Kediri, kerajaan / Jawa Tengah

Kerajaan Kediri: 1045 – 1221. Terletak di Jawa tengah.

The kingdom of Kediri: 1045 – 1221. Located on central Jawa.
For english, click here

Provinsi Jawa Tengah

Provinsi Jawa Tengah


* Foto kerajaan Kediri: link
Foto Jawa dulu, situs kuno dan Batavia: link


Sejarah / History

I   Garis sejarah kerajaan di Jawa / line of history of kingdoms on Java: link

II   Sejarah / History kerajaan Kediri, 1045 – 1221

For english, click here

Pada akhir November 1042, Airlangga, raja Kahuripan, terpaksa membelah wilayah kerajaannya karena kedua putranya bersaing memperebutkan takhta. Putra yang bernama Sri Samarawijaya mendapatkan kerajaan barat bernama Kediri (Panjalu) yang berpusat di kota baru, yaitu Daha. Sedangkan putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur bernama Janggala yang berpusat di kota lama, yaitu Kahuripan.
Pembagian kerajaan tersebut dilakukan oleh seorang Brahmana yang terkenal akan kesaktiannya yaitu Mpu Bharada. Kedua kerajaan tersebut dikenal dengan Kahuripan menjadi Jenggala (Kahuripan) dan Panjalu (Kediri). Meskipun kurangnya peninggalan arkeologis, usia Kediri melihat banyak perkembangan dalam literatur klasik: Mpu Sedah Kakawin Baratayuda, Mpu Panuluh Gatotkacasraya, dan Mpu Dharmaja Smaradhana berkembang di era ini.
Pada tahun 1222 Kertajaya sedang berselisih melawan kaum brahmana yang kemudian meminta perlindungan Ken Arok akuwu Tumapel. Kebetulan Ken Arok juga bercita-cita memerdekakan Tumapel yang merupakan daerah bawahan Kadiri.
Setelah Ken Arok mengalahkan Kertajaya, Kadiri menjadi suatu wilayah dibawah kekuasaan Singhasari. Ken Arok mengangkat Jayasabha, putra Kertajaya sebagai bupati Kadiri.

– Sumber: Wiki

Lokasi kerajaan Kediri



Daftar Raja / List of Rulers

For english, click here

1. Raja Sri Jayawarsa
2. 1117: Raja Bameswara
3. 1135-1157: Raja Jayabaya
4. 1159 / 1161: Raja Sri Saweswara (berdasarkan prasasti Padelegan II (1159) dan prasasti Kahyunan (1161))
5. 1171: Raja Sri Aryeswara (berdasarkan prasasti Angin
6. Raja Sri Gandra
7. 1182: Raja Sri Kameswara (berdasarkan prasasti Ceker dan Kakawin Smaradahana)
8. 1190-1222: Raja Sri Kertajaya  ( berdasarkan prasasti Galunggung (1194), Prasasti Kamulan (1194), prasasti Palah (1197), prasasti Wates Kulon (1205), Nagarakretagama, dan Pararaton.)

Kertajaya merupakan raja terakhir dari Kerajaan Kediri. Raja Kertajaya juga dikenal dengan sebutan Dandang Gendis. Selama masa pemerintahannya, kestabilan kerajaan menurun. Hal ini disebabkan Raja Kertajaya mempunyai maksud mengurangi hak-hak kaum Brahmana. Keadaan ini ditentang oleh kaum Brahmana. Kedudukan kaum Brahmana di Kerajaan Kediri semakin tidak aman.

– Sumber: link


Peta-peta kuno Jawa

Untuk peta kuno Jawa (1598,  1612, 1614, 1650, 1660, 1800-an, abad ke-18, 1840) klik di sini

Jawa, tahun 1650


Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Kediri: https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Kadiri
Sejarah kerajaan Kediri: http://sejarahbudayanusantara.weebly.com/kerajaan-kediri.html
Sejarah kerajaan Kediri: http://www.portalsejarah.com/sejarah-kerajaan-kediri.html
Daftar Raja: https://indriblb.wordpress.com/2013/06/26/raja-raja-di-kerajaan-kediri/comment-page-1/


Candi Penataran, peninggalan Kediri

Candi Penataran, peninggalan Kediri


 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: