Naulu, suku / P. Seram – prov. Maluku

Suku Naulu sering juga disebut orang Nuaulu atau Nuahunai, artinya orang yang berdiam di hulu Sungai Nua, yaitu daerah dari mana mereka berasal sebelum menempati daerah yang sekarang.

Negeri Nua Nea adalah pusat pemerintahan adat untuk orang-orang Nuaulu (Naulu) yang tersebar di beberapa kampung. Suku Nuaulu (Naulu) terdiri atas enam negeri yang secara administratif berada di lima kampung di bawah Negeri Sepa.

Sekarang orang Nuaulu berdiam di sebagian wilayah Kecamatan Amahai, di bagian selatan Pulau Seram, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Populasinya hanya sekitar 1.500 jiwa yang menempati empat buah kampung yang mereka sebut negeri, yaitu Negeri Lama, Rahua, Aisuru dan Hawalan.

Lihai negeri Nua Nea: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/maluku/nua-nea-negeri-maluku-p-seram/

Lokasi Kec. Amahai, P. Seram


* Foto foto suku Nuaulu: link
* Foto foto negeri, kerajaan dan suku di Maluku: link


Kekerabatan Suku Nuaulu

Prinsip kekerabatan bersifat patrilineal, dimana keluarga-keluarga inti bergabung dengan keluarga inti senior membentuk keluarga batih (rumah tangga) yang mereka sebut matarumah. Sejumlah matarumah yang mempunyai kakek moyang yang sama membentuk sebuah keluarga luas terbatas (klen) yang mereka sebut soa.

Masyarakat Suku Nuaulu

Masyarakat ini dipimpin oleh seorang kepala suku yang biasa mereka sebut kapitan yang dipilih dari keturunan matarumah yang paling senior dan dominan. Kegiatan adat religi asli dijalankan dibawah pimpinan seorang kepala adat yang disebut mauweng. Musyawarah adat biasanya dihadiri oleh para kepala Soa. Sampai saat ini tercatat hanya ada empat soa, yaitu : Bunara, Latane, Rohua dan Yahisuru.

Kepercayaan asli

Orang Nuaulu mempercayai adanya tokoh Pencipta Pertama yang mereka sebut Upu Kuanahatana. Kepercayaan ini sebenarnya merupakan bagian dari sistem keyakinan mereka kepada dewa-dewa dan roh kakek moyang yang dianggap tetap mempengaruhi kehidupan manusia. Roh-roh yang mereka puja terutama roh para kapitan, untuk itu mereka buatkan sebuah altar pemujaan dalam baileo. Roh-roh alam yang jahat mereka sebut nitu. Alam pikiran seperti ini juga mempercayai adanya kekuatan magis yang bisa digunakan manusia untuk tujuan baik maupun jahat. Kekuatan magis itu mereka sebut matakau.


Sumber

– Tentang Negeri Nua Nea: http://bpan.aman.or.id/2016/02/16/negeri-penuh-cerita-kearifan-ii/
– Suku Naulu: https://kepercayaanlokal2018saa4bkelompok2.blogspot.com/2018/04/resume-suku-naulu.html
– Tradisi suku Naulu dan modernisasi masa kini: https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/tradisi-suku-naulu-dan-modernisasi-masa-kini
– Suku Nuaulu: https://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Nuaulu
– Suku Nuaulu: http://suku-dunia.blogspot.co.id/2014/12/sejarah-suku-nuaulu-di-maluku.html
– Upacara masa kehamilan pada Suku Nuaulu: http://uun-halimah.blogspot.co.id/2008/02/upacara-masa-kehamilan-pada-suku-bangsa.html
– Tradisi persembahan kepala manusia sebagai mas kawin dan ritual adat suku Nulu: https://www.grid.id/read/041693968/tradisi-persembahan-kepala-manusia-sebagai-mas-kawin-dan-ritual-adat-suku-naulu?page=all