Sitiung, kerajaan / Prov. Sumatera Barat – kab. Dharmasraya

Kerajaan Sitiung terletak di Prov. Sumatera Barat, kab. Dharmasraya.

Lokasi kab. Dharmasraya


* Foto sultan dan raja yang masih ada di Sumatera: link
* Foto sultan dan raja di Sumatera dulu: link

* Foto raja-raja di Simalungun dulu: link
* Foto raja-raja kerajaan kecil di Aceh dulu: link

* Foto suku Minangkabau: link
* Foto suku Batak: link
* Foto situs kuno di Sumatera: link


Sejarah kerajaan Sitiung

Kerajaan Sitiung memang belum terbaca kapan tahun berdirinya, kapan berakhirnya, dan siapa pewaris kerajaannya di masa sekarang. Akan tetapi, dugaan awal kerajaan Sitiung berdiri setelah kerajaan Malayu hengkang ke Saruaso pada abad 14 M. Begitu juga dengan nama-nama yang pernah menjadi raja di Kerajaan Sitiung, belum banyak yang bisa diidentifikasi. Akan tetapi juga, berdasarkan beberapa Tjap Mohor yang disimpan oleh pemuka adat Sitiung sekarang (pemuka adat ini disinyalir masih keturunan raja-raja Kerajaan Sitiung) dapat diketahui beberapa nama yang pernah menjadi raja kerajaan Sitiung, di antaranya adalah Rajo Angek Garang (tahun tidak diketahui), Ali Raja Hitam (tahun tidak diketahui), Raja Tunggal (tahun tidak diketahui), dan Sutan Kotan (1878 M).

Seorang pembesar dari Pagaruyung pun pernah diutus untuk menjadi raja di Kerajaan Sitiung, yang mana pembesar tersebut diberi gelar Raja Tumangguang. Dikirimnya raja dari Pagaruyung dikarenakan hilangnya pewaris raja sebelumnya yang bernama Tuanku Raja Nan Hitam. Akan tetapi, berdasarkan informasi dari tetua Sitiung, raja dari Pagaruyung tersebut tak pernah sampai ke Sitiung. Begitu pula hilangnya Tuanku Raja Nan Hitam pun ada kaitannya dengan konflik berkepanjangan di Kerajaan Sitiung. Konon kabarnya beliau dibunuh, begitu pula dengan ahli warisnya.

Sebagai catatan juga, agaknya Raja Hitam adalah nama gelar. Sebuah Tjap Mohor yang disimpan oleh salah seorang dari Orang Besar Sitiung bertulis Ali Raja Hitam. Diperkirakan sebelum terjadi konflik ada beberapa Raja Hitam yang lain. Selain itu, sebuah Piagam Raja Jambi juga menyebutkan kalau batas kerajaannya di bagian Hulu berbatas dengan Raja Hitam dan Raja Putih. Jadi, dugaan awal dapat disimpulkan kalau Raja Hitam salah satu trah yang pernah menjadi penguasa di Kerajaan Sitiung di masa lampau.

Berdasarkan cerita secara turun-menurun yang diperoleh dari tetua Sitiung, terungkap fakta bahwa Kerajaan Sitiung memang tak henti dilanda konflik perebutan kekuasaan. Oleh karena itu, berdasarkan kebijakan tokoh-tokoh berpengaruh pada masa itu, maka dibuat sebuah kesepakatan bahwa tak ada lagi raja yang sebenar raja di Sitiung. Perihal yang mengatur tatanan kehidupan di tengah masyarakat, maka ditunjuklah 3 orang besar dan jajarannya yang lebih dikenal dengan Ompek Tali. Bergantinya kekuasaan raja kepada Ompek Tali di tatanan Kerajaan Sitiung diperkirakan terjadi pada abad 19 M. Hal itu mengingat Tjap Mohor Sutan Kotan bertahun 1878 M.

Tak banyak memang yang bisa dituliskan terkait Kerajaan Sitiung dalam bentangan sejarah. Semua masih kabur dengan berbagai kemungkinan, tetapi sangat menarik untuk dikaji. Untuk sekarang, kalaupun ada cerita yang melingkupinya, secara etika belum elok untuk disampaikan, karena penuh dengan pernyataan kontroversial.

Akan tetapi, secara umum peran Kerajaan Sitiung masih tampak atas wilayahnya. Itu terbukti dengan kuasa pemangku adat Sitiung (Niniak Mamak Ompek Tali) masih cukup ‘sakti’ terhadap sengketa lahan di wilayah Sitiung dan sekitarnya. Keberadaan Ompek Tali masih dianggap dan sangat disegani. Bahkan, di beberapa kesempatan Ompek Tali menyelesaikan masalah yang tidak bisa diselesaikan Pemda dan Kapolres.
– Sumber dan lengkap: https://lintasanberitasitiung.blogspot.com/2018/01/sejarah-singkat-kampung-sitiung-setelah.html


Rumah Gadang Sitiung

Tidak ada info tentang Rumah Gadang ini.

Afbeeldingsresultaat voor kerajaan sitiung


Tjap Mohor Raja Sitiung

Tjap Mohor Raja Sitiung masih terawat baik oleh keturunan Raja Sitiung. Simbol yang melambangkan masa Kejayaan Kerajaan Sitiung.
Tim Pecinta Sejarah Sitiung terus menggali informasi dari segala lini. Beberapa referensi juga diambil dari sejarah Kerajaan luar Sitiung yang terkait kerja sama dengan Kerajaan Sitiung dimasa lampau. Seluruh Rumah Gadang dan Pemangku Adat Sitiung juga didatangi dan bekerja sama untuk mengungkap Sejarah Kerajaan Sitiung tersebut.
– Sumber: https://lintasanberitasitiung.blogspot.com/2017/10/tjap-mohor-raja-sitiung.html


 

Create a free website or blog at WordPress.com.

<span>%d</span> bloggers like this: