Banua Tamiang, kesultanan / Sumatera – Prov. Aceh, Kab. Aceh Tamiang

Kesultanan Banua Tamiang:  1330 – 1558.  Terletak di Sumatera, wilayah Kab. Aceh Tamiang, prov. Aceh.
Kerajaan ini berdiri sejaka abad ke-14.

The Sultanate of Banua Tamiang: 1330 – 1558. Located on Sumatera, Prov. of Aceh.
This kingdom exists since the 14th century.
For english, click here

Provinsi Aceh

Provinsi Aceh (hijau)


* Foto Aceh: Kesultanan Aceh Darussalem: link
* Foto Aceh: Raja kerajaan-kerajaan kecil di Aceh: link
*
Foto Aceh: Aceh dulu: link
*
Foto Aceh: Perang Aceh-belanda (1873-1903): link


Sejarah / History kesultanan Banua Tamiang

For english, click here

Kerajaan Banua di Tamiang telah berdiri sejak 1184. Raja pertama bergelar Meurah Gajah, 1184-1213. Raja terakhir sebelum Islam adalah Makhdum Saat (Panglima Eumping Beusoe), 1323-1353, berasal dari Peureulak dan perkawinannya dengan Putri Raja Mala (678-723), diperoleh seorang anak laki-laki yang diberi nama Raja Muda.

Pada waktu pemerintahan Eumping Beusoe, datanglah rombongan mubaligh dari Peureulak yang dipimpin seorang ulama, Teungku Ampon Tuan, yang kemudian Kerajaan Tamiang menjadi Kerajaan Islam. Putri Teungku Ampon Tuan dinikahkan dengan Putera Mahkota Kerajaan Raja Muda. Dari perkawinan tersebut, lahir seorang puteri yang bernama Puteri Lindung Bulan.

Setelah Raja Eumping Beusoe mangkat, diangkat Raja Muda menjadi Raja Kerajaan Islam Banua dengan gelar Raja Muda Seudia, sekaligus raja pertama Kerajaan Islam Banua (setelah namanya diubah menjadi Kerajaan Islam Tamiang), yang memerintah selama 47 tahun, 1353-1398.

Pada masa pemerintahan Raja Muda terjadi agresi Majapahit yang dipimpin Patih Nala pada 1377). Angkatan perang Majapahit menduduki Pulau Kampai di Selat Malaka. Patih Nala mengirim utusan kepada Raja Muda Seudia, meminta Raja untuk menyerahkan puterinya (Puteri Lindung Bulan) untuk persembahan pada Raja Majapahit, Prabu Rajasanagara Hayam Wuruk.

Raja Muda Seudia menolak permintaan itu. Karena itu, Patih Nala melakukan agresi terhadap Kerajaan Islam Banua. Karena diserang, Raja Muda Seudia dan rakyat mengadakan perlawanan dengan gigih. Angkatan perang Majapahit mengalami kerugian besar di Kota Kuala Peunaga dan Aron Meubajee. Selain itu, di ibukota kerajaan terjadi perang besar sehingga semua bangunan hancur, terbakar, dan diruntuhkan.

Pada saat kritis tersebut, datang bantuan pasukan beserta perlengkapan perang dari Kerajaan Islam Peureulak dan Kerajaan Samudera/Pase (sekutu Banua dalam federasi). Akhirnya, tentara Majapahit mengalami kekalahan dalam medan tempur dan Majapahit mengurungkan niat untuk menjajah Kerajaan Banua. Setelah Raja Muda Seudia mangkat pada 1398, Kerajaan Islam Banua menjadi kacau sehingga terpecah menjadi tiga kerajaan kecil (Kerajaan Negeri Karang, Kerajaan Kuala Peunaga, dan Kerajaan Negeri Indra/Daerah Alas).
– Sumber: https://harunjaya33.wordpress.com/2012/04/20/aceh-sebelum-darussalam/


Daftar raja / list of kings

* 1330 – 1352: Sultan Muda Setia
* 1352 – 1369: Mangkubumi Muda Sedinu
* 1369 – 1412: Sultan Po Malat
* 1454 – 1490: Sultan Po Kandis
* 1490 – 1528: Sultan Po Garang
* 1528 – 1558: Pendekar Sri Mengkuta

– Sumber / Source: http://melayuonline.com/eng/history/dig/415/the-benua-tamiang-sultanate


Peta Aceh dulu

klik peta untuk besar

Peta Aceh tahun 1646. Achem, from ‘Livro do Estado da India Oriental’, an account of Portuguese settlements in the East Indies, by Pedro Barreto de Resende

———————————–

Peta Aceh 1873.


Peta-peta kuno Sumatera

Untuk peta kuno Sumatera (1565, 1588, 1598, 1601, 1616, 1620, 1707, 1725, 1760), klik di sini

Sumatera, tahun 1707


Sumber / Source

– Sejarah kesultanan Banua Tamiang di Melayuonline:  http://melayuonline.com/ind/history/dig/415/kesultanan-benua-tamiang
Sejarah kesultanan Banua Tamiang:  https://www.facebook.com/SejarahAceh/posts/10150622664676791
Sejarah Banua Tamiang di Wiki: Wiki
– Sejarah kesultanan Banua Tamiang: https://harunjaya33.wordpress.com/2012/04/20/aceh-sebelum-darussalam/
– Sejarah kerajaan Tamiang:  http://acehdalamsejarah.blogspot.co.id/2009/10/sejarah-kerajaan-tamiang.html

English

– History Banua Tamiang on Melayuonline: link


 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s