Karangasem Lombok, Kerajaan / Lombok *

Kerajaan Karangasem Lombok, sejak abad ke-17 – 1894.

The kingdom of Karangasem Lombok, 17th century – 1894.

Pulau Lombok

Pulau Lombok

Lokasi Pulau Lombok

Lokasi Pulau Lombok


* Foto kerajaan Karangsem Bali dan Lombok: link
*
Foto pulau (island) Lombok: link
* Foto intervensi Belanda di Lombok 1894: link


Sejarah / History kerajaan Karangasem di Lombok

1740: Pada tahun 1740 diperkirakan seluruh Lombok sudah dapat di kuasai oleh kerajaan Karangasem.
Pada tahun 1741 raja Karangasem Bali menempatkan seorang penguasa I Gusti WayanTegehyang berkedudukan di Tanjugkarang.
1775: Sejak meninggalnya I Gusti Wayan Tegeh pada tahun 1775, Tanjungkarang tidak lagi memegang peranan penting dan digantikan oleh munculnya kerajaan Karangasem sasak yang sejak tahun 1720 telah berada di bawah pemerintahan I Gusti Anglurah Made Karangasem, Dewata di Pesaren Anyar Bali.
1838: Pada bulan Januari 1838 pecahlah perang antara kerajaan Karangasem Sasak (singasari) melawan kerajaan Mataram.
Akhirnya pada pertengahan tahun 1838 raja Mataram I Gusti Ngurah Ketut Karangasem tewas. Pasukan Mataram terus mengepung istana kerajaan Karangasem Sasak sehingga raja Karangasem Sasak I Gusti Ngurah Made Karangasem melakukan perang habis-habisan.
setelah kerajaan Mataram menang melawan kerajaan Karangasem Sasak. Raja Mataram I Gusti Ngurah Ketut Karangasem yang langsung menggantikan ayahnya yang gugur, dan mengangkat Ida Ratu menjadi raja di Karangasem Sasak dengan gelar I Gusti Ngurah Made karangasem.
Menjelang akhir tahun 1838 raja Mataram I Gusti Ngurah Ketut Karangasem memindahkan Ibukota kerajaannya ke wilayah kerajaan Karangasem Sasak Lombok, kemudian beberapa tahun kemudian bekas ibukota Karangasem Sasak selesai dibina, dan tahun 1866 diganti namanya menjadi kerajaan Cakranegara.
Masa dari tahun 1866 sampai 1900 pemerintahan Cakranegara tumbuh subur dan makmur.
1891: Pada tahun 1891, para pemimpin suku Sasak di Lombok Timur minta bantuan kepada Belanda dan mengundang Belanda untuk menjadi penguasa di Lombok, menggantikan Bali.
1894: Pada Juni 1894, Gubernur Jenderal van der Wijk membuat perjanjian dengan suku Sasak. Dengan alasan untuk membebaskan orang Sasak dari penjajahan Bali, van der Wijk kemudian mengirim pasukan dalam jumlah besar ke Lombok. Dan, pada tahun 1894 Belanda berhasil mengalahkan kekuasaan Bali di Lombok.
Masa dari tahun 1900 sampai 1945 (masa kebangkitan Nasional), pada masa ini terjadi dualisme pemerintahan. Pemerintahan Hindu berpusat di Cakranegara, sedangkan pemerintahan Belanda berpusat di pertengahan antara Mataram dengan Ampenan.

Sejarah lengkap / Source: link
———————–

17th century: In early 17th century, the kingdom of Karangasem on Bali managed to get influence in the western region of the island of Lombok.
1750: Whole Lombok was under power of Bali’s Hindu kingdom Karangasem.
A conflict between the royal family led to the foundation of four smaller kingdoms.
1838: In 1838, the kingdom of Mataram from Jawa seized Lombok and then conquered the kingdom of Karangasem on Bali. Mataram united Lombok Lombok with Karangasem under its control.
In western Lombok, the Sasak people, who lived in the region, could accept the arrival of the Balinese people in their region and the two tribes lived in harmony.
However, the situation was not the same in East Lombok, where the presence of the Bali was opposed by the Sasak.
1855, 1871: Two times there was resistance of the Sasak people against the power of Bali in that region.
1891: In 1891, leaders of the East Lombok Sasak tribe asked the Netherlands for help and invited the Netherlands to be ruler in Lombok, replacing Bali.
1894: In June 1894, the Governor-General van der Wijk made a pact with the Sasak tribe. By reason for freeing Sasak people from colonial Bali, van der Wijk send troops in large numbers to Lombok. And, in 1894 the Dutch defeated the power of Bali on Lombok.


Daftar raja / list of kings Karangasem Lombok

1)
*
…. – ….: Agung Dahuran
* …. – 1838: Cokorda … (f)
* – jointly with the following three –
* …. – 1827: Gusti Gede Jelantik Sasak, Gusti
* Gede Ngurah Agung Paguyangan
* 1827 – 1835: Gusti Ngurah Made Karang Asem
* 1835 – 1838: Gusti Ngurah Bagus Pañji Karangasem
* 1838 – 1839: Gusti Ngurah Made Karang Asem

– Sumber / Source: link

2) Penguasaan Lombok atas Karangasem  / Rulers of Lombok from Karangasem

  • 1849 – 1850: Gusti Made Jungutan (Gusti Made Karangasem) (sebagai raja vasal) [sebelumnya adalah punggawa (pemimpin bawahan)]
  • 1850 – 1893: Gusti Gede Putu (sebagai raja vasal) [kemenakan raja Lombok]
  • 1850 – 1890: Gusti Gede Oka (sebagai raja vasal) [saudara Gusti Gede Putu]
  • 1890 – 1908: Gusti Gede Jelantik (died, wafat 1916) [saudara Gusti Gede Oka]
  • 1908 – 1950: Anak Agung Agung Anglurah Ketut Karangasem (died, wafat 1966) [anak Gusti Gede Putu]

– Sumber / Source: Wiki


Sumber / Source

– Sejarah kawasan Cakranegara: link
Sejarah Karangasem lengkap / Source: link
– Tentang Taman Mayura: http://waktunyaberlibur.com/wb.php?read=Taman-Mayura;-Kisah-Bali-dan-Lombok~ba1271a23eca2ffe25a615c568f7f35262fc4dd052ae1849b168282e75018250
– Kerajaan Karangasem (Bali):  https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/bali/kerajaan-karangasem/
———————-
– Kedatuan kuno Sasak: http://suparmanol.blogspot.co.id/2010/12/sejarah-kedatuan-sasak.html
– Kedatuan kuno Sasak: http://gdefik.blogspot.co.id/2012/10/kedatuan-di-gumi-sasak-1.html
———————-
Sejarah pulau Lombok di Wiki:  https://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Lombok#Sejarah
Asal usul Lombok dan Suku Sasak: http://wisatalombokaja.blogspot.co.id/2013/12/sejarah-asal-usul-nama-pulau-lombok-dan.html
– Suku Sasak di Wiki: https://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Sasak
Sejarah dan tradisi Suku Sasak: http://www.wacananusantara.org/sejarah-dan-tradisi-suku-sasak/

English

– History of Lombok on Melayuonline: link
History of Lombok: Wiki


Foto foto

Para pemimpin yang terlibat perang di Lombok tahun 1894: Anak Agung Ketut Karangasem, Mayor Jenderal P.P.H. van Ham,[3] Mayor Jenderal J.A. Vetter (komandan),[3] Residen M.C. Dannenbargh, dan Gusti Gede Jelantik.

Para pemimpin yang terlibat perang di Lombok tahun 1894: Anak Agung Ketut Karangasem, Mayor Jenderal P.P.H. van Ham,[3] Mayor Jenderal J.A. Vetter (komandan),[3] Residen M.C. Dannenbargh, dan Gusti Gede Jelantik.

Foto Raja Lombok AA. Gde Ngurah Karangasem (tengah) didampingi 2puteranya AA Md. Jelantik Barahyawangsa (kiri) dan AA. Ktut Oka (kanan). Beliau diasingkan belanda ke batavia(jakarta) pd 23 November 1894, karena kelicikan Belanda yg tidak dapat mengalahkan perang puputan lombok di Saksari sebelah timur laut dari Cakranegara

Raja Lombok AA. Gde Ngurah Karangasem beserta putera mahkota AA. Ktut Karangasem 1860

Raja Lombok AA. Gde Ngurah Karangasem beserta putera mahkota AA. Ktut Karangasem 1860

Mangku dan Bujangga Sakra 1920

Mangku dan Bujangga Sakra 1920

perwakilan lombok 1864 sri paduka ratu anak agung gusti gede jelantik raja von karangasem

Perwakilan lombok 1864

sri paduka ratu anak agung gusti gede jelantik raja von karangasem

sri paduka ratu anak agung gusti gede jelantik, raja  karangasem

Taman Mayura merupakan bukti sejarah peninggalan Raja Anak Agung Karangasem dari Bali

Taman Mayura merupakan bukti sejarah peninggalan Raja Anak Agung Karangasem dari Bali. Taman Mayura dibangun pada masa Kerajaan Bali masih berkuasa di Pulau Lombok, yakni sekitar tahun 1744 M oleh Raja Anak Agung Made Karangasem. Oleh sebab itu, bangunan taman ini sangat kental dengan corak Bali dan Jawa. Sumber: http://waktunyaberlibur.com/wb.php?read=Taman-Mayura;-Kisah-Bali-dan-Lombok~ba1271a23eca2ffe25a615c568f7f35262fc4dd052ae1849b168282e75018250

Taman Mayura

Taman Mayura


 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: