Langkat, kesultanan / Prov. Sumatera Utara – kab. Langkat

ﻛﺴﻠﺘﺎﻧﻦ لڠکت

.
Kesultanan Langkat,
1568–1946. Terletak di Sumatera, Kab. Langkat, prov. Sumatera Utara.
Kesultanan Langkat menjadi makmur karena dibukanya perkebunan karet dan ditemukannya cadangan minyak di Pangkalan Brandan.
Kesultanan Langkat runtuh bersamaan dengan meletusnya Revolusi Sosial yang didukung pihak komunis pada tahun 1946. Pada saat itu banyak keluarga Kesultanan Langkat yang terbunuh.

The Sultanate of Langkat, 1568 – 1946. Located in Kab. Langkat, prov. of north Sumatera. During the Social Reolution of 1946 this sultanate was destroyed.
For english, click here

Lokasi kab. Langkat


* Foto kesultanan Langkat: link
* Foto sisa istana kesultanan Langkat: link
* Foto bekas Istana Darul Aman Kota Lama: link
* Foto bekas Istana Kota Baru: link


Garis kerajaan-kerajaan di Sumatera: link


Foto kerajaan-kerajaan di Sumatera

* Foto sultan dan raja yang masih ada di Sumatera: link
* Foto sultan dan raja di Sumatera dulu: link


Video sejarah kerajaan / kesultanan di Sumatera

* Video sejarah kerajaan di Sumatera, 75.000 SM – sekarang: link
* Video sejarah kerajaan di Sumatera Utara, 0 M – sekarang: link
*
Video sejarah kerajaan di Sumatera Barat, 0 M – sekarang, link


1 Tentang Raja
2 Sejarah 
3 Daftar Raja
4 Istana 
5 Mesjid Azizi, mesjid peninggalan Kesultanan Langkat
6 Kompleks makam kesultanan Langkat

7 Sumber / Source


1) Tentang Sultan sekarang (2021)

Present Sultan: Tuanku Azwar Abdul Djalil Rahmatshah Al Hajj, cucu Sultan Abdul Aziz Abdul Jalil Rahmad Shah. Sejak / since 2003.


2) Sejarah kesultanan Langkat, 1568–1946

Kesultanan Langkat merupakan monarki yang berusia paling tua di antara monarki-monarki Melayu di Sumatera Timur.
Pada tahun 1568, di wilayah yang kini disebut Hamparan Perak, salah seorang petinggi kerajaan Aru dari Tanah Karo yang bernama Dewa Shahdan berhasil menyelamatkan diri dari serangan kesultanan Aceh dan mendirikan sebuah kerajaan. Kerajaan inilah yang menjadi cikal-bakal kesultanan Langkat modern.
Pengganti Dewa Shahdan, Dewa Sakti, tewas dalam penyerangan yang kembali dilakukan oleh Kesultanan Aceh pada tahun 1612.

Pada masa kepemimpinan Raja Kejuruan Hitam (1750-1818), serangan terhadap Langkat berasal dari kerajaan Belanda. Langkat sebelumnya merupakan bawahan kesultanan Aceh sampai awal abad ke-19. Pada saat itu raja-raja Langkat meminta perlindungan kesultanan Siak.
Tahun 1850 Aceh mendekati Raja Langkat agar kembali ke bawah pengaruhnya, namun pada 1869 Langkat menandatangani perjanjian dengan Belanda, dan Raja Langkat diakui sebagai Sultan pada tahun 1877.
Setelah Sultan Mahmud Abdul Jalil Rakhmat Shah (memerintah 1927-1948) wafat pada tahun 1948, para Sultan Langkat praktis kehilangan kekuasaan politiknya dan hanya bertahta sebagai Pemangku Adat dan Kepala Keluarga Kerajaan.
Sumber Wiki: link

Sultan Mahmud Abdul Jalil Rahmad Shah (memerintah 1927-1948).


5) Daftar Raja / Sultan

  • 1568-1580 : Panglima Dewa Shahdan
  • 1580-1612 : Panglima Dewa Sakti, anak raja sebelumnya
  • 1612-1673 : Raja Kahar bin Panglima Dewa Sakdi, anak raja sebelumnya
  • 1673-1750 : Bendahara Raja Badiuzzaman bin Raja Kahar, anak raja sebelumnya
  • 1750-1818 : Raja Kejuruan Hitam (Tuah Hitam) bin Bendahara Raja Badiuzzaman, anak raja sebelumnya
  • 1818-1840 : Raja Ahmad bin Raja Indra Bungsu, keponakan raja sebelumnya
  • 1840-1893 : Tuanku Sultan Haji Musa al-Khalid al-Mahadiah Muazzam Shah (Tengku Ngah) bin Raja Ahmad, anak raja sebelumnya
  • 1893-1927 : Tuanku Sultan Abdul Aziz Abdul Jalil Rakhmat Shah bin Sultan Haji Musa, anak raja sebelumnya
  • 1927-1948 : Tuanku Sultan Mahmud Abdul Jalil Rakhmat Shah bin Sultan Abdul Aziz, anak raja sebelumnya
  • 1948-1990 : Tengku Atha’ar bin Sultan Mahmud Abdul Jalil Rahmad Shah, anak raja sebelumnya, sebagai pemimpin keluarga kerajaan
  • 1990-1999 : Tengku Mustafa Kamal Pasha bin Sultan Mahmud Abdul Jalil Rahmad Shah, saudara raja sebelumnya
  • 1999-2001 : Tengku Dr Herman Shah bin Tengku Kamil, cucu Sultan Abdul Aziz Abdul Jalil Rahmad Shah
  • 2001-2003 : Tuanku Sultan Iskandar Hilali Abdul Jalil Rahmad Shah al-Haj bin Tengku Murad Aziz, cucu Sultan Abdul Aziz Abdul Jalil Rahmad Shah, gelar Sultan dipakai kembali
  • 2003-sekarang : Tuanku Sultan Azwar Abdul Jalil Rahmad Shah al-Haj bin Tengku Maimun, cucu Sultan Abdul Aziz Abdul Jalil Rahmad Shah.

– Sumber / Source:  https://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Langkat#Daftar_Penguasa

Abdoel Aziz Abdoeldjalil Rachmat Sjah, sultan Langkat, 1895

 


6) Istana

1 – Istana Kota Baru
Dihancur tahun 1945.
* Foto Istana Kota Baru: link

Istana kesultanan Langkat di Tanjungpura, 1927

Istana kesultanan Langkat di Tanjungpura————————-

2 – Istana Darul Aman Kota Lama
* Foto Istana Darul Aman Kota Lama: link


7) Mesjid Azizi, mesjid peninggalan Kesultanan Langkat

Mesjid Azizi, mesjid peninggalan Kesultanan Langkat yang masih tetap kokoh berdiri hingga saat ini. Menjadi saksi bisu di setiap kejadian yang ada dan juga lalu lalang para peziarah yang ingin mengunjungi makam kesultanan Langkat.
Mesjid Azizi terletak di dalam kota Tanjung Pura, Kabupaten langkat.
Mesjid Azizi dibangun pada tahun 1889 oleh Sultan Langkat Haji Musa dan selesai pengerjaannya di tahun 1902. Mesjid ini diresmikan oleh Sultan Abdul Aziz Djalil Rachmat syah, di sinilah nama Mesjid Azizi ini berasal.


8) Kompleks makam kesultanan Langkat

Seperti yang kita ketahui, pada jaman dulu makam selalu berdekatan dengan mesjid yang didirikan. Begitu pula dengan Mesjid Azizi ini, disebelah kiri pelataran masjid apabila dilihat dari pintu gerbangnya,  terdapat sejumlah kompleks makam kesultanan Langkat. Pada kompleks makam di dalam yang ditandai oleh atap berkubah dan diberi tahta seperti mahkota terdapat makam keluarga inti kesultanan Langkat. Sedangkan pada bagian luar yang tidak disertai atap diatasnya berisi makam keluarga kerabat dekat kesultanan dan juga makam seorang pahlawan nasional yaitu Tengku Amir Hamzah.


9) Sumber / Source

– Sejarah kesultanan Langkat  di Wiki: link
Sejarah kesultanan Langkat:  http://tembakaudeli.blogspot.co.id/p/blog-page_12.html
Sejarah kesultanan Langkat:  http://www.royalark.net/Indonesia/langkat.htm
– Kerajaan Aru dulu, kesultanan Langkat kemudian: http://www.lenteratimur.com/aru-dahulu-langkat-kemudian/
Kerajaan Tamiang, kerajaan Aru dan kesultanan Langkat serangkai yang tidak terpisahkan: https://www.facebook.com/notes/tengku-irwansyah-putra/sejarah-kerajaan-dan-kesultanan-3-serangkai/10151960523917145/

– Sultan bersama kedatukan kerapatan adat di maret 2013: link
Daftar Raja:  https://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Langkat#Daftar_Penguasa


 Peta lokasi kesultanan Langkat, Deli, Serdang dan Asahan. 1930

————————-

Peta kerajaan-kerajaan di Sumatera Utara abad ke-19, incl. Langkat


Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: