Aceh / daftar, list 100 Uleebalang

————————————————————————————————————————-

In Aceh once were about 100 kingdoms. Each kingdom was a vassal or subordinate of the sultan of Aceh and was led by a king, who had the title Uleebalang. At first, the uleebalangs were autonomous kings in their respective regions, which subsequently conquered by the sultan of Aceh.

Kebanyakan orang hanya pernah mendengar mengenai Kesultanan Aceh, namun jarang yang mengetahui bahwa di Aceh pernah berdiri sekitar 100 kerajaan.
Masing-masing kerajaan itu merupakan vasal atau bawahan sultan Aceh dan dipimpin oleh raja yang bergelar Uleebalang.
Ulèëbalang (Melayu: hulubalang) adalah golongan bangsawan dalam masyarakat Aceh yang memimpin sebuah kenegerian atau nanggroë, yaitu wilayah setingkat kabupaten dalam struktur pemerintahan Indonesia sekarang. Ulee balang digelari dengan gelar Teuku untuk laki-laki atau Cut untuk perempuan.
Uleebalang, ditetapkan oleh adat secara turun-temurun. Mereka menerima kekuasaan langsung dari Sultan Aceh. Uleebalang ini merupakan penguasa nanggroe atau raja-raja kecil yang sangat berkuasa di daerah mereka masing-masing.
Setelah berakhirnya Perang Aceh, negeri-negeri para uleebalang ini memperoleh status swapraja (zelfbestuur landschappen).

Sumber: Wiki
——————————————————————————————————-
Daftar berbagai kerajaan uleebalang tersebut adalah:

1) Onderafdeling Sigli, dengan swapraja-swapraja sebagai berikut:

(1) Pidie (XII Mukim), kecuali Kale (V Mukim) dan Laweung.
(2) Aree (II Mukim)
(3) Iboih
(4) Aron (III Mukim)
(5) Ie Leubeue (VI Mukim)
(6) Ndjong
(7) Glumpang Payong (III Mukim)
(8) Sama Indra
(9) Bambi dan Oenoe (III Mukim)
(10) Kroeeng Seumideuen
(11) Pineung (III Mukim)
(12) Gighen (Gigieng)

2) Onderafdeling Lam Meulo, dengan swapraja-swapraja sebagai berikut:

(1) Cumbok (V Mukim)
(2) Titeu (II Mukim)
(3) Troeseb (II Mukim)
(4) Keumala (II Mukim)
(5) Me Tareuem
(6) Andeue dan Lala
(7) Ilot
(8) Tangse
(9) Geumpang

3) Onderafdeling Padang Tiji, dengan swapraja-swapraja sebagai berikut:

(1) Kale (V Mukim) dan Laweueng
(2) Reubee (V Mukim)

4) Onderafdeling Meureudu, dengan swapraja-swapraja sebagai berikut:

(1) Meureudu
(2) Trieng Gading
(3) Pante Raja

5) Onderafdeling Lhokseumawe (Telok Seumawe), dengan swapraja-swapraja sebagai berikut:

(1) Lhokseumawe
(2) Sawang
(3) Nisam
(4) Cunda
(5) Blang Me
(6) Bayue
(7) Blang Mangat
(8) Sama Kuro
(9) Bloe
(10) Geudong

6) Onderafdeling Lhok Soekon (Lhoksukon), dengan swapraja-swapraja sebagai berikut:

(1) Kroeng Pase
(2) Keureuto (dan daerah takluknya)
(3) Matang Koeli
(4) Peuto

7) Onderafdeling Idi, dengan swapraja-swapraja sebagai berikut:

(1) Idi Rayeu
(2) Idi Cut
(3) Tanjong Seumanto dan Meureubo
(4) Simpang Olim (Simpang Ulim)
(5) Bugeng dan Bago
(6) Peudawa Rayeu
(7) Julo Cut
(8) Julo Rayeu

8) Onderafdeling Langsa, dengan swapraja-swapraja sebagai berikut:

(1) Peureulak
(2) Langsa
(3) Soengoe Raya

9) Onderafdeling Tamiang, dengan swapraja-swapraja sebagai berikut:

(1) Kejurun Karang
(2) Raja Bendahara
(3) Sungai Ijoe
(4) Kejurun Muda
(5) Sutan Muda

10) Onderafdeling Calang, dengan swapraja-swapraja sebagai berikut:

(1) Kluang
(2) Kuala Daya
(3) Lambeusoe (dan daerah takluknya, yang meliputi Lam Me dan Lam No)
(4) Unga (dan daerah takluknya, yang meliputi Pante Caureumen)
(5) Lhok Kroeet
(6) Pate
(7) Lageuen (termasuk Lhok Gloempang dan Raneue)
(8) Rigaih
(9) Kroeng Sabe
(10) Teunom

11) Onderafdeling Meulaboh, dengan swapraja-swapraja sebagai berikut:

(1) Woyla
(2) Boebon
(3) Lhok Boebon
(4) Kaway XVI (Meulaboh)
(5) Seunagan
(6) Seuneuam
(7) Beutong
(8) Tungkop
(9) Pameue

12) Onderafdeling Tapak Tuan, dengan swapraja-swapraja sebagai berikut:

(1) Kuala Batee
(2) Susoh
(3) Blang Pidie (Blang Pedir)
(4) Manggeng
(5) Lhokpawoh Utara
(6) Labuan Haji (Labohan Adji)
(7) Meuke
(8) Sama Dua
(9) Lhokpawoh Selatan
(10) Tapa Tuan (Tapak Tuan)
(11) Kluet

13) Onderafdeling Singkil, dengan swapraja:

(1) Trumon

14) Onderafdeling Simalur, dengan swapraja-swapraja sebagai berikut:

(1) Tapah (Teupah)
(2) Simalur (Simuelue)
(3) Salang
(4) Lekom
(5) Siguele (Sikhuele)

15) Onderafdeling Takengon, dengan swapraja-swapraja sebagai berikut:

(1) Rojo Cek Bobasan
(2) Kejuron Buket (Bukit)
(3) Kejuron Siah Utama
(4) Kejuron Linggo

16) Onderafdeling Serbojadi, dengan swapraja:

(1) Kejuron Serbojadi Abok atau Abok (Abu)

17) Onderafdeling Gayo Luos, dengan swapraja:

(1) Kejuron Petiambang

18) Onderafdeling Alas, dengan swapraja-swapraja:

(1) Kejuron Bambel
(2) Kejuron Pulo Nas (Batu Mbulen)
———————————————————————————————————————–
Sumber:

– Donald Tick, Facebook

– Said, Muhammad. Atjeh Sepandjang Abad, diterbitkan oleh pengarang sendiri, 1961
– Hurgronje Snouck. De Atjehers, Batavia Landrukkerij, 1893
——————————————————————————————————

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: