* FOTO situs kuno di Bali

Yeh Pulu

Sejarah relief yang terdapat di lokasi wisata ini, menceritakan tentang sejarah kehidupan masyarakat Bali kuno, pada masa kerajaan Bedahulu. Tidak hanya relief didinding, lubang menjorok kedalam untuk tempat bertapa, juga ada di objek wisata ini. Konon tempat ini digunakan untuk bertapa raja Bedahulu, sebelum beliau kalah berperang melawan kerajaan Majapahit pada tahun 1343.

Sing Dadi Blog: Bali Culture - Yeh Pulu Relief

———————————————

Gunung Kawi

  Candi ini dibangun kira-kira abad ke-11 Masehi pada masa pemerintahan Raja Udayana hingga pemerintahan Anak Wungsu. Raja Udayana merupakan salah satu raja terkenal di Bali yang berasal dari Dinasti Warmadewa. Terdapat 4 kelompok pahatan, 3 candi dan satu wihara di Candi Gunung Kawi. Pada kompleks candi di sebelah Barat terdapat semacam “ruang” pertapaan yang juga disebut wihara.

Gunung Kawi Ubud Bali, Persemayaman Abadi Raja Udayana Halaman all ...

———————————————

Goa Gajah

Pura Hindu Goa Gajah sudah dikenal sejak masa pemerintahan beberapa raja di pulau Bali, diantaranya yaitu: Sri Dharmawangsa Wardhana Marakata Pangkajastano Tunggadewa (tahun 1022), Raja Anak Wungsu (tahun 1053) Paduka Sri Maha Guru (tahun 1324).
Nama candi itu sendiri sebenarnya berasal dari kata “Lwa Gajah”, yang ditulis oleh “Mpu Prapanca” pada tahun 1365 berdasarkan kitab “Negara Kertha Gama”. Situs purbalaka Pura Goa Gajah dibangun pada abad ke-11, ketika pada saat itu masih diperintah oleh Raja “Sri Bedahulu”. Pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk di era Majapahit menulis bahwa “Lwa Gajah” terletak di desa Bedulu sebagai tempat pertapaan “Sang Bodadyaksa”.

Goa Gajah

———————————————

Situs Goa Garba

Goa Garba berada di bawah pura Pengukur-ukuran, merupakan salah satu situs bersejarah di Pejeng Kelod, Tampaksiring, Gianyar. Menurut catatan prasasti yang bisa dijumpai di Pura Agung Pengukur-ukuran, pura ini berdiri sejak masa pemerintahan Raja Jayapangus, pada kisaran abad 12.
tempat ini dulunya merupakan sebuah tempat pesraman atau tempat belajar untuk kaum bangsawan, selain itu ditempat ini pulalah Kebo Iwa sebelum menjadi mahapatih kerajaan Bedahulu.

Objek wisata Goa Garba di Pejeng

———————————————

Desa kuno Sembiran

  Desa Sembiran merupakan sebuah desa kuno yang sudah berumur ratusan tahun. Ada banyak peninggalan bersejarah di desa ini yang diyakini sudah berusia 2.000 tahun sebelum masehi.
Berbagai benda yang ditemukan di Desa Sembiran ini termasuk alat yang berasal dari zaman Batu Tua (Poletithicium). Namun sayang, sampai kini belum berhasil ditemukan jenis manusia yang mendukung atau menciptakan alat-alat tersebut. Selain benda-benda yang berasal dari jaman Batu Tua, di Sembiran juga ditemukan beberapa prasasti yang terdiri dari 6 golongan yakni; 1. Prasasti Jaman Ratu Ugrasena (24 januari 923) 2. Prasasti Jaman Tabranida-Warmadewa (19 Desember 951) 3. Prasasti jaman Raja Jhanasadhu-Warmadewa (6 April 975) 4. Prasasti jaman Sang Ratu Dari Ajua-Dewi (11 September 1016) 5. Prasasti jaman Raja Anak Wungsu (10 Agustus 1065) 6. Prasasti jaman Raja Jaya pangus (22 Juli 1181).

———————————————

Pura Tirta Empul

Pura Tirta Empul dibangun disekililing sebuah sumber mata air yang besar pada 962 M selama wangsa Warmadewa oleh raja Sri Candrabhayasingha Warmadewa (dari abad ke-10 hingga ke-14). Nama pura berasal dari sumber mata air tersebut yang dinamakan “Tirta Empul”. Mata air tersebut berasal dari sungai Pakerisan. Pura dibagi menjadi 3 bagian; Jaba Pura (halaman depan), Jaba Tengah (halaman tengah) dan Jeroan (halaman dalam). Jaba Tengah terdiri dari 2 kolam dengan 30 pancuran yang diberi nama sebagai berikut: Pengelukatan, Pebersihan, dan Sudamala serta Pancuran Cetik (racun).

Tirta Empul Tampak Siring - Bali Holy Spring Water Temple


 

Blog at WordPress.com.

<span>%d</span> bloggers like this: