Baa, kerajaan / P. Rote – prov. Nusa Tenggara Timur

Kerajaan Baa, ibukota Menggelama. Pulau Rote, Kab. Rote Ndao, Prov. Nusa Tenggara Timur.

The kingdom of Baa, capital Menggelama. Island of Rote. District of Rote Ndao.
For english, click here

Lokasi pulau Rote, NTT

———————–
Kerajaan-kerajaan di pulau Rote; lokasi kerajaan Baa


* Foto kerajaan Baa: di bawah


* Video sejarah P. Rote dan NTT, 50.000 SM-sekarang: link


* Foto raja-raja yang masih ada di Rote: link
*
Foto raja-raja dulu di pulau Rote: link
*
Foto istana / rumah raja-raja di pulau Rote: link
* Foto suku Rote: link


KERAJAAN BAA

Tentang Manek (Raja) sekarang (2021)

Raja Muda Chris Dae Panie bersama isteri. He is one of the leaders of the Baa dynasty and grandson of the last ruling manek of this dynasty-Manek Ishak Dae Panie.


Sejarah kerajaan Baa

Untuk info tambahan tentang kerajaan-kerajaan di pulau Rote: Donald Tick: https://www.facebook.com/Manek-of-Rote-Ndao-832442366958194/

Kerajaan Baa adalah salah satu dari 19 kerajaan pulau Rote dan juga ibukota Rote / Ndao district. Raja ini,  atau disebut Manek, adalah salah satu dari beberapa kepala dinastiyang dilantik resmi sebagai Raja area itu. Kebanyakan yang lain hanya kepala klan dinasti raja.
Seperti di beberapa kerajaan Rote lainnya, dinasti ini memiliki beberapa cabang.
Saat itu raja adalah wajah kerajaan Rote, karena tidak ada raja lain dilantik.
Di Baa juga adalah anak raja pertama dan terakhir Rote, yang memerintah selama beberapa dekade sebelum Perang Dunia II. Dia tinggal di istana. Ayah  Wilson Kedoh itu diminta menjadi raja seluruh Rote. Karena tidak ada raja yang mau, martabat itu diberikan kepada anggota dinasti Fettor dari Landu.
– Sumber:  http://yeridami.blogspot.nl/p/asal-usul-rote.html

Pertemuan para manek Rote tahun 1930-an.
Ke-3 dari kiri: Thobias Malelak dari Keka (meninggal 1966),
Ke-4 dari kiri: Christian Paul Manubulu dari Korbafo (1926-1989),
Ke-5 dari kiri: DL Detaq dari Baa (meninggal 1938),
Ke-6 dari kiri: tidak diketahui,
Ke-7 dari kiri: Yusuf William Johannis dari Landu (1916-1961). Matheos Yusuf William Johannis ini adalah keturuan dari raja-raja Landu yang terlibat pertikaian di tahun 1756 yang berakhir dengan pembantaian oleh VOC. [Sumber: dipersembahkan oelh Middelkoop kepada KITLV].


Istana kerajaan Baa

Kondisi terkini bekas Istana Raja Rote di Baa. [foto: Matheos Messakh]. Sumber: http://satutimor.com/bagaimana-orang-rote-mengakali-belanda-dalam-pemerintahan.php

Kondisi terkini bekas Istana Raja Rote di Baa. [foto: Matheos Messakh]


Daftar 19 kerajaan di Rote

1. Baa: berada di kepulauan Rote, Barat Daya Pulau Timor, dibentuk tahun 1691.
2. Bilba.
3. Bokai: Didirikan 1756.
4. Dehla: berada di kepulauan Rote, Barat daya Pulau Timor. Dehla melepaskan diri dari Oenale dan didirikan pada tahun 1800-an.
5. Dengka: kerajaan terbesar dari 19 kerajaan yang berada di Pulau Rote.
6. Diu: kadang berada di bawah kekuasaan Korbafo, didirikan pada 1691.
7. Keka: berada di kepulauan Rote, barat daya dari Timor. Keka melepaskan diri dari Termanu tahun 1772.
8. Korbafo: berada di kepulauan Rote, barat daya dari Timor.
9. Landu: kerajaan yang paling tua dari 19 kerajaan kelompok pulau Rote, terletak di barat-day Timor.
10. Lelain: berada di pulau Rote, barat-daya Timor. Sebelum Lelain menjadi kerajaan terpisah sendiri tahun 1690, Lelain melepaskan diri dari Bokai.
11. Lelenuk: berada di pulau Rote, barat-daya Timor. Kerajaan melepaskan diri dari Termanu dan dibentuk tahun 1772
12. Loleh: berada di pulau Rote, barat-daya Timor. Dikuasai oleh Termanu tahun 1730.
13. Ndao: berada di pulau Rote, Barat-daya dari Timor.
14. OEnale: berada di Kepulauan Rote , barat daya Timor.
15. OEpao: berada di Kepulauan Rote, barat daya Timor. Didirikan tahun 1691.
16. Ringgouw: berada di Kepulauan Rote, barat daya Pulau Timor, didirikan pada 1691.
17. TalaE: berada di Kepulauan Rote, barat daya Timor.
18. Termanu: berada di kepulauan Rote, barat daya Timor.
19. Thie: berada di kepulauan Rote, barat daya Timor. Dari 1730 sampai 1756, Manek dari Thie pergi bersama Maneks dari OEpao, Loleh, Baa dan Lelain ke Jawa untuk mempelajari lebih lanjut agama  kristen.
– Sumber / Source: http://leksilion-rote.blogspot.co.id/2011/09/nusak-di-pulau-rote-leksi-ingguoe.html

Raja Baa, Joel Simon Kedoh (1928-1948) dan permaisuri Regina Amalo di depan istana modern mereka yang bergaya art-nouveau di Baa, Rote sekitar tahun 1930. Sumber: donald tick: https://www.facebook.com/Manek-of-Rote-Ndao-832442366958194/

Raja Baa, Joel Simon Kedoh (1928-1948) dan permaisuri Regina Amalo di depan istana modern mereka yang bergaya art-nouveau di Baa, Rote sekitar tahun 1930.


Sejarah kerajaan-kerajaan di pulau Rote

Sebelum 1500

Pendaratan penduduk awal secara bergelombang dan terpisah-pisah, hingga terbentuk sistem kemaysarakatan seperti Leo dan Nusak, terjadi kontestasi perebutan daerah-daerah subur dan padang penggembalaan, misalnya legenda Sabalo dan Sabadai dari Nusak Bokai.

Abad ke-16

– 1522: Sisa awak kapal Magelhan singgah di Pulau Rote. Pulau Rote pertama kali ditulis dengan nama Rote.

Abad ke-17

– 1621:  Misi dominikan pertama di Pulau Rote dan Pulau Sabu
– 1653:  Nusak Landu, Nusak Oepao, Nusak Ringgou dan Nusak Bilba bersumpah setia kepada Ter Horst seorang pejabat kompeni di Kupang
– 1654:  Ekspedisi Ter Horst ke Pulau Rote untuk memperkuat sekutu Belanda tadi (Nusak Landu, Nusak Oepao, Nusak Ringgou dan Nusak Bilba)
– 1656:  Belanda mulai mencatat tentang keberadaan Nusak. Arnol de Flaming mengatakan bahwa kejadian-kejadian di Rote terpecah dua antar yang mendukung Portugis dan yang mendukung Belanda. Dengka, Baa, Loleh dan Bau Dale memihak Portugis
– 1656-1658:  Dengka, Loleh, Baa dan Bau Dale diduduki paksa oleh Belanda
– 1658:  Dengka, Loleh, Baa dan Bau Dale menyerang Nusak tetangga untuk
membayar denda kepada kompeni
– 1660:  Dengka Loleh, Baa, dan Bau Dale kembali diserang oleh Belanda
– 1661:  Loleh diserang oleh Belanda, 500 orang Lole mati
– 1662:  Perjanjian Paravicini, Nusak Dengka, Termanu, Korbaffo, dan Nusak Bilba diakui keberadaannya oleh Belanda
– 1676:  Belanda menyerang Nusak Dengka dan Loleh
– 1679: Belanda pertama kali mengirimkan orang Rote untuk belajar bahasa Melayu
– 1690-1691: Pergolakan wilayah-wilayah tertentu untuk meminta pemerintahan
[Journal of NTT Studies] Vol 1 No 1: 72 sendiri.

Makam Prince DL Detaqdari Baa(wafat 1938). Sumber: donald tick: https://www.facebook.com/Manek-of-Rote-Ndao-832442366958194/

Abad ke-18

– 1755:  Sekolah pertama di Pulau Rote berdiri sendiri
– 1756:  Pengakuan eksistensi Nusak Diu dan Bokai. Juga pertama kali dibuat sekolah dengan sistem Rote.
– 1760:  Nusak Landu, Ringgou, Oesapo, Baa, Lelain (Ossipokah), Thie, Loleh dan Oenale diakui oleh Belanda
– 1772:  Lelenuk memisahkan diri dari Bokai & Talae memisahkan diri dari Keka

Abad ke-19

Pengakuan terhadap Nusak Diu
– 1818-1819: Rakyat Hoi Ledo dibuang ke Babau (Kupang) karena ingin memisahkan diri dari Termanu
– 1874: Manek Thie, FoE Mbura, dibunuh di wilayah Nusak Termanu. Dikarenakan persaingan Nusak Termanu untuk memperoleh pengaruh terhadap Belanda. Raja Termanu kemudian diberhentikan dari jabatannya kemudian digantikan oleh adiknya.
– 1879: Pulau Rote dijadikan satu Onder Afdeling

Abad ke-20

– 1908: Penetapan batas Thia dan Dengka di Danau Tua
– 1909: Penyatuan beberapa Nusak
– 1911: Sengketa Thie dan Dengka dengan persoalan Danau Tua kembali mencuat. Beberapa Manek di buang keluar p. Rote karena menentang kebijakan Belanda pada 1909
– 1925:  Pencabutan batas Nusak antara Nusak Thie dan Nusak Dengka oleh Manek Thie, ia dibuang ke Alor.
– 1928:  Rote dibentuk menjadi sebuah selbestuur
– 1935:  Gejolak di Bo’a (Nusak Delha) menentang penagihan pajak oleh Belanda
– 1945:  Sengketa antara Thie dan Dengka dengan persoalan batas Nusak
– 1950:  Pembentukan Dewan Pemerintah Daerah Sementara Swapraja Rote Ndao

Manek Paulus DaE dari Baa (foto 2008). Sumber donald tick, FB


Sumber / Source

– Sejarah timbulnya kerajaan di Rote:  http://sajjacob.blogspot.co.id/2015/01/sejarah-timbulnya-kerajaan-di-pulau.html
– 19 kerajaan di Rote:  http://leksilion-rote.blogspot.co.id/2011/09/nusak-di-pulau-rote-leksi-ingguoe.html
– Nama nusak (kerajaan) di Rote: http://malole80.blogspot.co.id/2015/10/nama-nama-nusak-kerajaan-di-rote.html
Sejarah kepulauan Rote di Wiki: link
Asal usul Rote: http://yeridami.blogspot.co.id/p/asal-usul-rote.html
– Tentang suku Rote: http://suku-dunia.blogspot.co.id/2014/11/sejarah-suku-rote-nusa-tenggara-timur.html
– Bagaimana orang Rote mengakali belanda dalam pemerintahan: http://satutimor.com/bagaimana-orang-rote-mengakali-belanda-dalam-pemerintahan.php


Raja Joel Simon Kedoh, raja untuk seluruh Rote (1928-1948) di depan istana di Baa. Sumber: KITLV, Leiden, Netherlands

Raja Joel Simon Kedoh, raja untuk seluruh Rote (1928-1948) di depan istana di Baa. KITLV

—————————–

Son of king of Baa, Joel Simon Kedoh of Rote with his wife in front of the palace of his father in 1990. Sumber: donald tick: https://www.facebook.com/Manek-of-Rote-Ndao-832442366958194/

Son of Raja Baa, Joel Simon Kedoh of Rote with his wife in front of the palace of his father in 1990.—————————

Fettor Thobias Mandala-sementara Manek dari Baa 1958-1963. Succeeded the abdicated Manek Izak Dae Panie(1953-58). Succeeded by Fettor Zakarias Mandala(1963-69). Picture ca 2003. Sumber: Mr W Woodruff-USA; donald tick: https://www.facebook.com/Manek-of-Rote-Ndao-832442366958194/


1 Comment

One thought on “Baa, kerajaan / P. Rote – prov. Nusa Tenggara Timur

  1. Pingback: Talae, Sejarah Kerajaan Pulau Rote : SAUDALE.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: