://sasaqgagah14.wordpress.com/2016/01/09/sejarah-masjid-kuno-pujut/


Sejarah kerajaan-kerajaan di Lombok permulaan
.
Menurut isi Babad Lombok, kerajaan tertua yang pernah berkuasa di pulau ini bernama Kerajaan Laeq (dalam bahasa sasak laeq berarti waktu lampau), namun sumber lain yakni Babad Suwung, menyatakan bahwa kerajaan tertua yang ada di Lombok adalah Kerajaan Suwung yang dibangun dan dipimpin oleh Raja Betara Indera. Kerajaan Suwung kemudian surut dan digantikan oleh Kerajaan Lombok. Pada abad ke-9 hingga abad ke-11 berdiri Kerajaan Sasak yang kemudian dikalahkan oleh salah satu kerajaan yang berasal dari Bali pada masa itu.

Di Lombok, dalam perkembangannya meninggalkan jejak berupa empat kerajaan utama saling bersaudara, yaitu Kerajaan Bayan di barat, Kerajaan Selaparang di Timur, Kerajaan Langko di tengah, dan Kerajaan Pejanggik di selatan. Selain keempat kerajaan tersebut, terdapat kerajaan-kerajaan kecil, seperti Parwa dan Sokong serta beberapa desa kecil, seperti Pujut, Tempit, Kedaro, Batu Dendeng, Kuripan, Samarkaton dan Kentawang. Seluruh kerajaan dan desa ini selanjutnya menjadi wilayah yang merdeka, setelah kerajaan Majapahit runtuh. Di antara kerajaan dan desa itu yang paling terkemuka dan paling terkenal adalah Kerajaan Lombok yang berpusat di Labuhan Lombok.


Berdirinya Masjid kuno Gunung Pujut

Sebagai tempat ibadah maka pada tahun caka 1509 atau 1587 M Meraje Olem mendirikan Masjid di puncak Gunung Pujut (pada ketinggian 400 mdpl). Masjid Gunung Pujut sendiri memiliki desain arsitektur yang unik dan dapat ditandai dari bentuk atap 2 cungkup seperti masjid demak, bangunan masjid tidak memiliki jendela dengan satu pintu kayu didepan dan berdinding sangat pendek yaitu 1,5 meter sehingga untuk memasuki masjid maka harus menundukkan kepala.


Peta kuno Lombok

klik peta untuk besar

Abad ke-15 (belum Lombok)

Lokasi Lombok, tahun 1660

Lombok (kanan) tahun 1725

Nusantara tahun 1683


Sumber

Sejarah Kedatuan Pujut: https://sasaqgagah14.wordpress.com/2016/01/09/sejarah-masjid-kuno-pujut/
– Sejarah masjid kuno Pujut:
http://lombok.panduanwisata.id/wisata-religi/masjid-kuno-gunung-pujut-saksi-sejarah-islam-di-lombok
Sejarah kerajaan-kerajaan di Lombok permulaan: https://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Lombok


Masjid Kuno Pujut

Masjid Kuno Pujut

Masjid Kuno Pujut

Masjid Kuno Pujut

Masjid Kuno Pujut

Masjid Kuno Pujut

Makam Meraje Olem, atau bisa disebut Sempane.


Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: