Kuantan (Rantau Kuantan), kerajaan / Sumatera – Prov. Riau, kab. Kuantan Singingi

Kerajaan (federasi) Kuantan (Federasi Nan Kuanso Duo Puluh Kuantan) terletak di Sumatera, prov. Riau, Kab. Kuantan Singingi.

Kabupaten Kuantan Singingi

Province of Riau


* Foto ancient sites, tribes on Sumatera and old Sumatera: link


Sejarah Rantau Kuantan

Negeri Rantau Kuantan dan Rantau Singingi yang merupakan wilayah Kabupaten Kuantan Singingi sekarang, walaupun sedikit terdapat perbedaan latar belakang sejarah karena terdiri dari Laras dan Rantau yang berbeda, namun dalam bentuk karakteristik adat banyak memiliki persamaan. Begitu pula dengan struktur Kenegrian atau susunan Koto-Koto serta sumber adat dan asal kedatangan dan nama Datuk-Datuk.

Negeri Rantau Kuantan pada awalnya adalah wilayah suatu kerajaan yang dikenal sebagai Kerajaan Kandis. Kerajaan ini diperkirakan berdiri pada abad 8 M. Bukti-bukti purbakala kerajaan ini terdapat di Padang Candi, Kampong Botung, Sangau, Lubuk Jambi, dan Kuantan Mudik. Negeri ini diatur dan dilaksanakan berdasarkan ketentuan adat. Pelaksanaannya atas kesepakatan/musyawarah para pemangku adat berupa Datuk-Datuk. Pusat pemerintahan kerajaan ini awalnya terletak di Padang Candi dan kemudian dipindahkan ke Kuantan Tengah, yaitu Kampong Dusun Tuo. Negeri ini waktu itu dikenal sebagai Nagori Duo Puluh Kurang Oso atau negeri terdiri dari 19 Koto yang dipimpin oleh 19 Datuk dengan berkedudukan di Koto-Koto. Koto-Koto itu terdiri dari:

  1. Sampurago, Empat Koto di Atas.
  2. Lubuk Ambacang, Empat Koto di Atas.
  3. Koto Tuo, Empat Koto di Atas.
  4. Sungai Pinang, Empat Koto di Atas.
  5. Lubuk Jambi, Gajah Tunggal.
  6. Gunung, Empat Koto di Mudik
  7. Toar, Empat Koto di Mudik
  8. Teluk Ringin, Empat Koto di Mudik.
  9. Lubuk Terontang, Empat Koto di Mudik.
  10. Kari, Limo Koto di Tengah.
  11. Taluk, Limo Koto di Tengah.
  12. Simandolak, Limo Koto di Tengah.
  13. Siberakun, Limo Koto di Tengah.
  14. Sibuayo, Limo Koto di Tengah.
  15. Pangian, Empat Koto di Hilir.
  16. Basrah, Empat Koto di Hilir.
  17. Inuman, Empat Koto di Hilir.
  18. Cerenti, Empat Koto di Hilir.
  19. Padang Tarap, Hulu Kuantan

Negeri-negeri di Kuantan itu membentuk federasi, masing-masingnya dipimpin oleh “Urang Godang” (Orang Besar). Pada masanya menjadi konfederasi dipimpin oleh salah seorang Urang Godang, yaitu Datuk Bisai yang berkedudukan di Taluk Kuantan.

Sementara di Singingi ada 2 Datuk yang dibedakan atas Raja Adat dari Pagaruyung dan Rajo Ibadat dari semenanjung Malaya, serta dibantu oleh 7 Datuk sehingga jumlahnya menjadi 9 Datuk yang disebut dengan Datuk Yang Sembilan.

Rantau Kuantan dan Singingi, berjalan secara otonom dan masyarakatnya mengalami kondisi kesejahteraan relatif sangat baik.

Kerajaan di Riau abad ke-19


Peta-peta kuno Sumatera

Untuk peta kuno Sumatera (1565, 1588, 1598, 1601, 1616, 1620, 1707, 1725, 1760), klik di sini

Sumatera, tahun 1707


Sumber

– Sejarah Rantau Kuantan: http://sejarah.ghobro.com/2017/03/pembagian-indragiri-sebelum-pendudukan.html
– Sejarah Rantau Kuantan: http://mynewblogaprinda.blogspot.co.id/2016/04/sejarah-kuantan-singingi.html
– Sejarah Rantau Kuantan: http://wartasejarah.blogspot.co.id/2013/10/pemekaran-daerah-kabupaten-kuantan.html